Bible Study - Les Kitab Suci - Les Alkitab
 
 
 
 

Y. Samiran. SCJ

 

Ikuti Jalan SalibJalan Salib

Bible Study No. 2 : Kitab Kejadian

Kirim Ke Printer Undang teman untuk Bible Study


Kej 1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Kej 1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

.....................

Kej 2:1 Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.

Kej 2:2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.

Kej 2:3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.


Sejarah Keselamatan dan Perjanjian Allah.

Alkitab memberikan sejarah dari perspektif Tuhan, alkitab menunjukan sejak awal bahwa Tuhan berkarya untuk membawakan manusia kepada keselamatan dan karena itu disebut dengan istilah 'Sejarah Keselamatan'.
Tentu dengan adanya sejarah keselamatan maka proses dan objektifnya terdapat dalam suatu sistim yg mengatur dan menjelaskannya dan itu disebut dengan istilah 'Ekonomi Keselamatan'. Dengan terminologi tsb kita dapat memisahkan arti iman dan misteri keimanan dengan keberadaban sekuler, manusiawi dan duniawi.

Perjanjian Allah (covenant) adalah janji Allah dan janji manusia kepada Allah. Sejak awal sejarah keselamatan terdapat banyak perjanjian dan diakhiri dengan lahir, wafat dan kebangkitan Yesus sebagai perjanjian baru yg kekal. Alkitab menerangkan kepada kita mengenai perjanjian2 dan oleh karena itu kita perlu mengerti apa yg dimaksudkan dengan perjanjian2 dalam alkitab. Sebelum kita mendalaminya kita perlu mengerti perbedaanya dengan istilah kontrak dalam kehidupan sehari-hari manusia. Perjanjian Allah tidak sama dengan kontrak, perjanjian Allah adalah ikatan keluarga yg sakral dan tersegel dalam nama Allah dan karena itu mengandung karunia, rahmat dan juga kutukan, sangsi berikut hukumannya.

Perjanjian Allah:
1. Sumpah.
2. Disegel dengan dan dalam nama Tuhan.
3. Transaksi yg terjadi adalah manusia.
4. Kekal, menurun dan menguatkan ikatan keluarga/ keturunan.
5. Perkawinan, dalam arti hubungan yg hidup/ mekar dan suci.

Kontrak manusiawi:
1. Janji.
2. Disegel dengan nama kita (kedua pihak/ manusia).
3. Transaksi barang dan jasa.
4. Bersifat sementara (tidak kekal).
5. Pelacuran dalam arti jual beli/pertukaran jasa, barang/ benda hak milik.

Dijaman dulu perjanjian adalah pendiri keluarga yg berkembang menjadi sebuah suku, bangsa, kerajaan dan seluruh umat manusia sebagai anak Allah. Kita harus dapat mengerti perjanjian Allah dalam alkitab dengan pengertian suatu ajaran yg literal mengenai kebenaran agama. Sejak awal sejarah keselamatan, Allah telah berjanji mulai dengan sepasang suami istri Adam dan Hawa yg akhirnya menjadi universal dari segala bangsa dengan Perjanjian Baru dalam Yesus kristus.

Awal dan akhir perjanjian Allah.

I.
Mediator - Adam
Peranan - Suami
Bentuk perjanjian - Perkawinan

II.
Mediator - Nuh
Peranan - Bapa
Bentuk perjanjian - Keluarga

III.
Mediator - Abraham
Peranan - Kepala Suku
Bentuk perjanjian - Suku

IV.
Mediator - Musa
Peranan - Hakim
Bentuk perjanjian - Bangsa

V.
Mediator - Daud
Peranan - Raja
Bentuk perjanjian - Kerajaan

VI.
Mediator - Yesus
Peranan - Imam Agung
Bentuk perjanjian - Universal/ Katolik

Terlihat perkembangan dan ikatan keluarga Allah mulai dari Adam hingga Yesus. Karena itulah kita harus selalu ingat untuk membaca alkitab dalam konteks keseluruhannya.

