FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Alat kontrasepsi yang diizinkan adakah    
Goto page: Previous Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera
View previous topic :: View next topic  
Author Message
hwijaya



Joined: 05 Feb 2008
Posts: 1511
Location: USA

PostPosted: Tue, 17-08-2010 1:57 am    Post subject: Reply with quote

Quote:
Wah kalau waktu belum menikah lain dong, lagi pula kan tidak setiap hari kumpul.


Waduh, masa kalau tiap hari kumpul pikirannya ke situ terus? Kan tidak mesti make love kalau tiap hari ketemu, bisa ngobrol dll. Anda kan juga latihan kempo, coba latihannya diperbanyak frekwensinya, kalau misalnya 2x seminggu jadi 4x seminggu, nanti cepat jadi yudansha lho...he..he..he...
Back to top
View user's profile Send private message
yohan hadi



Joined: 01 Jul 2010
Posts: 54
Location: Pinggiran Jakarta

PostPosted: Tue, 17-08-2010 7:04 pm    Post subject: Reply with quote

Quote:
Waduh, masa kalau tiap hari kumpul pikirannya ke situ terus? Kan tidak mesti make love kalau tiap hari ketemu, bisa ngobrol dll. Anda kan juga latihan kempo, coba latihannya diperbanyak frekwensinya, kalau misalnya 2x seminggu jadi 4x seminggu, nanti cepat jadi yudansha lho...he..he..he...


sejak masalah KBA ini aku minta istriku jangan pakai daster <sensor>
_________________
"BERBAHAGIALAH YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA"
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
hwijaya



Joined: 05 Feb 2008
Posts: 1511
Location: USA

PostPosted: Wed, 18-08-2010 1:37 am    Post subject: Reply with quote

Busett kamu pengantin baru ya? Koq lama-lama menjurus ke 17 tahun keatas.... modie, kalau dirasakan tidak sopan, tolong semua posting saya & yohan didelete saja...sorry off topic.
Back to top
View user's profile Send private message
mf inge



Joined: 18 May 2009
Posts: 69

PostPosted: Wed, 18-08-2010 12:47 pm    Post subject: Reply with quote

@yohan hadi,

ada artikel yg bisa dibaca dan dipelajari, tentang metode / alat bantu untuk menerapkan KBA. metode ini memerlukan ketelatenan dari pihak istri.

Quote:
KB Alamiah: salah satu bukti nyata kita melaksanakan ajaran iman Katolik

Saya pernah berbincang-bincang dengan banyak teman wanita yang telah menikah, dan dari sharing tersebut, cukup banyak yang mengatakan salah satu ajaran Gereja yang paling sulit diterapkan adalah KB Alamiah. Sungguh ini suatu tantangan iman bagi kita semua pasangan yang sudah menikah; justru karena jika kita ingin taat melaksanakan iman Katolik, maka itu melibatkan komitmen dari kedua belah pihak, baik istri maupun suami. Perkawinan bagi pasangan Katolik memang memiliki nilai luhur, karena tak semata-mata menyangkut hubungan kasih antara suami istri secara jasmani, tetapi juga karena melalui hubungan tersebut, terbuka kemungkinan campur tangan Tuhan untuk penciptaan kehidupan manusia yang baru. Justru karena menyangkut kemungkinan hadirnya kehidupan baru yang adalah hak Tuhan inilah, maka pasangan Katolik tidak selayaknya menganggap hubungan suami istri adalah semata-mata demi kesenangan badan. Ada tanggung jawab yang menyertainya, sehingga setiap pasangan harus mengembangkan rasa saling pengertian dan pengendalian diri jika ingin menggunakan hubungan suami istri ini sesuai dengan kehendak Tuhan. Dan, percaya atau tidak, semua itu harus berawal dari pengenalan akan siklus kesuburan tubuh istri. Selanjutnya, suami dapat membuktikan kasih yang tulus kepada istrinya jika ia dapat menghormati/ menjaga tubuh istrinya seperti ia menjaga tubuhnya sendiri (lih. Ef 5:28-29).


