FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Dispensasi Pernikahan    
Goto page: Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera
View previous topic :: View next topic  
Author Message
rinduTuhan



Joined: 18 May 2010
Posts: 1

PostPosted: Tue, 18-05-2010 11:29 am    Post subject: Dispensasi Pernikahan Reply with quote

Salam damai bersama Kristus..

Mohon maaf kalau postingan saya salah tempat atau postingan saya ada yang sama. Saya hanya ingin bertanya dan butuh penjelasan secara lengkap tentang dispensasi pernikahan di dalam gereja Katholik.

Apa yang di maksud dengan dispensasi pernikahan ?

Thanks. Tuhan Yesus memberkati kita.
Back to top
View user's profile Send private message
cokelat



Joined: 06 Apr 2010
Posts: 45
Location: Batam

PostPosted: Tue, 18-05-2010 1:34 pm    Post subject: Reply with quote

Menurut sy dispensasi pernikahan terjadi ketika seorang katolik memutuskan melakukan pernikahan beda agama maupun beda gereja.
klo nikah beda agama maka syaratnya anaknya kelak harus didik secara katolik.

tapi menurutku jangan deh, ibarat pepatah "gak mungkin 1 kapal dikemudikan oleh 2 nahkoda", kasian anaknya.

tapi ada sih yg langgeng2 aja.

mungkin member lain bisa memberikan linknya, siapa tau uda pernah dibahas mengenai hal tsbt.
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
shmily
Penghuni Ekaristi


Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3787
Location: Ekaristi.org

PostPosted: Thu, 20-05-2010 5:03 am    Post subject: Re: Dispensasi Pernikahan Reply with quote

rinduTuhan wrote:
Salam damai bersama Kristus..

Mohon maaf kalau postingan saya salah tempat atau postingan saya ada yang sama. Saya hanya ingin bertanya dan butuh penjelasan secara lengkap tentang dispensasi pernikahan di dalam gereja Katholik.

Apa yang di maksud dengan dispensasi pernikahan ?

Thanks. Tuhan Yesus memberkati kita.


KITAB HUKUM KANONIK   @ Ekaristi dot Org
1124 Perkawinan antara dua orang dibaptis, yang diantaranya satu dibaptis dalam Gereja katolik atau diterima didalamnya setelah baptis dan tidak meninggalkannya dengan tindakan formal, sedangkan pihak yang lain menjadi anggota Gereja atau persekutuan gerejawi yang tidak mempunyai kesatuan penuh dengan Gereja katolik, tanpa izin jelas dari otoritas yang berwenang, dilarang.
1125 Izin semacam itu dapat diberikan oleh Ordinaris wilayah, jika terdapat alasan yang wajar dan masuk akal; izin itu jangan diberikan jika belum terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut
  1. pihak katolik menyatakan bersedia menjauhkan bahaya meninggalkan iman serta memberikan janji yang jujur bahwa ia akan berbuat segala sesuatu dengan sekuat tenaga, agar semua anaknya dibaptis dan dididik dalam Gereja katolik;
  2. mengenai janji-janji yang harus dibuat oleh pihak katolik itu pihak yang lain hendaknya diberitahu pada waktunya, sedemikian sehingga jelas bahwa ia sungguh sadar akan janji dan kewajiban pihak katolik;
  3. kedua pihak hendaknya diajar mengenai tujuan-tujuan dan ciri-ciri hakiki perkawinan, yang tidak boleh dikecualikan oleh seorang pun dari keduanya.

_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.
Back to top
View user's profile Send private message
dyne



Joined: 03 Jun 2010
Posts: 1

PostPosted: Thu, 03-06-2010 10:49 am    Post subject: Reply with quote

Salam damai,

Saya seorang khatolik dan berencana untuk menikah dengan pasangan saya.

Pasangan saya pada dasarnya percaya dan mengikuti ajaran khatolik tapi tidak dibaptis.

