FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Ekonomi dan Pekerjaan    
Goto page: Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera
View previous topic :: View next topic  
Author Message
stuzi



Joined: 27 May 2015
Posts: 172

PostPosted: Thu, 04-06-2015 12:59 pm    Post subject: Ekonomi dan Pekerjaan Reply with quote

Salam kepada para sesepuh dan member di forum ini

Sebetulnya sudah cukup lama nubie menjadi ‘silent reader’ di forum ini, dan lumayan banyak pelajaran yang nubie petik dari pengalaman para member serta sesepuh forum ini

Perkenankanlah nubie share kegalauan hati nubie berkenaan dengan pekerjaan yang mau tak mau harus nubie jalani demi menyambung hidup dan menjadikan keluarga nubie tetap dapat hidup layak

Nubie dibesarkan sebagai seorang Katholik, sekolah di sekolah katholik, beristrikan seorang katholik dan anak anak nubie (2 orang) juga katholik

Dalam perjalanan hidup ini, kurang lebih 4 tahun yang lalu akibat adanya mis management di perusahaan dimana nubie bekerja (sejak lulus kuliah nubie bekerja disana da total nubie bekerja selama lebih dari 12 tahun di perusahaan tersebut) namun malang tak dapat ditolak, perusahaan tempat nubie mencari nafkah collaps dan nubie (tentu termasuk pegawai pegawai lain) menjadi ‘pencara’ pengangguran tanpa acara

Entah berapa banyak surat lamaran yang nubie layangkan, namun tak ada yang berjodoh sementara kehidupan berjalan terus dan kebutuhan hari demi hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga harus dipenuhi.

Pesangon yang tak seberapa akhirnya habis walau di hemat hemat, istri nubie juga berusaha mencari jalan keluar namun untuk bekerja sesuai pendidikannya tidaklah mudah apalagi bersaing dengan para gadis muda yang masih ‘single’ dan akhirnya istri nubie membuka warung kecil di rumah

Nubie bersyukur bahwa saat nubie bekerja dahulu nubie sudah dapat memiliki rumah sehingga atap untuk berteduh sudah ada, namun tetap saja kebutuhan anak sekolah, dokter, kebutuhan harian terus bergelombang datang

Suatu saat sekitar 3 tahun lalu nubie bertemu teman lama nubie, dan akhirnya teman tersebut mengetahui keadaan nubie yang sesungguhnya.

Memang tema n itu dulu saat kuliah akrab dengan nubie, dan ditawarkanlah kepada nubie untuk bekerja menjadi admin sebuah forum yang dimilikinya (tadinya nubie tidak tahu kalau forum itu adalah miliknya)

Sempat nubie bimbang sangat dengan tawaran tersebut, bukan karena skill atau kemampuan nubie yang meragukan namun sifat dan isi forum itu yang membuat nubie berpikir dan nubie tidak berani mengutarakan tawaran itu ke istri nubie.

Dalam kebimbangan itu datanglah musibah dimana anak nubie harus dirawat di RS karena terkena demam berdarah, dan otomatis pengeluaran melonjak drastis sementara pemasukan tidak ada dan hanya bergantung pada warung kecil istri nubie yang hasilnya antara ada dan tiada

Akhirnya melihat kondisi yang ada nubie mengambil keputusan untuk menerima tawaran pekerjaan itu.

Forum itu adalah sebuah forum ‘underground’ yang berisikan segala hal tentang pornografi dan sejenisnya.

Semua hal yang dilarang oleh ajaran Gereja ada disana, diskusi tentang segala hal yang di dalam kehidupan nyata merupakan hal yang tabu adalah biasa disana, dan nubie menjadi adminnya

Istri nubie tidak pernah tahu jenis pekerjaan apa yang nubie kerjakan, namun kehidupan berangsur menjadi baik, kendaraan roda 4 yang sebelumnya telah terjual bisa diadakan lagi, anak anak sekolah dengan tentram karena uang sekolah bisa tepat waktu, kebutuhan sandang pangan juga terpenuhi dengan baik.

Dan entah kebetulan atau tidak semenjak nubie menjadi admin disana forum itu menjadi besar, puluhan ribu member terjaring, dan iklan serta pendapatan pendapatan masuk dengan deras

Dalam pekerjaan, nubie bertanggung jawab atas verifikasi member, misalkan female member, apakah dia seorang WP (wanita penghibur) yang akan ‘buka lapak’ disana, atau hanya sekedar bergabung dan mencari teman, verifikasi ‘papi/mami’ sebutan untuk yang membuka lapak untuk anak asuhnya, verifikasi para penjual alat alat sex dan sejenisnya, membuat acara acara gathering para member baik regional maupun nasional (karena forum itu memiliki regional daerah untuk setiap propinsi dan kota besar), dan pada acara gathering itu hal hal yang tidak terbayangkan oleh orang orang awam (baca : orang baik-baik) umum terjadi.