Hai para wanita: Kenalilah siklus kesuburan tubuhmu


Wanita adalah suatu misteri. Ini tidak hanya perkataan puitis yang kosong, karena secara fakta memang demikian. Tidak hanya secara emosional, namun juga secara fisik, dan secara khusus siklus kesuburannya. Banyak wanita yang mungkin sampai usia tua tidak mengenal siklus kesuburan dan ketidaksuburannya, atau tepatnya, tidak tahu secara persis. Apalagi bagi mereka yang siklusnya tak beraturan setiap bulan. Padahal pengetahuan tentang hal ini sangat penting dalam sebuah keluarga, supaya pasangan suami istri tersebut dapat merencanakan keluarganya untuk masa depan. Bagaimanapun juga kita mengetahui bahwa Gereja Katolik menolak penggunaan alat kontrasepsi, karena itu bertentangan dengan makna luhur kasih persatuan suami istri di dalam perkawinan. Selanjutnya tentang ini sudah dibahas di dalam artikel Humanae Vitae itu benar! silakan klik, yang berdasarkan atas makna Sakramen Perkawinan Katolik, silakan klik.

Kita patut bersyukur kepada Tuhan, karena adanya para peneliti Katolik yang mempelajari tentang misteri siklus kesuburan dan ketidaksuburan wanita ini. Berdasarkan Metoda Ovulasi Billings, maka Model Creighton (MCr) memberikan suatu alternatif kepada pasangan untuk menerapkan KB Alamiah yang lebih akurat dari sistem kalender, yang akurasinya memang relatif kurang baik, terutama jika siklus wanitanya tidak menentu. Hanya ada sedikit ‘pengorbanan’ untuk melakukan metoda ini, yaitu sedikit ‘repot’ di pihak istri, dengan pengamatan yang harus sering dilakukan dengan kertas tisue dan pencatatan akan hasil-hasilnya. Pada awalnya memang ‘repot’, tetapi jika sudah biasa, maka itu sudah menjadi bagian dari diri. Metode ini sangatlah aman dan tidak menimbulkan efek samping, dan di atas semua itu, sejalan dengan prinsip KB Alamiah.


Model Creighton (MCr)

Model Creighton adalah cara yang dapat dilakukan oleh pasangan untuk mengetahui fase natural dari kesuburan dan ketidaksuburan yang terjadi di dalam tubuh wanita. Dengan pemahaman ini maka pasangan suami istri dapat mengetahui bagaimana untuk mencapai kehamilan maupun untuk menghindari kehamilan. Jadi ini sama sekali berbeda sengan alat kontrasepsi, dan juga metoda ini bukan alat kontrasepsi alamiah. Karena kontrasepsi fokusnya adalah penghancuran kemampuan procreation, sedangkan dasar metoda MCr ini adalah penghargaan terhadap keseluruhan pribadi manusia, yang diawali dengan pemahaman siklus yang terjadi di dalam tubuh istri. Jadi di dalam metoda ini, kesuburan dianggap sebagai bagian dari kesehatan, dan bukan sebagai “penyakit” yang harus dihancurkan, seperti dalam konsep kontrasepsi.

.......................

selanjutnya bisa dibaca di http://katolisitas.org/2009/12/31/metod ..ang-cukup-akurat/




hwijaya wrote:
Busett kamu pengantin baru ya? Koq lama-lama menjurus ke 17 tahun keatas.... modie, kalau dirasakan tidak sopan, tolong semua posting saya & yohan didelete saja...sorry off topic.

