FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Paus, Ijinkan Perceraian dalam Katolik    
Goto page: Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka
View previous topic :: View next topic  
Author Message
Flamen



Joined: 02 Jan 2010
Posts: 612

PostPosted: Thu, 20-08-2015 12:04 pm    Post subject: Paus, Ijinkan Perceraian dalam Katolik Reply with quote

Sebuah pernyataan yang sangat mengejutkan dari Paus Francis, Pemimpin umat Katolik sedunia. Paus mengatakan bahwa “berpisah” dimungkin jika memang diperlukan secara moral. Maksudnya adalah Paus mengijinkan adanya perceraian dalam Katolik, jika hal tersebut tidak dapat lagi dihindari.

“Ada kasus di mana pemisahan tidak bisa dihindari,” kata Paus saat audiensi umum mingguannya, Rabu (24/6). Ia berharap ini akan menjadi pesan untuk mendorong kasih sayang yang lebih besar dalam Gereja menjelang pertemuan global gereja bulan Oktober mendatang.

Seperti diketahui, Katolik melarang adanya perceraian, karena kepercayaan yang mereka anut adalah,” Segala sesuatu yang sudah dipersatukan Tuhan, tidak dapat dicerai beraikan oleh manusia.” Dan sikap Paus Francis yang memberi sinyal dimungkinkannya perceraian terjadi diantara pemeluk umat Katolik menandai perubahan nada dalam sikap Gereja Katolik untuk pernikahan bermasalah.

“Kadang-kadang, bahkan dapat secara moral diperlukan, ketika itu tentang melindungi pasangan lemah atau anak-anak muda dari luka yang lebih serius yang disebabkan oleh kekerasan dan intimidasi, penghinaan dan eksploitasi,” katanya.

Masalah ini mungkin akan dibahas selama sinode – sebuah pertemuan uskup – mendatang. Paus Francis diharapkan akan membantu mendamaikan pemikiran Katolik dengan realitas kehidupan masyarakat di awal abad ke-21.

Sebuah perkawinan adalah perpaduan antara dua manusia menjadi sepasang suami istri yang mempunyai latar belakang serta kebiasaan yang berbeda. Perbedaan yang ditimbulkan dari pasangan itu sendiri maupun perbedaan dari latar belakang keluarga masing-masing pasangan.

Perkawinan sejatinya dapat dipertahankan hingga ajal memisahkan, namun terkadang dalam perjalanan hidup perkawinan itu sendiri timbul banyak persoalan yang tekadang jika perkawinan tersebut dilanjutkan akan timbul hal yang kurang baik, bahkan terkadang timbul adanya pertengkaran dan juga kekerasan fisik.

Jika telah terjadi hal seperti itu, maka perlu adanya peninjauan kembali apakah perkawinan tersebut perlu dilanjutkan. Jika perceraian adalah jalan terbaik untuk hubungan yang lebih baik, maka tidak ada salahnya kita mengambil langkah tersebut. Memang dampak buruk dari perceraian adalah kehidupan anak terseebut pasca perceraian orang tuanya. Namun tidak sedikit anak yang bahagia setelah orang tuanya bercerai. Mereka malah lebih rukun setelah perceraian.

Daripada bersatu dalam permusuhan, lebih baik berpisah dalam kebaikan.

m aktualpost com Paus ijinkan Perceraian dalam Katolik, apakah paus ijinkan perceraian, paus ijinkan perceraian dalam katolik, paus perceraian, perbedaan kasih sayang masing2 anak, Perceraian dalam katolik

kutipan dari http://m.aktualpost.com/2015/06/paus-ij ..an-dalam-katolik/
_________________
Catholic, Something That You Choose, Simply Because God Pick You...
Back to top
View user's profile Send private message
shmily
Penghuni Ekaristi


Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3782
Location: Ekaristi.org

PostPosted: Thu, 20-08-2015 3:13 pm    Post subject: Reply with quote

Tidak ada yang salah dari kutipan tersebut...

Perceraian sipil ..pemutusan secara hukum negara bisa saja terjadi dalam sebuah perkawinan Katolik jika memang [seperti kutipan Paus] tidak bisa dihindari.. tetapi di mata Gereja perkawinan itu tetap ada dan tidak tergantikan.. artinya si KAtolik dalam perkawinan itu tidak dapat menikah lagi dalam Gereja Katolik.

