FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Tentang Pasangan Kristen dan Orangtua Katolik?    
Goto page: Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera
View previous topic :: View next topic  
Author Message
patzy



Joined: 29 Jan 2016
Posts: 1

PostPosted: Fri, 29-01-2016 10:59 am    Post subject: Tentang Pasangan Kristen dan Orangtua Katolik? Reply with quote

Dear teman-teman Forum Katolik,

kegalauan saya saat ini adalah saya memiliki relasi pacaran yang serius bersama pasangan saya. Kami memang berbeda gereja. Saya Katolik dan pasangan saya Protestan. Namun demikian, kami percaya bahwa Tuhan Yesus adalah satu dan kami memiliki toleransi yang begitu kuat. Saling kegereja bareng, katolik maupun protestan.

Kegalauan saya hadir pada saat pasangan saya mengajak saya serius dengan melamar saya dan meminta saya untuk bisa bertemu dengan orangtua saya khususnya adalah ayah saya.

Namun demikian, saya tau ayah saya adalah orang yang cukup keras dan beranggapan bahwa pasangan saya harus KATOLIK. Sampai detik ini saya sama sekali belum berani menceritakan perihal keseriusan pasangan saya terhadap ayah saya. Saya takut untuk menghadapinya. Saya takut bahwa yang terburuk adalah ayah saya tidak menyukai hubungan ini. Padahal ayah saya tau kami memang berhubungan dan beliau tidak ada masalah dengannya. Ibu saya jujur saja tidak banyak membantu, dia takut dengan ayah saya.

Sekarang ayah saya sudah mulai curiga dengan cincin emas yang terpasang di jari manis saya. Ibu saya mendesak saya untuk bilang padanya, dan ibu saya ketika ditanya oleh ayah saya dia selalu bilang tidak tahu, padahal DIA TAHU! dia hanya takut berkonfrontasi dengan ayah saya, padahal Ibu dan Ayah saya seorang ME (Marriage Encounter) yang notabene sudah memiliki tingkat komunikasi yang baik dalam relasi rumah tangganya. SEHARUSNYA! Tapi kenyataannya, ayah saya tetap dominan dan Ibu saya selalu takut untuk cerita.

Saya sungguh merasa sendiri. Saya tidak tahu harus cerita ke siapa lagi selain Tuhan Yesus yang selalu setia buat saya.

Lewat forum ini, saya ingin meminta saran kepada teman-teman, Apa yang harus saya lakukan untuk bisa menyampaikan isi hati saya tentang keseriusan saya dan pasangan yang walaupun berbeda gereja namun serius dan kami akan menikah secara Katolik? Saya takut untuk mengungkapkannya kepada ayah saya, apakah teman-teman ada yang pernah mengalaminya?

Terima Kasih.

GBU ALL Smile
_________________
"Lead Me Lord"
Back to top
View user's profile Send private message
raydo12



Joined: 24 Oct 2005
Posts: 2585
Location: Jakarta

PostPosted: Sat, 30-01-2016 7:10 am    Post subject: Re: Tentang Pasangan Kristen dan Orangtua Katolik? Reply with quote

patzy wrote:

Namun demikian, saya tau ayah saya adalah orang yang cukup keras dan beranggapan bahwa pasangan saya harus KATOLIK.


Pandangan ayahmu sama dengan saya. Mungkin ayahmu tidak pernah menjelaskan secara dalam mengapa harus pasangan KATOLIK. Saya selalu melarang anak saya pacaran dengan yang tidak seiman. Pernah satu kali dia mulai serius dengan seorang protestan, tapi setelah saya dan istri menjelaskan dan memberikan ultimatum, maka dia mengerti dan melepaskan cowok idamannya itu.

Kami sebagai orang tua yang dengan susah payah dari mulai dia dibaptis, mengajarinya iman, moral dan etika Katolik, menyekolahkannya disekolah Katolik, menjalankan janji perkawinan kami, tentu sangat kecewa dan sedih ketika sesorang yang tidak seiman tiba-tiba dengan hanya tampang dan tutur katanya yang manis sambil menyebut-nyebut Tuhan Yesus, merenggut anak kami. KAMI TIDAK RELA , anak kami dibawa kedalam kesesatan protestanisme.

Berdoalah dan sadarlah bahwa ayahmu itu benar. Kamu yang tidak mengerti akan bahaya kesesatan yang akan datang, hanya terpikat dengan tampang dan mulut manis kekasihmu. Pelajari iman Katolikmu, jangan sentimentil dan cengeng. Perkawinan bukan untuk main-main, banyak sekali korban perceraian karena tidak seiman. Kembalikan cincin itu.
_________________
ora pro nobis. Sancta Dei Genitrix


Last edited by raydo12 on Sat, 30-01-2016 7:14 am; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
stuzi



Joined: 27 May 2015
Posts: 171

PostPosted: Sun, 14-02-2016 3:28 am    Post subject: Re: Tentang Pasangan Kristen dan Orangtua Katolik? Reply with quote

raydo12 wrote:
patzy wrote:

Namun demikian, saya tau ayah saya adalah orang yang cukup keras dan beranggapan bahwa pasangan saya harus KATOLIK.