Yang saya mau tahu, jika saya ingin menikah di gereja, apakah bisa jika pasangan saya tidak dibaptis dengan adanya dispensasi pernikahan ini?

Sebagai catatan kami sudah setuju untuk membesarkan anak2 kami dengan cara khatolik, dan dia juga terkadang pergi ke gereja (walaupun tidak rutin)

Terima kasih atas bantuannya
Back to top
View user's profile Send private message
shmily
Penghuni Ekaristi


Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3787
Location: Ekaristi.org

PostPosted: Fri, 04-06-2010 7:34 am    Post subject: Reply with quote

dyne wrote:
Salam damai,

Saya seorang khatolik dan berencana untuk menikah dengan pasangan saya.

Pasangan saya pada dasarnya percaya dan mengikuti ajaran khatolik tapi tidak dibaptis.

Yang saya mau tahu, jika saya ingin menikah di gereja, apakah bisa jika pasangan saya tidak dibaptis dengan adanya dispensasi pernikahan ini.

Sebagai catatan kami sudah setuju untuk membesarkan anak2 kami dengan cara khatolik, dan dia juga terkadang pergi ke gereja (walaupun tidak rutin)

Terima kasih atas bantuannya


maksud kamu, apakah harus pasangan anda dibaptis untuk dapat menikah dengan anda ? jawabnya memang tidak perlu..artinya pasangan anda tetap dengan agama anda... Pernikahan KAtolik dengan non-baptis memang harus mendapatkan dispensasi. Dan anda sebagai Katolik harus berjanji menjaga iman anda dari bahaya, berusaha secara maksimal membawa anak-anak anda ke dalam GEreja Katolik [tampaknya ini tidak menjadi halangan bagi anda, semoga saja demikian]. Anda dan pasangan pun harus tahu apa arti pernikahan Katolik (e.g. tidak terpisahkan dan monogami).

Semoga kelak pasanganmu pun kelak terpanggil untuk dibaptis, sehingga pernikahan kalian menjadi sakramen dan sungguh mendapatkan kesempurnaan dari berkat Allah yang kudus. Amin
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.
Back to top
View user's profile Send private message
marg



Joined: 25 Dec 2010
Posts: 3
Location: bintaro

PostPosted: Sat, 25-12-2010 9:40 am    Post subject: Reply with quote

"Perkawinan di Indonesia diatur oleh UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Berdasarkan UU tersebut perkawinan di definisikan sebagai ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Oleh karenanya dalam UU yang sama diatur bahwa perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya itu serta telah dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku."

saya mau tanya, karena tidak mau juga kalau harus nikah 2 kali (pemberkatan trus akad nikah) yang artinya sama aja ganti agama Confused (karena harus mengucap syahadat dulu)... dan sepertinya juga ga boleh kan?

lalu bagamana nanti pengesahannya di catatan sipil? ini kan seperti 'kawin siri' resmi secara agama tapi negara tidak mau mengakui...

pada saudara-saudari yang tahu mohon informasinya. terimakasih.
dan selamat natal.... Malaikat
Back to top
View user's profile Send private message
Yolie



Joined: 10 Mar 2007
Posts: 1932

PostPosted: Sat, 25-12-2010 10:05 pm    Post subject: Reply with quote

Pernikahan di gereja, diawali dengan Catatan Sipil baru Sakramen Pernikahan.

Jika sudah di Catatan Sipil tentu tidak perlu lagi di KUA.

Kalau sampai terjadi hal tsb berarti ada 2 x pencatatan perkawinan, karena KUA = Sipil + Agama (bagi Muslim).

Jika sudah di Catatan Sipil artinya resmi secara Hukum dan diakui oleh Negara.



Nikah Siri itu yah bukan nikah, cuma kayak orang2 Cina ... doa ke leluhur dan diterima di keluarga; dan tidak ada surat apapun, sehingga anak dan istri tidak punya kekuatan hukum sipil sama sekali. Kira2 gitu deh kemiripannya.