Perceraian dibutuhkan juga untuk kepastian hukum tentang hak asuh anak atau hak pemeliharaan dan pendidikan anak.
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.
Back to top
View user's profile Send private message
sam



Joined: 23 Jul 2007
Posts: 337

PostPosted: Fri, 21-08-2015 12:42 am    Post subject: Reply with quote

shmily wrote:
Tidak ada yang salah dari kutipan tersebut...

Perceraian sipil ..pemutusan secara hukum negara bisa saja terjadi dalam sebuah perkawinan Katolik jika memang [seperti kutipan Paus] tidak bisa dihindari.. tetapi di mata Gereja perkawinan itu tetap ada dan tidak tergantikan.. artinya si KAtolik dalam perkawinan itu tidak dapat menikah lagi dalam Gereja Katolik.

Perceraian dibutuhkan juga untuk kepastian hukum tentang hak asuh anak atau hak pemeliharaan dan pendidikan anak.

mnrt gw, tetap saja ini bs mnjd mslh... salah satunya, org bisa slh tafsir...
Back to top
View user's profile Send private message
shmily
Penghuni Ekaristi


Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3782
Location: Ekaristi.org

PostPosted: Fri, 21-08-2015 7:37 am    Post subject: Reply with quote

sam wrote:
shmily wrote:
Tidak ada yang salah dari kutipan tersebut...

Perceraian sipil ..pemutusan secara hukum negara bisa saja terjadi dalam sebuah perkawinan Katolik jika memang [seperti kutipan Paus] tidak bisa dihindari.. tetapi di mata Gereja perkawinan itu tetap ada dan tidak tergantikan.. artinya si KAtolik dalam perkawinan itu tidak dapat menikah lagi dalam Gereja Katolik.

Perceraian dibutuhkan juga untuk kepastian hukum tentang hak asuh anak atau hak pemeliharaan dan pendidikan anak.

mnrt gw, tetap saja ini bs mnjd mslh... salah satunya, org bisa slh tafsir...


strongly agree on this comment...tetapi saya perlu sampaikan hal tersebut supaya pembaca di forum ini mengerti bahwa apa yang dikatakan artikel tersebut, tidak mengubah hukum Gereja.. kecuali secara resmi Takhta suci mengumumkan perubahan hukum Gereja mengenai perceraian.
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.
Back to top
View user's profile Send private message
karunia



Joined: 19 Jul 2011
Posts: 613
Location: Surabaya

PostPosted: Tue, 25-08-2015 8:17 pm    Post subject: Reply with quote

Tidak masalah selama perkataan itu tidak bertentangan dengan hukum Gereja, yang masalah adalah bila kita ini kurang pengetahuan ( seperti saya ), salah tafsir kan harus koreksi diri sendiri ( termasuk saya )... Kalau masalah media sekular membooming sesuatu menjadi seolah olah pernyataan Paus, menurut saya bukan salah Paus nya, kita lihat lah media jaman sekarang, semua serba dipelintir yang penting sensasi yang bisa mengundang duit. Jaman sekarang kita ditantang untuk bisa menjelaskan dengan baik segala kesalahpahaman, ini juga memacu kita untuk menjadi lebih mau belajar mendalami. Sebab berbagai versi informasi semakin bebas dan tentu saja merajalela.
_________________
Selalu bersyukur
Back to top
View user's profile Send private message
Penonton



Joined: 24 Jul 2007
Posts: 950
Location: Sodom & Gomora

PostPosted: Wed, 26-08-2015 7:02 am    Post subject: Reply with quote

salah satu temen protestan mengutip ucapan paus tersebut, tapi tujuanya untuk menunjukkan bahwa katolik telah merubah ajaranya Iblis Deh!
_________________
5 30 19 I call heaven and earth to witness this day, that I have set before you life and death, blessing and cursing. Choose therefore life, that both thou and thy seed may live:
Back to top
View user's profile Send private message
raydo12



Joined: 24 Oct 2005
Posts: 2585
Location: Jakarta

PostPosted: Wed, 26-08-2015 8:17 am    Post subject: Reply with quote

"The current situation of the Church is similar to that of the Arian Crisis in the 4th century " ( + Athanasius Schneider )
_________________
ora pro nobis. Sancta Dei Genitrix
Back to top
View user's profile Send private message
hwijaya