Bacaan Kej 1:1-31 dan 2:15

Silahkan renungkan.

Saya senang melihat banyaknya peminat Studi Alkitab yg baik dan kian hari kian bertambah.
Dikirim Tgl 15 11 May 2005 oleh Rm. Y. Samiran. SCJ

  Register agar anda dapat ikut mengirimkan komentar anda



Respon dari Rm. Y. Samiran. SCJ pada 16 May 2005 09:59 pm

Kej 1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Menunjukan awal dari segalanya, waktu, ruang dengan segala isinya. Hanya Tuhan yg dapat menciptakan dari nol (Creatio Ex Nihilo = creation out of nothing) karena manusia hanya mampu untuk meneruskan penciptaan dari suatu yg sudah ada. Karena itu semua sejarah mitologi ataupun kepercayaan yg ada pada jaman itu hanya dapat mengisahkan penciptaan dari sisi sesuatu yg sudah ada. Contoh mitos sejarah mengenai dewa-dewi yg menjadi masing2 pencipta dan penguasa air, angin, bumi, api, perang, cinta dst merupakan bukti bahwa kisah sejarah tsb adalah buah pemikiran manusia yg tidak mengerti konsep penciptaan dari nol seperti yg dikisahkan dalam alkitab, dalam hal ini kita dapat membedakan antara mitos buah pemikiran manusia dengan wahyu dan inspirasi penulis alkitab yg diterima dari Tuhan. Contoh jaman moderen dengan teknologi dan pemikiran yg moderen. Kloning sepertinya dapat mengangkat predikat manusia sebagai pencipta manusia lainnya adalah tidak benar, karena manusia dengan ilmu kloning sekalipun tetap hanya mampu menciptakan buah kloning dari suatu yg sudah ada. Seperti teori evolusi yg sangat populer diantara kaum sekuler hanya dapat menunjukan buah dari suatu yg sudah ada. Bahkan ilmu sains yg senantiasa mencoba untuk membuktikan awal dari segalanya tetap masih menggantungkan teori dan hukumnya pada sesuatu yg sudah ada yaitu penggerak utama. Kisah penciptaan dalam kitab Kejadian tidak mengisahkan ciptaan dari sisi sains, sejarah ataupun kronologi sejarah alam semesta, melainkan menunjukan bahwa segalanya bergantung pada kuasa Allah yg Tritunggal.

Respon dari Rm. Y. Samiran. SCJ pada 16 May 2005 10:14 pm

Saya tidak ingat siapa (anggota mana)yg menanyakan mengenai bagian perjanjian Allah mengenai perbedaan sangsi, hukuman dan kutukan.

Jawaban sbb:
1. Sangsi = Adam dan Hawa diusir dari Eden.
2. Hukuman = mereka mengalami kematian, kerja berat selama hidupnya, Hawa melahirkan dengan penuh rasa sakit.
3. Kutukan = dosa asal diwariskan kepada seluruh keturunan mereka.

Respon dari senang pada 17 May 2005 05:11 am

Sekarang aku mengerti perbedaan antara kreasi dalam alkitab dan science. Science tetap perlu kembali kepada creatio ex nihilo

Respon dari alwyn pada 17 May 2005 12:06 pm

wah.. I like this bible study.. makasih2..

Respon dari Athanasios pada 17 May 2005 09:01 pm

Mungkin pertanyaan saya terlalu cepat Romo, tapi saya ingin tahu tentang peranan Melkisedek dalam Perjanjian Allah, mengingat hampir seluruh PL bungkam tentang tokoh ini dan tiba-tiba dalam Surat Ibrani ia dimunculkan kembali sebagai gambaran imamat Kristus. Mohon bantuan dan pencerahannya yah Romo...