Masih banyak hal lain yang rasanya tidak etis nubie jabarkan disini, namun intinya adalah forum itu wadah atau tempat dimana manusia bebas melakukan semua kedosaan dan menjadi kebanggaan

Memang secara ekonomi nubie sudah tidak khawatir, namun seiring berjalannya waktu nubie juga menjadi khawatir, selain bicara secara iman (yang makin lama makin membeku) juga dengan semakin dewasanya anak anak nubie, ada ketakutan bahwa anak anak nubie bergabung dengan forum sejenis, filter secara knowledge dan peralatan dapat dilakukan, monitoring dapat dilakukan tetapi adalah tidak mungkin mengawasi full 24 jam atas setiap tindak tanduk anak anak bukan ?

Sampai saat ini nubie tetap ke Gereja bersama sama walau nubie tidak mengambil sakramen hosti, waku bekerja juga nubie atur sedemikian rupa sehingga terlihat wajar,

Bukan tidak bisa pekerjaan ini ditinggalkan tapi bagaimana dengan ekonomi ? ; apalagi selain nubie tidak berjiwa pedagang dan tidak memiliki entreprenuership, juga pengetahuan nubie tentang dunia luar semakin sedikit, dan hanya dunia ‘gelap’ ini yang nubie kuasai sisi bisnis dan pengetahuannya

Kegalauan nubie yang utama adalah bagaimana dapat tetap memberikan kehidupan yang layak secara ekonomi , karena nubie lihat sendiri saat nubie kehilangan pekerjaan bagaimana istri dan anak anak depressi, itu point utama nubie tidak berani meninggalkan pekerjaan ini, tentu selain lelah bersandiwara dan kekhawatiran akan dosa

Terima Kasih
Back to top
View user's profile Send private message
April



Joined: 25 Jan 2004
Posts: 1805

PostPosted: Thu, 04-06-2015 7:00 pm    Post subject: Reply with quote

stuzi wrote:
Memang secara ekonomi nubie sudah tidak khawatir, namun seiring berjalannya waktu nubie juga menjadi khawatir, selain bicara secara iman (yang makin lama makin membeku) juga dengan semakin dewasanya anak anak nubie, ada ketakutan bahwa anak anak nubie bergabung dengan forum sejenis, filter secara knowledge dan peralatan dapat dilakukan, monitoring dapat dilakukan tetapi adalah tidak mungkin mengawasi full 24 jam atas setiap tindak tanduk anak anak bukan ?

Bener.

Lebih-lebih, gimana kalo beneran terjadi?

Atau istri diam-diam buka lapak disana juga?

Nah kalo kamu bereaksi menolak, ada baiknya secara adil juga meninggalkan pekerjaan itu ..


Sorry bukan nakutin nih, sudah termasuk kategori dosa berat ..
Memperlancar kegiatan dosa-dosa beredar antar manusia. Padahal panggilan sebagai Katolik adalah berusaha mencegah (meminimal, mencegah, melawan) dosa-dosa beredar ..

Quote:
Sampai saat ini nubie tetap ke Gereja bersama sama walau nubie tidak mengambil sakramen hosti, waku bekerja juga nubie atur sedemikian rupa sehingga terlihat wajar,

Mungkin disini,

Hati kecil kamu sudah mendeteksi adanya "bahaya laten" pekerjaan saat ini.
Ada warning. Ada wake up call diri sendiri.


Akan lebih baik, menerima sakramen tobat, mengakui kesalahan selama ini. Akan membantu diri utk membuat keputusan-keputusan yang lebih cerah bagi masa depan keluarga.


Bukannya selama 3 tahunan ini, kamu rela memilih dan berani "mengalami siksa batin" dalam pekerjaan itu, demi keluarga?
Maka kamu juga rela memilih dan berani "menolak" pekerjaan itu, dan memulai pekerjaan normal lainnya, tentu demi keluarga yang kamu sayang, saat ini dan masa depan keluarga.