Joined: 05 Feb 2008
Posts: 1510
Location: USA

PostPosted: Wed, 26-08-2015 1:28 pm    Post subject: Reply with quote

Nanti muncul the Young St. Athanasius. Smile
Back to top
View user's profile Send private message
Charity



Joined: 24 Nov 2007
Posts: 906

PostPosted: Thu, 27-08-2015 4:11 pm    Post subject: Reply with quote

sampai kapan kita terus harus menahan kesabaran sambil terus menghibur diri : ah, ini harus ditafsirkan secara positif. ah, kamu harus membacanya dalam pembacaan yang benar...

tidak semua orang Katolik paham ajaran katolik yang benar. Kesesatan, superstisi, bid'ah menyebar dimana-mana, seperti yang Bunda Suci katakan dalam pesan Fatima, infiltrasi iblis dalam tubuh Gereja.


St. Michael pray for us.
_________________
Exsurge, quare obdormis Domine? Exsurge ( Ps 43:23)
Back to top
View user's profile Send private message Send e-mail Yahoo Messenger
Benedetto



Joined: 11 Mar 2007
Posts: 92
Location: Depok

PostPosted: Fri, 28-08-2015 6:24 am    Post subject: Reply with quote

Versi menghibur diri :
Kita perhatikan apa yang diucapkan paus :

Paus mengatakan bahwa “berpisah” dimungkin jika memang diperlukan secara moral.
“Ada kasus di mana pemisahan tidak bisa dihindari,” kata Paus saat audiensi umum mingguannya, Rabu (24/6).
“Kadang-kadang, bahkan dapat secara moral diperlukan, ketika itu tentang melindungi pasangan lemah atau anak-anak muda dari luka yang lebih serius yang disebabkan oleh kekerasan dan intimidasi, penghinaan dan eksploitasi,” katanya.

Bukannya Gereja memang memperbolehkan pasutri untuk berpisah ranjang / berpisah rumah / berpisah meja makan kalau potensi terancamnya keselamatan jiwa (e.g. murtad) atau raga (e.g. KDRT) tidak dapat dihindari.

Pasutri saling berpisah tidak berarti bisa kawin dengan orang lain. Cuma berpisah kehidupan sehari-hari; perkawinannya tetap tidak terceraikan, tidak dibubarkan, dan tidak dibatalkan.

Hal seperti ini sudah diatur dalam Codex Iuris Canonici 1983 canon 1151 – 1153, khususnya canon 1153, khususnya § 1.


Versi alert for potential damage :
Baru juga keluar dari mulut paus ... langsung dipelintir donk :

Maksudnya adalah Paus mengijinkan adanya perceraian dalam Katolik, jika hal tersebut tidak dapat lagi dihindari.
Dan sikap Paus Francis yang memberi sinyal dimungkinkannya perceraian terjadi diantara pemeluk umat Katolik menandai perubahan nada dalam sikap Gereja Katolik untuk pernikahan bermasalah.

Wartawan media daring yang menulis pernyataan tersebut menempatkan dirinya sebagai hakim atas ucapan paus. Jangan-jangan pernyataan wartawan itu yang infallible, kan Santo Bapa Franciscus sendiri bilang “Who am I to judge.”

Misa ad orientem dan komuni di lidah saja yang tidak diubah oleh Konsili Vatikan II sudah bisa dipelintir oleh para prelat modernist supaya jadi misa versus populum dan komuni di tangan dengan cara jualan nama Konsili Vatikan II.
Pernikahan tidak terceraikan yang (mungkin) tidak diubah oleh Sinode Keluarga sangat berpotensi dipelintir oleh para prelat modernist dan media massa supaya jadi pernikahan bisa terceraikan dengan cara jualan nama Sinode Keluarga.

Dan sikap diamnya paus so pasti membuat para modernist sorak-sorak bergembira.


Jangan sampai kita melihat sejarah terulang :
Setelah tahun 1960-an kita melihat misa kudus diprotestanisasi,
tahun 2010-an kita melihat pernikahan kudus diprotestanisani.

Ups ... 50 tahun ... mungkin peringatan ulang tahun emas protestanisasi misa kudus mau dirayakan dengan cara protestanisasi pernikahan kudus.


Salam,
Smile


Ganbatte kudasai, Karinal Burke !!!
Go to hell, Kardinal Kasper !!!
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Next
Page 1 of 6

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17