Respon dari Adrianus pada 18 May 2005 05:41 am

Romo saya mau tanya bhw pada awalnya semua yang diciptakan baik adanya, tapi mengapa Allah menciptakan pohon pengetahuan yang mengakibatkan manusia jatuh kedalam dosa.Ini bukan hal yang baik dari ciptaan Allah karena kalau kita lihat di pasal 6 ayat 6 maka Allah menyesal menciptakan manusia. Jadi apa yang direncanakan Allah baik adanya belum tentu sesuai dengan rencanaNya dikemudian hari.

Respon dari FA Suhardi Soetedja pada 18 May 2005 09:44 am

Romo Samiran yang baik,
Penjelasan tentang Creatio ex Nihilo sangat bagus sekali sehingga orang bisa merenung lebih jauh lagi bahwasanya perjalanan kehidupan manusia di dunia ini adalah sebuah perjalanan iman. Bagaimana pendapat Romo?

Respon dari Kanisius Kami pada 18 May 2005 09:54 am

Romo,membaca ayat-ayat tentang kisah penciptaan saya teringat pepatah Latin yang saya pelajari dulu. Bunyinya kira-kira begini: "Quidquid movetor ab alio movetur" = sesuatu bergerak karena ada yang menggerakan. Sesuatu ada karena ada yang mengadakan. Dan, peng'ada' yang pertama dan utama adalah Tuhan seperti yang dikisahkan dalam kitab Kejadian. Karena itu, bagi saya ateis itu tidak ada. Sebab, ketika seseorang mengatakan bahwa ia seorang ateis, pada saat yang sama ia sebenarnya sendang menyangkal keberadaan dirinya (eksistensi) sebagai yang diadakan atau diciptakan. Inilah yang sering tidak disadari oleh para ateis. Bagi saya para ateis itu orang yang tidak jujur terhadap dirinya sendiri. Ketika seseoarang mengatakan; "Saya tidak percaya Tuhan!" Secara implisit ia mengakui bahwa Tuhan ada namun ia tidak mempercayainya. Dari mana seseorang bisa mengatakan bahwa sesuatu tidak ada, kalau memang ia tidak pernah ada sebelumnya? Jadi menurut saya Tuhan sebagai creatio ex nihilo itu tak terbantakan. Bagaimana komentar Romo?

Respon dari Rm. Y. Samiran. SCJ pada 18 May 2005 11:25 am

by Athanasios @ 18 May 2005 12:01 am
Mungkin pertanyaan saya terlalu cepat Romo, tapi saya ingin tahu tentang peranan Melkisedek dalam Perjanjian Allah, mengingat hampir seluruh PL bungkam tentang tokoh ini dan tiba-tiba dalam Surat Ibrani ia dimunculkan kembali sebagai gambaran imamat Kristus. Mohon bantuan dan pencerahannya yah Romo...
----------------------------------

Melkisedek adalah tipe dalam tipelogi Yesus sebagai imam agung. Terdapat hanya satu imam agung menurut imamat Melkisedek, yaitu Yesus, oleh sebab itu Yesus bukan imam agung menurut imamat yg lainnya karena Yesus adalah diatas segala imam dan imamat. Lihat sejarah keselamatan dan peran apa yg dimiliki Abraham, bapa segala bangsa. Tentu bila ada imam agung yg melebihi predikat Abraham ia adalah melebihi semua imamat dari perjanjian lama. Karena itu Yesus adalah imam agung yg kekal menurut imamat Melkisedek. Untuk pengertian dan penempatan posisi Yesus dalam ini maka dari itu terlihat raja Salem (daerah sekitar Yerusalem) sebagai sosok yg melebihi predikat Abraham berhak untuk memberkatinya (memiliki posisi lebih tinggi). Pendek kata, Melkisedek adalah pendahulu dan yg mempersiapkan imamat Imam Agung menurut Melkisedek yaitu Yesus sendiri yg tidak terdapat pada bangsa Israel = posisi yg eksklusif untuk Yesus.