Ketawa Ngakak hwijaya, diskusinya lebih baik dilanjut by pm saja good Job
Back to top
View user's profile Send private message
yohan hadi



Joined: 01 Jul 2010
Posts: 54
Location: Pinggiran Jakarta

PostPosted: Wed, 18-08-2010 6:25 pm    Post subject: Reply with quote

hwijaya wrote:
Busett kamu pengantin baru ya? Koq lama-lama menjurus ke 17 tahun keatas.... modie, kalau dirasakan tidak sopan, tolong semua posting saya & yohan didelete saja...sorry off topic.


nggak kita sdh 6 thn menikah anak sdh 4 thn

maaf ya kalau katanya jadi 17 thn keatas cuma menceritakan sejujurnya saja.

Model Creighton (MCr)

Quote:
Model Creighton adalah cara yang dapat dilakukan oleh pasangan untuk mengetahui fase natural dari kesuburan dan ketidaksuburan yang terjadi di dalam tubuh wanita. Dengan pemahaman ini maka pasangan suami istri dapat mengetahui bagaimana untuk mencapai kehamilan maupun untuk menghindari kehamilan. Jadi ini sama sekali berbeda sengan alat kontrasepsi, dan juga metoda ini bukan alat kontrasepsi alamiah. Karena kontrasepsi fokusnya adalah penghancuran kemampuan procreation, sedangkan dasar metoda MCr ini adalah penghargaan terhadap keseluruhan pribadi manusia, yang diawali dengan pemahaman siklus yang terjadi di dalam tubuh istri. Jadi di dalam metoda ini, kesuburan dianggap sebagai bagian dari kesehatan, dan bukan sebagai “penyakit” yang harus dihancurkan, seperti dalam konsep kontrasepsi.


iya bu inge, saya coba mempelajarinya, tapi selain hambatan kesibukan juga fase menstruasi istri cukup panjang (5 hari - 1 minggu), dan istri saya orang yang tdk mau pusing, prinsipnya mengapa membuat sesuatu yang mudah jadi sulit, kalau secara umum dr 28 hari (secara buku) kalau disesuaikan dengan tiap individu jadi ada deviasi sedikit, nah puncak kesuburan kan mesti dihitung juga dengan berapa lama sperma dapat bertahan hidup jadi maju mundur kira kira 5 - 6 hari adalah waktu yang rawan + 5 - 7 hari pas menstruasi, itu kan problem juga bu.

apalagi pada usia kami sekarang ini justru pada waktu subur itu godaan kuat. yang terjadi malah jadi pertengkaran dan saat kondisi aman malah sdh nggak ada mood, akhirnya isu ini jd sensitif sekali kalau dibicarakan ada piring terbang.
_________________
"BERBAHAGIALAH YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA"
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
mf inge



Joined: 18 May 2009
Posts: 69

PostPosted: Thu, 19-08-2010 9:57 am    Post subject: Reply with quote

yohan hadi wrote:
apalagi pada usia kami sekarang ini justru pada waktu subur itu godaan kuat.

di sinilah perlunya memiliki pengendalian diri agar makin bersikap lebih dewasa dan tidak egois. pengendalian diri ini bisa dilatih sedikit demi sedikit dengan cara bermatiraga / puasa – pantang secara berkala (di luar masa pra-Paskah); dan banyak berdoa mohon rahmat agar makin memahami ajaran kasihNYA dalam keluargamu. kamu bisa doakan novena ini http://www.ekaristi.org/doa/dokumen.php ..&ucat=1&, terutama doa ke 7 dan 10.



Quote:
yang terjadi malah jadi pertengkaran dan saat kondisi aman malah sdh nggak ada mood, akhirnya isu ini jd sensitif sekali kalau dibicarakan ada piring terbang.

cobalah membina komunikasi yang lebih baik dengan istrimu.
Gbu.
Back to top
View user's profile Send private message
maria kolbe



Joined: 08 Jan 2008
Posts: 247
Location: Serpong, Tangerang

PostPosted: Wed, 01-09-2010 8:03 am    Post subject: Reply with quote

bagaimana dengan alat "fertitest". Alat ini banyak dijual di apotek-apotek?
apakah penggunaan alat ini diperbolehkan oleh GK? karena kalau saya lihat di iklan, alat ini hanya menguji kesuburan perempuan. Saya sendiri juga tidak tahu cara menggunakannya, maklum, masih single...hehehehehe!