Masih untung kamu tidak "terjerat" bisnis senjata, money laundry, obat-obatan atau manusia dengan resiko lebih tinggi dan lebih bahaya.. Anggap aja waktu itu lagi apes ( dan sinting dan kalap; Mr. Green ) bisa milih dapet pekerjaan itu .. Jadi, lupakan pekerjaan saat ini dan mulailah beralih pekerjaan normal lainnya.

Quote:
Bukan tidak bisa pekerjaan ini ditinggalkan tapi bagaimana dengan ekonomi ? ; apalagi selain nubie tidak berjiwa pedagang dan tidak memiliki entreprenuership, juga pengetahuan nubie tentang dunia luar semakin sedikit, dan hanya dunia ‘gelap’ ini yang nubie kuasai sisi bisnis dan pengetahuannya.

Kegalauan nubie yang utama adalah bagaimana dapat tetap memberikan kehidupan yang layak secara ekonomi , karena nubie lihat sendiri saat nubie kehilangan pekerjaan bagaimana istri dan anak anak depressi, itu point utama nubie tidak berani meninggalkan pekerjaan ini, tentu selain lelah bersandiwara dan kekhawatiran akan dosa


Tidak perlu buru-buru mengambil kesimpulan begitu dulu ..

Saat ini bidang pekerjaan yang digeluti adalah, broker dan sale. Malah bidang ini lebih cocok utk pekerjaan normal lainnya misalnya buka toko (baju, kelontong, hasil bumi) di pasar "terang" (bukan pasar gelap seperti pekerjaan saat ini). Tidak perlu merasa "tidak tahu apa-apa", "terasing" terhadap dunia dagang, bukannya main-stream nya tetap sama? Buka lapak, gelar barang dagangan (normal), nunggu pembeli (normal)?

Dan kenapa harus demikian sulit? Well, cari makan aja susah, lebih-lebih mencari keselamatan. Menguras energi utk beralih ke pekerjaan normal rasanya cukup fair.


Belajar dagang, walau pendapatan lebih lambat, jauh lebih "tentram" daripada setiap saat dihantui oleh terbongkarnya rahasia maut kamu di depan keluarga (istri, anak-anak, ortu, teman-teman baik, sanak family, tetangga dst). Meninggalkan perangkap batin pekerjaan ini jauh lebih baik daripada membiarkan diri terus-menerus disiksanya .. Siapa tahu masa depan bisa lebih baik ..


Buatlah keputusan.


My two cents.


nb:
sy kurang tahu secara moral tentang uang panas yang dihasilkan dari pekerjaan itu. Apakah dapat langsung digunakan atau tidak utk pekerjaan normal lainnya. Bisa membandingkan dengan uang pemungut cukai si Zakheus (Lukas 19:1-10) di Injil, atau menanyakan kepada pastor. Sungguh maaf.
Back to top
View user's profile Send private message
SaintRaphael



Joined: 18 May 2015
Posts: 24

PostPosted: Thu, 04-06-2015 11:21 pm    Post subject: Reply with quote

Salam kenal stuzi Smile

Emang pelik masalah ekonomi seperti itu dan mungkin juga kamu tahu banyak orang yang ngalamin seperti itu entah suami / istri, apalagi kalau posisi mereka sebagai kepala keluarga. Membaca dari kegelisahan kamu, segera usahakan saja untuk bertobat dari waktu tersisa yang kita nggak tahu brp banyak, tapi yang jelas pintu pertobatan selalu terbuka lebar oleh Gereja toh. Aku berdoa juga semoga keluargamu bisa sejahtera dari nafkah yang dikenan Allah Bapa. Amin.
_________________
Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Tobit  4:5Nak, ingatlah juga kepada Tuhan; sepanjang umur hidupmu jangan sampai berdosa dan melanggar perintah-perintahNya. Hendaklah berbuat baik sepanjang hidupmu dan jangan menempuh jalan kelaliman.
Back to top
View user's profile Send private message
raydo12



Joined: 24 Oct 2005
Posts: 2585
Location: Jakarta

PostPosted: Fri, 05-06-2015 7:30 am    Post subject: Reply with quote

sdr stuzi, pekerjaan itu dosa berat !! harus ditinggalkan segera !! Anda telah ikut serta dalam jaringan perdagangan sex, jaringan iblis. Membuat orang lain terjerumus dalam neraka. Kalau anda tidak segera bertobat dan meninggalkan pekerjaan itu, nanti malam anda mati, masuk neraka !