Respon dari Rm. Y. Samiran. SCJ pada 18 May 2005 11:29 am

by Adrianus @ 18 May 2005 08:41 am
Romo saya mau tanya bhw pada awalnya semua yang diciptakan baik adanya, tapi mengapa Allah menciptakan pohon pengetahuan yang mengakibatkan manusia jatuh kedalam dosa.Ini bukan hal yang baik dari ciptaan Allah karena kalau kita lihat di pasal 6 ayat 6 maka Allah menyesal menciptakan manusia. Jadi apa yang direncanakan Allah baik adanya belum tentu sesuai dengan rencanaNya dikemudian hari.
-----------------------------------

Sabar nanti kita akan sampai pada bagian tsb

Respon dari Rm. Y. Samiran. SCJ pada 18 May 2005 11:32 am

by FA Suhardi Soetedja @ 18 May 2005 12:44 pm
Romo Samiran yang baik,
Penjelasan tentang Creatio ex Nihilo sangat bagus sekali sehingga orang bisa merenung lebih jauh lagi bahwasanya perjalanan kehidupan manusia di dunia ini adalah sebuah perjalanan iman. Bagaimana pendapat Romo?
------------------------------------
Ingat latihan perdana pukat penangkap ikan bagian dunia daging mencerminkan rohaniah?

Respon dari Rm. Y. Samiran. SCJ pada 18 May 2005 11:43 am

by Kanisius Kami @ 18 May 2005 12:54 pm
Romo,membaca ayat-ayat tentang kisah penciptaan saya teringat pepatah Latin yang saya pelajari dulu. Bunyinya kira-kira begini: "Quidquid movetor ab alio movetur" = sesuatu bergerak karena ada yang menggerakan. Sesuatu ada karena ada yang mengadakan. Dan, peng'ada' yang pertama dan utama adalah Tuhan seperti yang dikisahkan dalam kitab Kejadian. Karena itu, bagi saya ateis itu tidak ada. Sebab, ketika seseorang mengatakan bahwa ia seorang ateis, pada saat yang sama ia sebenarnya sendang menyangkal keberadaan dirinya (eksistensi) sebagai yang diadakan atau diciptakan. Inilah yang sering tidak disadari oleh para ateis. Bagi saya para ateis itu orang yang tidak jujur terhadap dirinya sendiri. Ketika seseoarang mengatakan; "Saya tidak percaya Tuhan!" Secara implisit ia mengakui bahwa Tuhan ada namun ia tidak mempercayainya. Dari mana seseorang bisa mengatakan bahwa sesuatu tidak ada, kalau memang ia tidak pernah ada sebelumnya? Jadi menurut saya Tuhan sebagai creatio ex nihilo itu tak terbantakan. Bagaimana komentar Romo?
---------------------------------
Karena itulah yg menjadi bukti dalam akal kecil manusia bahwa alkitab benar2 adalah wahyu Allah. Sebab buah pemikiran manusia selalu menempatkan dewa ciptaannya dalam seting/ suasana lingkungan yg dapat dimengertinya. Lain dengan kisah kitab kejadian dimana penulisnya justru menunjukan sebaliknya bahwa Allah yg mengadakan seting/ suasana lingkungannya. Hal tsb menunjukan bahwa bagaimanapun manusia sudah pandai, maju dan moderen akan tetapi dalam pola berpikir mengenai evolusi atau sains dan awal dari segalanya tetap masih seperti manusia kuno penulis/ pengarang kisah2 mitos yg hanya mampu untuk mengisahkan penciptaan dari suatu yg sudah ada.

Respon dari Adrianus pada 19 May 2005 04:52 am

Terima kasih romo, setelah saya baca kembali ada yang mengganjal dipikiran saya: 1. kenapa dalam pasal 1 ayat 26 dikatakan Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita, siapa yang dimaksud Allah dengan kita?
2. kenapa diulang kata2 jadilah petang dan jadilah pagi dihari pertama s/d ke 6.