Pax Cristi
Back to top
View user's profile Send private message
DeusVult
Evangelos


Joined: 10 Feb 2004
Posts: 10848
Location: Orange County California

PostPosted: Sat, 04-09-2010 10:46 am    Post subject: Reply with quote

Ave Gratia wrote:
Para Moderator dan Administrasi yth ;

Raib nya postingan saya pada topik ini tidak saya permasalahkan seandainya yang men-delete atau menyimpan tulisan sy pada Arsip EDO bisa sekalian mengirim PM ke sy , sikap Radikal dan Terbuka dari kalian sangat dikagumi dan dihormati oleh saya, namun, tentunya memiliki ke 2 sikap itu tidak lah mudah, pribadi tersebut mutlak harus memiliki Kerendahan Hati dan merasa bertanggung jwb utk PM ke sy krn tulisan sy telah raib,


Cherio.!


Post diatas dari Ave Gratia terhapus dari topik ini. Diatas aku re-produksi kembali.


Ave Gratia, aku yang menghapus postmu. Aku tidak mengirimkannya ke Arsip, sehingga post itu telah hilang.

Dan alasan penghapusan seharusnya kamu ketahui sendiri karena sudah begitu jelasnya.


Ungkapan diatas ketidakterimaan plus sentilan diatas sungguh tidak layak mengingat kamu sendiri mestinya tahu dan sadar kenapa postmu itu dihapus.

Sekali lagi aku katakan, dan ini pernah aku katakan sebelumnya, bahwa di forum keluarga orang-orang punya permasalahan yang real. Jadi segala komentar akan dimoderasi lebih ketat dari forum manapun.
_________________
Mohon doa saudara-saudari
Back to top
View user's profile Send private message
kyrie eleison1



Joined: 01 Nov 2009
Posts: 2

PostPosted: Sun, 12-09-2010 6:23 pm    Post subject: Reply with quote

Om DV,

sedikit kontradiksi dari topik, mau bertanya apakah bila suami istri selibat karena alasan kesehatan juga berdosa besar? tapi apabila karena alasan lain yang tidak bisa eksplisit dikemukakan diantara suami istri tersebut apakah juga dosa besar? fyi salah satu pasangan sudah mengaku dosa mengenai keadaan ini.

Thanks untuk pencerahannya...

Shalom
_________________
Pray for us, O Holy Mother of God, that we may be made worthy of the promises of Christ.
Back to top
View user's profile Send private message
DeusVult
Evangelos


Joined: 10 Feb 2004
Posts: 10848
Location: Orange County California

PostPosted: Sun, 12-09-2010 6:58 pm    Post subject: Reply with quote

kyrie eleison1 wrote:
Om DV,

sedikit kontradiksi dari topik, mau bertanya apakah bila suami istri selibat karena alasan kesehatan juga berdosa besar?


Alasan kesehatan itu parah atau tidak? Kalu sekedar alsan kesehatan yang tidak parah tapi dijadikan pretext untuk menolak berhubungan semaui-istri dengan pasangannya, maka itu adalah dosa berat.


Kalau memang alasan kesehatannya masuk akal, maka selibat tidak dosa.

Quote:
tapi apabila karena alasan lain yang tidak bisa eksplisit dikemukakan diantara suami istri tersebut apakah juga dosa besar? fyi salah satu pasangan sudah mengaku dosa mengenai keadaan ini.


Pertanyaan ini tidak bisa dijawab tanpa tahu alasannya.


Seseorang tidak bisa menolak permintaan hubungan seksual dari pasangannya tanpa alasan yang memberatkan [grave].
_________________
Mohon doa saudara-saudari
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Previous Next
Page 2 of 4

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17