Kesalahan anda adalah tidak menolak dari awal setelah mengetahui pekerjaan itu berdosa, anda menutupi hati nurani anda dengan alasan biaya biaya biaya. Anda telah dibawa iblis lebih jauh. Padahal Tuhan sudah mempersiapkan pekerjaan lain, jika anda menolak keras pekerjaan itu dari awal. Anda telah termakan bujuk rayu iblis.

Berniatlah sungguh2 utk bertobat dan keluar dari pekerjaan itu dan mengaku dosa.
Kedua, mulai mencari pekerjaan lain, hubungi paroki anda. Bicarakan dengan romo atau keluarga. Jika romo tidak mau menolong, pergi mengemis ke keuskupan. Terimalah pekerjaan apapun yang tidak berdosa, jangan gengsi.

Ingat selalu, sabda Tuhan :
Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Lukas  11:11Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?


Bertobat dan tinggalkan segera ! Pasti kamu akan diberi ikan oleh Bapamu yang di surga. Rejeki adalah hal yang sepele bagi Dia. 5000 orang saja diberikan makan gratis.
_________________
ora pro nobis. Sancta Dei Genitrix
Back to top
View user's profile Send private message
stuzi



Joined: 27 May 2015
Posts: 172

PostPosted: Mon, 08-06-2015 9:28 pm    Post subject: Reply with quote

Terima kasih untuk masukkan yang diberikan, memang nubie sedang berusaha untuk mendapatkan ladang pekerjaan lain dengan pendapatan yang setara, karena bagaimanapun juga adalah tidak pada tempatnya mengorbankan keluarga untuk mengalami kesusahan finansial dan menurunkan standart kehidupan yang layak

sempat meluncur jauh kebawah dan nubie trauma melihat bagaimana istri menderita dan anak anak kehilangan kepercayaan diri dalam pergaulan sehari hari mereka, yang untungnya tidak berlangsung lama

Quote:
Kesalahan anda adalah tidak menolak dari awal setelah mengetahui pekerjaan itu berdosa, anda menutupi hati nurani anda dengan alasan biaya biaya biaya. Anda telah dibawa iblis lebih jauh. Padahal Tuhan sudah mempersiapkan pekerjaan lain, jika anda menolak keras pekerjaan itu dari awal. Anda telah termakan bujuk rayu iblis.


Pada titik dimana pertimbangan antara logika, nalar, kebutuhan dan iman berkutat justru disitu kebutuhan tiba melonjak drastis dan hampir tidak teratasi, teman yang memperkerjakan nubielah yang mengulurkan tangan (untuk biaya RS e.t.c)

Quote:
Berniatlah sungguh2 utk bertobat dan keluar dari pekerjaan itu dan mengaku dosa.
Kedua, mulai mencari pekerjaan lain, hubungi paroki anda. Bicarakan dengan romo atau keluarga. Jika romo tidak mau menolong, pergi mengemis ke keuskupan. Terimalah pekerjaan apapun yang tidak berdosa, jangan gengsi.


Untuk nubie pribadi tidak ada masalah, apalagi soal gengsi, namun sekali lagi mempertahankan standart kehidupan yang layak untuk keluarga adalah tidak mungkin dengan "pekerjaan apapun" kenyamanan keluarga dalam meniti kehidupan sehari hari tanpa kekhawatiran soal finansial sungguh penting

Quote:
Bertobat dan tinggalkan segera ! Pasti kamu akan diberi ikan oleh Bapamu yang di surga. Rejeki adalah hal yang sepele bagi Dia. 5000 orang saja diberikan makan gratis.


Mohon maaf namun ke 5000 orang itu bukankah hanya dapat 1x makan gratis ? bagaimana dengan esok hari ?

Quote:
Salam kenal stuzi Smile

Emang pelik masalah ekonomi seperti itu dan mungkin juga kamu tahu banyak orang yang ngalamin seperti itu entah suami / istri, apalagi kalau posisi mereka sebagai kepala keluarga. Membaca dari kegelisahan kamu, segera usahakan saja untuk bertobat dari waktu tersisa yang kita nggak tahu brp banyak, tapi yang jelas pintu pertobatan selalu terbuka lebar oleh Gereja toh. Aku berdoa juga semoga keluargamu bisa sejahtera dari nafkah yang dikenan Allah Bapa. Amin.


Salam kenal kembali

memang itulah yang sangat nubie dambakan, dan nubie sedang berusaha kesana walau tidak mudah

Quote:
Sorry bukan nakutin nih, sudah termasuk kategori dosa berat ..
Memperlancar kegiatan dosa-dosa beredar antar manusia. Padahal panggilan sebagai Katolik adalah berusaha mencegah (meminimal, mencegah, melawan) dosa-dosa beredar ..