Respon dari bursok pada 20 May 2005 10:06 am

dear romo,
ini suatu studi alkitab yang sangat baik dan menggugah. Mudah-mudahan semakin mencerdaskan dan mencerahkan tidak hanya logika tetapi juga sampai pada hati dan iman yang akan semakin dewasa.
Saya punya pertanyaan atau permenungan, mudah-mudahan keliru jadi bisa dikoreksi. Para teolog bilang bahwa kita, manusia ini, adalah IMAGO DEI. Citra Allah sebagaimana dalam kitab Kejadian. Namun ketika Allah menciptakan manusia, Alkitab menuliskan kata "KITA",...hendaklah kita menciptakan manusia yang serupa dengan kita....(maaf ayat nya saya lupa). Mengapa Alkitab berkata Kita? Bukan Aku? Apakah ini kesengajaan atau ketidaksengajaan? Saya yakin penulis (editor) Kejadian ini tidak keliru mencantumkan kata KITA itu. So....saya pernah bertanya kepada seorang rekan seiman lainnya, dan beliau bilang sebenarnya kata kita itu menunjukkan bahwa hari keenam semua binatang dan tumbuhan telah ada, namun manusia belum ada. Dan terjadi dialog antara Allah dan semua ciptaan yang ada pada hari ke-6. Kesimpulannya manusia sebagai penguasa (wakil Tuhan) atas bumi ini sebenarnya gabungan antara citra Allah dan citra Binatang...Imago Dei dan IMAGO ANIMA...
ROH dan DAGING....Kalau saya bandingkan dengan kenyataan sekarang sepertinya masuk akal, karena semua unsur kimiawi (termasuk biologis) binatang dan tumbuhan seperti Kalium, Fosfor, Oksigen, Kalsium dll itu ada di dalam tubuh (daging) manusia, yang notabene adalah IMAGO ANIMA, dan kita hidup karena ROH (NAFAS) yang dihembuskan ALLAH ketika manusia diciptakan...itulah dia IMAGO DEI...
Bagaimana Romo?

Respon dari Adrianus pada 20 May 2005 04:01 pm

Romo,akhirnya setelah berdiskusi dg teman saya, mudah2an benar pertanyaan saya yg pertama ttg kita dalam psl 1 ayat 26 saya tdk setuju dengan sdr bursok ttg IMAGO DEI, kami mengartikan kita adalah disini sdh bicara Trinitas krn dipasal 1:1 Allah itu Bapa kmd diayat 2 Roh Allah yang melayang adalah Allah Roh Kudus dan ayat 3 Berfirmanlah Allah itu adalah Firman Allah yang tdk lain adalah Yesus (Yoh 1 :1, 14. sdgkan pertanyaan ke 2 ttg berulang2 jadilah petang dan jadilah pagi yaitu ttg perubahan hari keesokan harinya. Mudah2an jawaban hsl diskusi dg teman saya ini adalah benar.

Respon dari DJ pada 21 May 2005 01:55 am

1) Terang dan gelap pada hari pertama itu melambang 'kebaikan' dan 'kejahatan'. Dalam kisah penciptaan Allah HANYA menciptakan 'terang'(bdk. Kej. 1:3), lalu kemudian IA melihat 'terang' itu baik dan dan dipisahkan-Nya dari 'gelap' (Kej. 1:4)


2) Mengenai pengulangan 'jadilah petang dan jadilah pagi' mungkin tidak lepas dari cacat pada setiap ciptaan (tidak ada kebaikan yang sempurna demikian pula tidak ada kejahatan yang sempurna dalam dunia ciptaan).

3. Bahwa penciptaan adalah karya bersama Allah Tritunggal. Atas Kehendak Allah BAPA, FIRMAN menciptakan dunia dari ketiadaan dengan kekuatan ROH KUDUS (bdk. Yoh. 1:3, Kej. 1:2)

Kalimat 'salah satu dari kita' merujuk kepada citra Putra Tunggal Bapa yaitu FIRMAN (YESUS sendiri).