Pandangan ayahmu sama dengan saya. Mungkin ayahmu tidak pernah menjelaskan secara dalam mengapa harus pasangan KATOLIK. Saya selalu melarang anak saya pacaran dengan yang tidak seiman. Pernah satu kali dia mulai serius dengan seorang protestan, tapi setelah saya dan istri menjelaskan dan memberikan ultimatum, maka dia mengerti dan melepaskan cowok idamannya itu.

Kami sebagai orang tua yang dengan susah payah dari mulai dia dibaptis, mengajarinya iman, moral dan etika Katolik, menyekolahkannya disekolah Katolik, menjalankan janji perkawinan kami, tentu sangat kecewa dan sedih ketika sesorang yang tidak seiman tiba-tiba dengan hanya tampang dan tutur katanya yang manis sambil menyebut-nyebut Tuhan Yesus, merenggut anak kami. KAMI TIDAK RELA , anak kami dibawa kedalam kesesatan protestanisme.

Berdoalah dan sadarlah bahwa ayahmu itu benar. Kamu yang tidak mengerti akan bahaya kesesatan yang akan datang, hanya terpikat dengan tampang dan mulut manis kekasihmu. Pelajari iman Katolikmu, jangan sentimentil dan cengeng. Perkawinan bukan untuk main-main, banyak sekali korban perceraian karena tidak seiman. Kembalikan cincin itu.



Maaf saya kurang setuju

Cinta antara wanita dan pria tidak boleh dipatahkan karena hanya masalah agama

kami besar secara katholik, namun sama sekali jauh dari fanatisme
Adik laki laki saya menikah dengan wanita protestan dan sampai anak anak mereka sudah besar dan masuk SMU tetap harmonis... masing masing menjaga kepercayaannya dengan penuh toleransi

Adik wanita saya menikah dengan chinese yang masih memegang teguh peribadatan Tao (kong hu cu), saat ke kelenteng ya bareng, saat ke gereja ya bareng, saat imlek mereka berdoa dengan hio ya dilakoni... dan telah dikarunai 3 anak anak yang manis

Anakku sendiri saat ini dalam proses pacaran dengan seorang muslim dan aku hanya mengingatkan toleransi dari kedua belah pihak harus dijaga

Sebagai orang tua KITA TIDAK BERHAK MENGATUR HIDUP ANAK KITA....ingat seperti kata Khalil Gibran...orang tua adalah busur dan anak adalah anak panahnya..kita hanya bisa mengarahkan masalah faktor external yang bisa menghalangi untuk sesuai sampai tujuan SEPERTI KEINGINAN KITA adalah hal diluar kuasa kita

Quote:
Pandangan ayahmu sama dengan saya. Mungkin ayahmu tidak pernah menjelaskan secara dalam mengapa harus pasangan KATOLIK. Saya selalu melarang anak saya pacaran dengan yang tidak seiman. Pernah satu kali dia mulai serius dengan seorang protestan, tapi setelah saya dan istri menjelaskan dan memberikan ultimatum, maka dia mengerti dan melepaskan cowok idamannya itu.


Case diatas menimpa salah seorang teman... dan akhirnya si anak pergi dari rumah, tetap kawin dengan pilihannya...dan hubungan orang tua anak rusak... kekerasan hati keduanya menciptakan jurang yang dalam sekali.

Taat oke...tetapi fanatik salah

Lama lama gara gara beng beng langsung dan beng beng dingin anak juga harus putus cinta


Last edited by stuzi on Sun, 14-02-2016 3:31 am; edited 2 times in total
Back to top
View user's profile Send private message
Stanley



Joined: 29 Sep 2008
Posts: 3739

PostPosted: Wed, 02-03-2016 1:55 pm    Post subject: Reply with quote

Stuzi,

Fanatik itu apa? Bukankah semua murid Kristus harus fanatik? Coba dipelajari kutipan alkitab kisah Matius 13: 45-46.

