Kesaksian

 

Kesaksian Terkabulnya permohonan

Kirim Ke Printer Kirim artikel ini ke teman


Salam damai
Sesuai dengan janji saya pada Bunda Maria.
Hari ini saya akan sharing tentang pengalaman terkabulnya permohonan melalui Novena Tiga Salam Maria dan Rosario.
Saya baru saja melangsungkan ujian tugas akhir pada tanggal 20 Januari 2014.
Saya pun dikejar dateline 3 hari untuk revisi jika ingin mengikuti yudisium bulan januari.
Malam setelah ujian tugas akhir saya habiskan sampai pagi untuk menyelesaikan revisi saya, dan ternyata saya selesai.
Keesokan harinya saya langsung ke kampus untuk konsultasi revisi, ternyata dosen pembimbing 1 saya sedang sibuk, jadi baru keesokan harinya saya konsultasi dengan pembimbing 1 dan itu pun belum langsung diacc. Keesokan harinya beliau lagi” tidak bisa menerima konsultasi. Akhirnya untuk memanfaatkan waktu, saya memutuskan konsultasi ke pembimbing 2 (yang terkenal dengan koreksi yang detail, termasuk bagian yang sebenarnya tidak masuk revisian). Dan benar saja ketakutan saya, pertama kali saya maju ke pembimbing 2 saya, banyak salah ini itu dan bahkan terancam merombak banyak sekali, namun ternyata Tuhan menunjukan belas kasihnya sehingga ada sebagian yang tidak dijadikan revisi.
Namun, revisi itu sangat” membuat saya tertekan, apalagi dengan dateline yang tinggal 1 hari.
Kemudian saya teringat akan doa rosario, saya berdoa rosario setiap hari dan juga ikut misa harian. Namun, berkali kali saya maju revisi ke pembimbing 2, selalu saja ada yg disalahkan. Akhirnya saya tidak bisa ikut yudisium bulan januari dan kembali saya mengecewakan orang tua saya karna saya belum bisa benar" lulus bahkan masih harus bayaran kuliah (jika yudisium januari saya tidak perlu bayaran). Namun orang tua saya bukannya memarahi saya, malah terus menyemangati saya dan mengatakan kalau saya harus lebih bersabar karna Tuhan pasti punya rencana lain, dan mereka mengingatkan saya untuk berdoa Novena Tiga Salam Maria. Saya pun mulai berdoa Novena Salam Maria dan meminta mukjizat dari Tuhan, sambil tetap berdoa rosario dan misa harian.
Namun setiap kali saya maju pembimbing 2, selalu saja ada ketakutan dan ketidakyakinanan bahwa saya akan segera diacc, dan ternyata memang benar sampai 2 minggu (hampir setiap hari) konsul belum juga diacc.
Kemudian pada suatu hari misa harian, dalam bacaan Injil, Allah bersabda ‘Pergilah, Imanmu menyelamatkanmu’
Dan seketika itu, saya pun tersadar, selama ini saya hanya menangis menangis dan berkata pada Tuhan kalau saya takut dan memohon mukjizat dari Tuhan, tapi ketika saya maju, saya masih juga takut, saya tidak yakin Tuhan akan menurunkan mukjizatnya untuk saya.
Ternyata saya selama ini berdoa belum menyertakan iman dan keyakinan saya akan kuasa Tuhan.
Hari itu juga saya maju dan berkata pada diri saya, ‘apa yang harus saya takutkan kalau Tuhan bersama saya?’
Dan ternyata keajaiban itu benar terjadi, mukjizat itu benar terjadi. Mulai ada tanda” pembimbing 2 akan acc (hanya salah penulisan). Saya pun maju untuk yang kedua kalinya pada hari itu (lagi” salah penulisan). Saya kembali memohon kehendak Tuhan untuk acc pada esok hari melalui Novena Tiga Salam Maria, rosario, dan misa pagi. Dan kali ini mukjizat benar” terjadi.
Puji Tuhan ACC :')))))
Terima kasih Bunda Maria.
Terima kasih Tuhan Yesus.
Terpujilah Bunda Maria.
Terpujilah Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Dikirim Tgl 09Feb2014 oleh nikennick

Register agar anda dapat ikut mengirimkan komentar anda





Nama:
E-mail: (perlu diisi)
Smile: smile wink wassat tongue laughing sad angry crying 

| lupakan