Moga-moga aja benar. Mungkin Mo Sam bisa menjelaskan lebih detil.

Respon dari - O - pada 21 May 2005 07:17 am

tentang 'kita' yang ditulis sdr. bursok, saya melihat dari sisi lain, bahwa memang polimonotheism (Trinitas) sudah ada jejaknya sedari awal.
Jadi 'kita' mengacu pada ketiga pribadi Allah.

Sebab penyebutan Allah dalam genesis menggunakan kata : 'Elohim' yang berarti jamak. Namun bisa juga diartikan sebagai 'dewa-dewa' yang kemungkinan besar inilah yang dimaksud ketika genesis ditulis.

Tapi saya mengarahkannya pada Trinitas.

Respon dari Adrianus pada 23 May 2005 04:48 am

Menambah tulisan saya mengapa saya tidak setuju dg sdr Bursok ttg IMAGo DEI (saya minta maaf dulu yah, krn memang saya harus katakan tidak setuju walaupun mungkin akhirnya saya yang salah) apa yang diciptakan Allah sebelum manusia hanyalah berupa tubuh dan jiwa seperti hewan tapi mereka tidak mempunyai roh (kej 2 ayat 7) yang merupakan ikatan antara pencipta dengan manusia untuk dpt berkomunikasi. Tetapi renungan mengenai ini sebenarnya semakin menarik krn kita punya penekanan yang berbeda mungkin ada teman2 yang mau menambahkan atau mengkoreksi krn romonya belum juga muncul di milis ini(he..he smile)

Respon dari DJ pada 24 May 2005 06:15 pm

Kej. 2:7 mau mengatakan manusia tidak diciptakan melainkan dijadikan. Jadi argumen adrianus sangat lemah kalo mengatakan manusia memiliki tubuh dan jiwa tetapi tidak memiliki roh karena memang tidak dijelaskan disana. Sebagai tambahan dalam iman katolik roh dan jiwa itu sama. Moga2 aja benar. Mungkin Mo Sam yang tak kunjung2 datang bisa menjelaskan lebih detil

Respon dari bursok pada 25 May 2005 02:29 pm

Sdr bursok harap menghargai ruang Bible Studi. Terutama dengan khotbah anti Tritunggal dan tafsiran alkitab anda.

Admin

Respon dari bursok pada 27 May 2005 08:50 am

Saudara-saudara terkasih dalam Yesus Kristus....
saya terima kasih sudah diingatkan....dan saya terima peringatan anda (admin).
Tetapi saya tegaskan bahwa saya sama sekali tidak anti Trinitas....!!! Saya juga sangat menghormati pemikiran semua saudara-saudara dalam ruang publik ini.
Saya, sebagai umat Katolik Roma, sangat mengimani dan menghormati Bapa, Putra dan Roh Kudus.
Namun saya coba memandang Kitab Kejadian dari perenungan sejarah (historis) dan teleologis (sosiologis), bahwa kekristenan berakar juga pada Judeo-Christian.
Jadi jujur, dan mohon maaf sedalam-dalamnya, tidak tepat bila saya dibilang anti Trinitas....sebaliknya saya sangat percaya bahwa Kristus datang ke dunia, untuk menyelamatkan kita (Injil Yohanes) dan Dia adalah Allah Putera (yang bersama dengan Bapa dan Roh Kudus), Allah Tritunggal MahaKudus Tuhan Yang Esa!!! (Ini pernyataan Iman saya Pribadi, tunduk pada dogma dan ajaran resmi Gereja Katolik Universal).
Demikian admin, dan saudara-saudara, saya tidak bermaksud menghujat Trinitas atau anda, atau siapapun....terima kasih.
Tuhan memberkati. Maranatha!! sad

Respon dari nadem pada 31 May 2005 12:29 pm

Sory yah, mo kasih pendapat boleh? bukannya kalo bilang 3 itu artinya Bapa, Anak dan Roh Kudus, moso discuss sama binatang sih??
Lagian kalo menurut anda (KITA) itu binatang-binatang, berarti rupa kita mirip binatang dong?? tapi saya rasa ndakk sih....

