FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Pope Francis Vs Donald Trump    
Goto page: Previous

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka
View previous topic :: View next topic  
Author Message
Stanley



Joined: 29 Sep 2008
Posts: 3698

PostPosted: Tue, 28-02-2017 12:11 pm    Post subject: Reply with quote

Saudara ardie_b,

Dirimu kok malah mbulet? Tolong berdiskusi pada konteks dan koridor nya.

Terima kasih, MGBU
_________________
This is Spartaaa!
Back to top
View user's profile Send private message
ardie_b



Joined: 04 Jul 2010
Posts: 141
Location: Jakarta

PostPosted: Wed, 01-03-2017 11:53 am    Post subject: Reply with quote

maruko_lien wrote:


saya tanya maksud melampirkan ayat korintus ttg bahasa roh kok dijawab suruh retreat?

jika tidak mampu untuk berdiskusi sesuai topik mungkin lebih baik jadi silent reader sampai mampu mengeluarkan apa yang dipikirkan dengan benar.


*1 Korintus  14:21*"Dalam hukum Taurat ada tertulis: "Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa lain dan oleh mulut orang-orang asing Aku akan berbicara kepada bangsa ini, namun demikian mereka tidak akan mendengarkan Aku, firman Tuhan.""

Ayat itu berbicara ttg paus yang menasihati DT utk tidak memakai perbatasan dan ternyata tidak digubris oleh DT. Begitupun juga bangsa ini, pengikut Yesus dimusuhi dinegeri ini dan ditolak mentah2 semua pemberitaan injilnya. Anda menanggapi sikap paus seperti cara berpikir anak2, bukankah maksud paus itu utk kebaikan dan mengajak menerima orang yang berbeda keyakinan di negara itu. Mengenai bahasa roh, bahasa roh adalah karunia dan kehendak yang harus disampaikan mengenai suatu peristiwa. Anda baca berulang2 ayat itu bukankah apa yang kita bicarakan juga mengena terhadap semua maksud dan arah pembicaraan ini.
Back to top
View user's profile Send private message
maruko_lien
Penghuni Ekaristi


Joined: 21 Sep 2005
Posts: 1366
Location: somewhere over the rainbow

PostPosted: Wed, 01-03-2017 2:18 pm    Post subject: Reply with quote

ardie_b wrote:
*1 Korintus 14:21*"Dalam hukum Taurat ada tertulis: "Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa lain dan oleh mulut orang-orang asing Aku akan berbicara kepada bangsa ini, namun demikian mereka tidak akan mendengarkan Aku, firman Tuhan.""

Ayat itu berbicara ttg paus yang menasihati DT utk tidak memakai perbatasan dan ternyata tidak digubris oleh DT. Begitupun juga bangsa ini, pengikut Yesus dimusuhi dinegeri ini dan ditolak mentah2 semua pemberitaan injilnya. Anda menanggapi sikap paus seperti cara berpikir anak2, bukankah maksud paus itu utk kebaikan dan mengajak menerima orang yang berbeda keyakinan di negara itu. Mengenai bahasa roh, bahasa roh adalah karunia dan kehendak yang harus disampaikan mengenai suatu peristiwa. Anda baca berulang2 ayat itu bukankah apa yang kita bicarakan juga mengena terhadap semua maksud dan arah pembicaraan ini.


ayat tersebut tidak bisa ditarik sepotong trus ditafsirkan sesuka hati..dan konteks ayat tersebut adalah mengenai aturan dalam berbahasa Roh.

saya baru tau bahwa DT menerapkan kebijakan untuk tidak menerima orang yang berbeda keyakinan.

coba, anda sebutkan dulu pemahaman Anda tentang kebijakan DT dan sikap Paus mengenai itu..biar diskusinya bisa terarah...per point

Kebijakan DT:
*
*
*

Kritik Paus dan solusi Paus:
*
*
*
_________________
Salam dan doa
Pendatang Baru Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen
Back to top
View user's profile Send private message
gerandong



Joined: 16 Feb 2005
Posts: 162
Location: Jakarta

PostPosted: Tue, 07-03-2017 10:10 am    Post subject: Reply with quote

Salam Damai,

Menurut saya kebijakan DT tersebut hanya bersifat politik, tidak ada hubungannya dengan keyakinan tertentu.
Sebagai presiden, dia berkewajiban melundungi warga negaranya.

Soal reaksi Bapa Paus, saya belum tahu, mungkin saya terlewatkan beritanya.

Damai Kristus berserta kita.
Back to top
View user's profile Send private message
maruko_lien
Penghuni Ekaristi


Joined: 21 Sep 2005
Posts: 1366
Location: somewhere over the rainbow

PostPosted: Wed, 08-03-2017 7:33 am    Post subject: Reply with quote

Yang membuat isu DT vs Bapa Suci menjadi menarik adalah reaksi dari umat katolik yang terbagi.

isu2 yang dipertentangkan adalah seputar:

*membangun tembok perbatasan meksiko-us yang dikecam oleh Paus dan dikatakan sebagai "unchristian"

*kebijakan temporary ban 7 negara penduduk mayoritas islam ke Amerika yang disebut sebagai "rasis dan diskriminatif"