Jika kamu akan menikah dengan Muslim, perlu kamu tanyakan dan sebaiknya buat perjanjian tertulis! Karena kasus serupa sering terjadi dan di detik terakhir --- tiba2 muncul uztadz dan jreng........... karena tidak ada pengumuman kayak di GK.
atau
Setelah beberapa saat (....???...), hiks hiks.......... pulangkan aku pada ibuku dan bapaku......... wow wow....



Yolie
_________________
Don't you know, that I love you so much.
Back to top
View user's profile Send private message
mbedut



Joined: 02 Aug 2006
Posts: 1111
Location: Jakarta

PostPosted: Sun, 26-12-2010 8:51 pm    Post subject: Reply with quote

Yolie wrote:
Pernikahan di gereja, diawali dengan Catatan Sipil baru Sakramen Pernikahan.



jadi mana yg benar??!!

Melakukan pernikahan terlebih dahulu, baru dicatatkan (Catatan Sipil)

atau

Dicatatkan (catatan sipil) dulu baru Nikah

note :
salah satu syarat mencatatkan perkawinan di catatan sipil (hukum negera) adalah surat perkawinan agama.
_________________

Sebab itu, berdirilah teguh & berpeganglah pd ajaran-ajaran yg km terima dr ajaran2x yg km terima dr kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.(2Tes 2:15)
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
shmily
Penghuni Ekaristi


Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3787
Location: Ekaristi.org

PostPosted: Tue, 28-12-2010 4:06 am    Post subject: Reply with quote

marg wrote:
saya mau tanya, karena tidak mau juga kalau harus nikah 2 kali (pemberkatan trus akad nikah) yang artinya sama aja ganti agama Confused (karena harus mengucap syahadat dulu)... dan sepertinya juga ga boleh kan?
bagi yang Katolik, memang tidak boleh.

Quote:

lalu bagamana nanti pengesahannya di catatan sipil? ini kan seperti 'kawin siri' resmi secara agama tapi negara tidak mau mengakui...


pemberkatan saja di Gereja, lalu urus pencatatan sipilnya sesudahnya pada hari yang sama di sekretariat Gereja

Saya tidak tahu, apakah semua sekretariat paroki bisa membantu mengurus pencatatan sipil pernikahan yang di adakah di paroki-nya, oleh karenanya coba kamu tanyakan hal ini ke sekretariat dimana pemberkatan akan dilakukan.
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.
Back to top
View user's profile Send private message
Yolie



Joined: 10 Mar 2007
Posts: 1932

PostPosted: Tue, 28-12-2010 8:49 am    Post subject: Reply with quote

mbedut wrote:
jadi mana yg benar??!!

Melakukan pernikahan terlebih dahulu, baru dicatatkan (Catatan Sipil)

atau

Dicatatkan (catatan sipil) dulu baru Nikah

note :
salah satu syarat mencatatkan perkawinan di catatan sipil (hukum negera) adalah surat perkawinan agama.


Yeah betul, memang seharusnya ada surat pernikahan agama, ini dinyatakan seperti itu. Namun pada prakteknya tidak berjalan seperti itu.

Di Paroki ku bisa catatan sipil dulu pada hari yang sama atau sebelumnya. Sudah tentu dengan syarat - adanya pemberkatan/sakramen pada hari yang ditentukan.

Namun ada kasus2 yang melenceng, sehingga kebanyakan dilaksanakan pada hari yang sama, sebelum/sesudah sakramen. Malah kebanyakan dilakukan sebelum Sakramen, karena sesudah itu ada pesta!

Aku menganjurkan untuk minta bantuan dari Paroki untuk catatan Sipil. Seharusnya ada umat yang bekerja / mengurus untuk hal2 tsb.

@Marg, jika kamu memang berdomisili sekitar Bintaro - aku bisa memberikan contact person yang memang in charge dan punya license dari Catatan Sipil untuk melakukan pencatatan tsb. Ibu ini punya lingkup Tangerang.

Yolie
_________________
Don't you know, that I love you so much.
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Next
Page 1 of 2

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17