Trus mengenai pohon pengetahuan. Saya rasa ini lebih berkaitan dengan "FREE CHOICE" atau kehendak bebas yang di berikan kepada Tuhan untuk manusia.
Pohon pengetahuan di buat untuk manusia boleh memilih antara memakan buah dari semua pohon di bumi, atao makan dari buah pengetahuan.
Jadi manusia boleh milih nih, Kalo ndakk ada pohon pengetahuan berarti ndakk ada kehendak bebas dong??

Respon dari admin pada 31 May 2005 09:58 pm

Ingat les alkitab bukan forum diskusi, dengan itu harap pertanyaan ditujukan kepada Romo dan diskusi atau komentar antara peserta dikurangi atau diadakan di forum terbuka agar suasana les alkitab tetap terjaga.

Respon dari erick dofanie pada 03 Jun 2005 05:23 pm

saya telah cukup lama memantau tentang topik ini,jadi ijinkanlah saya mengutarakan sedikit pendapat.
saya setuju dengan admin mengenai tanggapan yang diberikan atas pernyataan saudara nadem,tapi di sisi lain,kontadiktif dengan yang di atas, sangat tidak setuju dengan tanggapan admin atas komentar kepada saudara bursok,ada baiknya sebagai admin agar lebih bijaksana lagi dalam mengeluarkan pendapat.saya tidak melihat adanya pernyataan tentang anti tritunggal.dan tolong jangan berlindung di balik nama ADMIN sehingga dapat mengeluarkan pernyataan berdasarkan pendapat pribadi.
kepada Romo,sebaiknya segera memberikan penjelasan atas pertanyaan2 yang diajukan agar ada titik temu dalam masalah ini.

Respon dari Admin pada 04 Jun 2005 01:14 am

Sdr Erick

Tulisan sdr. Bursok yg dikomentari sudah diedit dan dihapus lihat penjelasannya.
---------------------------------------
by bursok @ 25 May 2005 05:29 pm<---- nama, tgl, waktu dari penulis yg sebenarnya.

------> bagian yg dihapus dan ditegur admin<------

----->Sdr bursok harap menghargai ruang Bible Studi. Terutama dengan khotbah anti Tritunggal dan tafsiran alkitab anda.<------ bagian dan tulisan admin yg adalah penjelasan editan dan teguran!

Admin <----- agar peserta mengetahui siapa yg mengedit dan menegur.
---------------------------------------

Sdr. Erick anda tidak mengetahui tulisan sebenarnya. Terima kasih atas masukannya.

Respon dari Matheus pada 16 Oct 2008 05:17 am

Romo, ada hal yang mau aku tanyakan:
1. Kenapa kitab Kejadian disebut: sejarah keselamatan, bukan sejarah penciptaan dunia ? apakah karena pada waktu yang
bersamaan ketika manusia pertama jatuh ke dalam dosa ALLAH sudah merancang upaya keselamatan bagi manusia dengan
mengirim 'Yesus Kristus'?


2. Dalam kitab kejadian terlihat adanya beberapa pengulangan tentang penciptaan manusia,apakah kitab kejadian ini
berasal dari beberapa kitab dari asalnya? Karena jika dibaca dengan seksama ada sedikit hal yang berbeda seperti
di kej 2:4-7 (manusia diciptakan sebelum adanya tanaman atau tumbuhan karena tidak ada manusia yang mengerjakan)
dengan Kej.1:1-29( Tuhan menciptakan tumbuh-tumbuhan dll). Apakah ini karena terjemahannya atau apa, Romo? Terima kasih Romo. Tuhan memberkati.



Nama:
E-mail: (perlu diisi)
Smile: smile wink wassat tongue laughing sad angry crying 

| lupakan