*kebijakan menolak imigran gelap, menangkap dan memulangkan imigran gelap ke negara asalnya yang disebut sebagai "tidak berperikemanusiaan"

------------

3 topik ini digolongkan ke dalam isu "keadilan sosial" dimana yang dilihat dalam kacamata Bapa Suci adalah "hak" hidup layak manusia secara general, sementara kacamata DT adalah kedaulatan negara dan keamanan rakyatnya dari infiltrasi teroris, kriminal dan ketersediaan lapangan kerja untuk rakyatnya.

dan katolik terpecah menjadi beberapa macam
1. Pro Paus dan mengecam DT
2. Pro DT dan menyayangkan sikap Paus
3. pro "keadilan sosial" ala Bapa Suci tapi tidak mengecam DT melainkan mengecam semua katolik/kristen yang tidak setuju dengan pandangan "keadilan sosial" ini.
4...
5...

Where are we?

Smile
_________________
Salam dan doa
Pendatang Baru Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen
Back to top
View user's profile Send private message
gerandong



Joined: 16 Feb 2005
Posts: 162
Location: Jakarta

PostPosted: Wed, 08-03-2017 6:31 pm    Post subject: Reply with quote

Salam Damai,

Sepertinya saya berada pada posisi "Pro DT, tapi menyayangkan sikap Bapa Paus".

Alasanya, karena apa yang dilakukan DT, adalah kebijakan politis, sebagai presiden dia terikat dengan UU mereka untuk melindungi warga negaranya.
Maka saya sangat menyayangkan sikap Bapa Paus yang seolah-olah mencampuri urusan dalam negeri negara lain.

Tapi, yang patut kita perhatikan, apakah pernyataan Bapa Paus tersebut disampaikannya dalam kapasitasnya sebagai pemimpin Gereja Katolik atau sebagai Kepala Negara Vatikan.
Sebagai pemimpin Gereja Katolik, maka Bapa Paus berhak menyatakan apapun selama tidak bertentangan dengan ajaran GK, dan klo kondisinya seperti ini, maka tidak ada masalah dengan sikap sosial Bapa Paus tersebut.

Btw, DT itu Katolik ya?

Damai Kristus berserta kita.
Back to top
View user's profile Send private message
maruko_lien
Penghuni Ekaristi


Joined: 21 Sep 2005
Posts: 1366
Location: somewhere over the rainbow

PostPosted: Thu, 09-03-2017 7:17 am    Post subject: Reply with quote

gerandong wrote:
Btw, DT itu Katolik ya?

Bukan..dia protestan.

tapi sampai sekarang dia cukup strict menerapkan nilai2 konservatif dalam pemerintahannya yang notabene memang sangat katolik.


[/quote]
_________________
Salam dan doa
Pendatang Baru Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen
Back to top
View user's profile Send private message
gerandong



Joined: 16 Feb 2005
Posts: 162
Location: Jakarta

PostPosted: Thu, 09-03-2017 8:00 pm    Post subject: Reply with quote

Salam Damai,

maruko_lien wrote:
Bukan..dia protestan.


Wah, klo begitu, dia pasti masa bodoh dengan perkataan Bapa Paus, toh bukan "pemimpinnya".

maruko_lien wrote:
tapi sampai sekarang dia cukup strict menerapkan nilai2 konservatif dalam pemerintahannya yang notabene memang sangat katolik.


DT itu dari partai Republik kan...
Setahu saya, partai Republik memang "partainya orang Katolik", beda dengan Demokrat yang "partainya orang Protestan".
Makanya kebijakan partai Republik cenderung selalu konservatif, berbeda dengan partai Demokrat.

Damai Kristus berserta kita.
_________________
"sometimes is just better to say nothing"
Back to top
View user's profile Send private message
maruko_lien
Penghuni Ekaristi


Joined: 21 Sep 2005
Posts: 1366
Location: somewhere over the rainbow

PostPosted: Sun, 12-03-2017 9:29 am    Post subject: Reply with quote

gerandong wrote:
Wah, klo begitu, dia pasti masa bodoh dengan perkataan Bapa Paus, toh bukan "pemimpinnya".
memang seperti itu kelihatannya...DT selama ini tidak melihat Paus sebagai kepala gereja, tapi kepala negara.

gerandong wrote:
DT itu dari partai Republik kan...
Setahu saya, partai Republik memang "partainya orang Katolik", beda dengan Demokrat yang "partainya orang Protestan".
Makanya kebijakan partai Republik cenderung selalu konservatif, berbeda dengan partai Demokrat.


Tidak ada hubungan antara partai dengan agama...

Nanci Pelosi adalah katolik...tapi...ya begitulah..
Calon wapres Hillary kemarin --Kaine..adalah katolik..tapi ya begitulah.
Joe Biden wapresnya Obama...juga katolik
Semua dari Partai Demokrat.

DT dulu sempat menjadi Demokrat juga.

Tapi memang..partai Republik cenderung Konservatif dan Demokrat Liberal...konservatif dan liberal ini sendiri tidak selalu berhubungan dengan agama yang dianut oleh sebagian besar politisi di dalamnya.

dan nilai2 konservatif di Amerika memang mendekati dan sejalan dengan nilai moral Katolik.
_________________
Salam dan doa
Pendatang Baru Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Previous
Page 2 of 2

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17