MGBU
_________________
This is Spartaaa!
Back to top
View user's profile Send private message
stuzi



Joined: 27 May 2015
Posts: 171

PostPosted: Mon, 07-03-2016 3:24 am    Post subject: Reply with quote

Fanatisme adalah sikap membuta pada suatu keyakinan tanpa memperdulikan kenyataan dan fakta di lapangan

Dalam hal berumah tangga yang utama adalah kecocokan hati, kecocokan sifat, kecocokan selera, saling menghargai dan bisa menerima kelebihan atau kekurangan pasangan

Kalau bisa satu keyakinan/kepercayaan/agama alangkah baiknya namun kalau tidak bila masing masing bisa toleran dan menghargai keyakinan pasangan masing masing tanpa harus mencela/merendahkan dan /menggurui sudah cukup baik

Aku bukan usia ABG jadi sudah banyak kulihat pasangan se agama yang dalam pernikahannya sangat penuh konflik dan akhirnya tidak ada istilah home sweet home, sebaliknya yang tidak seagama malah harmonis.

Itulah yang mendasariku dalam mendidik anak anak aku membebaskan mereka dalam hal memilih pasangan, yang penting selaras satu dengan yang lain
Back to top
View user's profile Send private message
Stanley



Joined: 29 Sep 2008
Posts: 3739

PostPosted: Wed, 16-03-2016 1:27 pm    Post subject: Reply with quote

Saudara stuzi,
Saya rasa memang kerangka berpikir anda terbangun di dalam topik ini (topik pernikahan). Tapi coba kalau bisa, kita diskusi yuk di ruang sebelah, di topik yang lebih general tentank 'fanatik' , disini:

http://www.ekaristi.org/forum/viewtopic.php?p=153587#153587

Terima kasih. MGBU
_________________
This is Spartaaa!


Last edited by Stanley on Wed, 16-03-2016 1:27 pm; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
raydo12



Joined: 24 Oct 2005
Posts: 2585
Location: Jakarta

PostPosted: Fri, 18-03-2016 12:48 pm    Post subject: Re: Tentang Pasangan Kristen dan Orangtua Katolik? Reply with quote

stuzi wrote:


Case diatas menimpa salah seorang teman... dan akhirnya si anak pergi dari rumah, tetap kawin dengan pilihannya...dan hubungan orang tua anak rusak... kekerasan hati keduanya menciptakan jurang yang dalam sekali.

Taat oke...tetapi fanatik salah

Lama lama gara gara beng beng langsung dan beng beng dingin anak juga harus putus cinta


mengapa harus takut hubungan rusak ?

Lebih baik melanggar janji perkawinan (mendidik anak secara Katolik) daripada hubungan dengan anak rusak ??

anda belajar lagi ya sebelum komentar.
_________________
ora pro nobis. Sancta Dei Genitrix


Last edited by raydo12 on Fri, 18-03-2016 12:58 pm; edited 4 times in total
Back to top
View user's profile Send private message
stuzi



Joined: 27 May 2015
Posts: 171

PostPosted: Sun, 20-03-2016 3:31 am    Post subject: Re: Tentang Pasangan Kristen dan Orangtua Katolik? Reply with quote

raydo12 wrote:
stuzi wrote:


Case diatas menimpa salah seorang teman... dan akhirnya si anak pergi dari rumah, tetap kawin dengan pilihannya...dan hubungan orang tua anak rusak... kekerasan hati keduanya menciptakan jurang yang dalam sekali.

Taat oke...tetapi fanatik salah

Lama lama gara gara beng beng langsung dan beng beng dingin anak juga harus putus cinta


mengapa harus takut hubungan rusak ?

Lebih baik melanggar janji perkawinan (mendidik anak secara Katolik) daripada hubungan dengan anak rusak ??

anda belajar lagi ya sebelum komentar.


Kita hidup di dunia nyata bukan mas ?

Jadi fakta kehidupan dalam dunia nyata adalah hal yang tidak terbantahkan...

Ada kisah Ayub yang tetap tegar saat di coba namun berapa persen manusia nyata non kisah dalam KS yang mampu seperti itu ? mungkin tidak ada, kalaupun ada mungkin 1 per sejuta

Sejak kecil anak kita rawat dengan segala susah payah, usaha tak kenal lelah dan saat mereka menjelang meniti hidupnya sendiri harus kita rusak kebahagiaan mereka hanya karena keyakina agama ? kayaknya kok terlalu naif ya ?

(kisah nyata, anakku yang paling besar sedang menjalin hubungan putra seorang tokoh agama lain, beruntung kami orang tua keduabelah pihak sama sama toleran dan menyerahkan semua kepada anak anak itu untuk memutuskan yang terbaik bagi mereka-tut wuri handayani)
Back to top
View user's profile Send private message
m2us



Joined: 26 Jan 2008
Posts: 1734
Location: Roman Catholic Church

PostPosted: Sun, 20-03-2016 5:03 pm    Post subject: Reply with quote

stuzi wrote:

Kita hidup di dunia nyata bukan mas ?

Jadi fakta kehidupan dalam dunia nyata adalah hal yang tidak terbantahkan...

Ada kisah Ayub yang tetap tegar saat di coba namun berapa persen manusia nyata non kisah dalam KS yang mampu seperti itu ? mungkin tidak ada, kalaupun ada mungkin 1 per sejuta


Justru dalam dunia nyata ini kita harus berusaha mengusahakan keselamatan kita, karena tujuan utama kita adalah kebahagiaan abadi, bukan kebahagiaan duniawi. Artinya apakah kita membiarkan diri terbawa oleh keinginan duniawi yang kita tahu tidak akan mendatangkan keselamatan bagi kita?

Banyak orang yang hidupnya seperti Ayub. Kalau kamu tidak melihatnya berarti kamu perlu membuka diri untuk memperhatikan orang lain jangan menjadi self center.


stuzi wrote:

Sejak kecil anak kita rawat dengan segala susah payah, usaha tak kenal lelah dan saat mereka menjelang meniti hidupnya sendiri harus kita rusak kebahagiaan mereka hanya karena keyakina agama ? kayaknya kok terlalu naif ya ?


Jika anak kita bahagia dari hasil mencuri/korupsi apakah kita akan membiarkannya? Ya terlalu naif juga seperti itu.
Dari kecil kita harus mengusahakan pendidikan iman katolik kepada anak kita, karena itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita dalam keluarga katolik. Dan seandainya kita tahu bahwa ada hal yang membahayakan iman katolik anak kita maka sudah menjadi kewajiban kita sebagai orang tua untuk mencegah agar hal itu tidak terjadi. Tugas dan tanggung jawab orang tua tidak terbatas hanya pada saat dia mandiri lalu selesai.


stuzi wrote:

(kisah nyata, anakku yang paling besar sedang menjalin hubungan putra seorang tokoh agama lain, beruntung kami orang tua keduabelah pihak sama sama toleran dan menyerahkan semua kepada anak anak itu untuk memutuskan yang terbaik bagi mereka-tut wuri handayani)


Toleran itu sekarang ini kabur maknanya dan motivasinya berbeda-beda.


rgds,
m2us
_________________
JEZU, UFAM TOBIE
KS,KGK, KHK
ekklhsiai kaq olhv


Last edited by m2us on Sun, 20-03-2016 5:03 pm; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
stuzi



Joined: 27 May 2015
Posts: 171

PostPosted: Tue, 22-03-2016 6:56 am    Post subject: Reply with quote

m2us wrote:


Justru dalam dunia nyata ini kita harus berusaha mengusahakan keselamatan kita, karena tujuan utama kita adalah kebahagiaan abadi, bukan kebahagiaan duniawi. Artinya apakah kita membiarkan diri terbawa oleh keinginan duniawi yang kita tahu tidak akan mendatangkan keselamatan bagi kita?


Apa artinya kita hidup kalau disengaja untuk tidak berbahagia ?

Untuk apa kita bekerja, menabung dan lain lain kalau buka untuk melengkapi kebahagiaan kita saat hidup ?

Kalaupun kita belum sempat menikmati minimal kita melakukan agar anak keturunan kita bisa menikmatinya kelak, nah sudah susah payah kita usahakan lalu timbul hanya karena hal secondary seperti agama kan konyol toh ?


Quote:
Banyak orang yang hidupnya seperti Ayub. Kalau kamu tidak melihatnya berarti kamu perlu membuka diri untuk memperhatikan orang lain jangan menjadi self center.


Aku sih belum pernah ketemu, walau harus kuakui pergaulan ku cukup luas, kalaupun ada yang pasrah lebih karena ketidak berdayaan bukan karena total pasrah dan percaya.


Quote:
Jika anak kita bahagia dari hasil mencuri/korupsi apakah kita akan membiarkannya? Ya terlalu naif juga seperti itu.


Soal agama beda dengan kriminal atuh agan....

Quote:
Dari kecil kita harus mengusahakan pendidikan iman katolik kepada anak kita, karena itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita dalam keluarga katolik. Dan seandainya kita tahu bahwa ada hal yang membahayakan iman katolik anak kita maka sudah menjadi kewajiban kita sebagai orang tua untuk mencegah agar hal itu tidak terjadi. Tugas dan tanggung jawab orang tua tidak terbatas hanya pada saat dia mandiri lalu selesai.


Kita hidup dalam masyarakat dan toleransi sangat diperlukan, intoleran dan memegang fanatisme berlebihan bukan sesuatu yang baik,

Anyway untuk topik ini aku sampai disini saja, nampaknya pandangan kita sangat berbeda sekali ya, karena aku tidak akan mengorbankan anak anak hanya untuk suatu fanatisme ke agamaan yang merupakan hal no kesekian dalam hidup
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Next
Page 1 of 2

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17