Benar sekali sista, itu nubie ketahui, itulah sebabnya nubie sharing disini, bagaimana berusaha memenangkan pertarungan ini tanpa mengorbankan standart kehidupan yang sudah berjalan

Quote:
Bukannya selama 3 tahunan ini, kamu rela memilih dan berani "mengalami siksa batin" dalam pekerjaan itu, demi keluarga?
Maka kamu juga rela memilih dan berani "menolak" pekerjaan itu, dan memulai pekerjaan normal lainnya, tentu demi keluarga yang kamu sayang, saat ini dan masa depan keluarga.


Betul dan itu sedang nubie upayakan sekuat mungkin dengan skill yang nubie miliki sekali lagi tanpa mengorbankan kehidupan anak dan istri

Quote:
Masih untung kamu tidak "terjerat" bisnis senjata, money laundry, obat-obatan atau manusia dengan resiko lebih tinggi dan lebih bahaya.. Anggap aja waktu itu lagi apes ( dan sinting dan kalap; Mr. Green ) bisa milih dapet pekerjaan itu .. Jadi, lupakan pekerjaan saat ini dan mulailah beralih pekerjaan normal lainnya.


Syukur sampai saat ini nubie masih sadar diri dan tidak semakin terperosok ke pekerjaan dengan resiko lebih tinggi dan berbahaya itu

Quote:
Dan kenapa harus demikian sulit? Well, cari makan aja susah, lebih-lebih mencari keselamatan. Menguras energi utk beralih ke pekerjaan normal rasanya cukup fair.


Mudah mudahan dalam beberapa bulan kedepan tabungan sudah nubie cukup untuk membiayai keluarga tanpa mengurangi kenyamanan dan standart yang ada selama paling tidak setahun dan itulah waktu untuk berjibaku mencari pekerjaan atau memulai suatu usaha lain yang 'normal'

Terima kasih sekali lagi atas semua tanggapan yang telah diberikan


Last edited by stuzi on Mon, 08-06-2015 9:30 pm; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
raydo12



Joined: 24 Oct 2005
Posts: 2585
Location: Jakarta

PostPosted: Tue, 09-06-2015 7:31 am    Post subject: Reply with quote

stuzi wrote:

Quote:
Kesalahan anda adalah tidak menolak dari awal setelah mengetahui pekerjaan itu berdosa, anda menutupi hati nurani anda dengan alasan biaya biaya biaya. Anda telah dibawa iblis lebih jauh. Padahal Tuhan sudah mempersiapkan pekerjaan lain, jika anda menolak keras pekerjaan itu dari awal. Anda telah termakan bujuk rayu iblis.


Pada titik dimana pertimbangan antara logika, nalar, kebutuhan dan iman berkutat justru disitu kebutuhan tiba melonjak drastis dan hampir tidak teratasi, teman yang memperkerjakan nubielah yang mengulurkan tangan (untuk biaya RS e.t.c)


Iman harus no 1.
saya pernah mengalami hal yang mirip, sisa uang tinggal beberapa bulan, usaha tidak tentu. Yang saya lakukan adalah koreksi diri, menolak semua hal yang berdosa, bila perlu jual rumah, siap hidup melarat, istri sudah siap. Anak-anak tidak perlu kuatir, mereka lebih butuh kasih sayang orang tua daripada harta. Tanpa terduga Tuhan memberikan pertolongan. Kasus kamu tidak sama dgn saya, Tuhan pasti punya cara lain, bicarakan dan memohon kepada Tuhan terus menerus agar bisa keluar dari jerat iblis ini.

Bicarakan juga dengan istri dan keluarga, perbanyak kontak dengan teman lama atau saudara yang baik-baik.

Esok hari kita tidak tahu apa yang akan terjadi, bisa juga nanti malam serangan jantung waktu tidur, mati. Atau pulang kerja ditabarak trailer.
_________________
ora pro nobis. Sancta Dei Genitrix


Last edited by raydo12 on Tue, 09-06-2015 7:33 am; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
stuzi



Joined: 27 May 2015
Posts: 172

PostPosted: Thu, 11-06-2015 9:34 pm    Post subject: Reply with quote

Terima kasih sdr raydo 12

namun ada beberapa hal yang nubie tidak sepakat

Quote:
saya pernah mengalami hal yang mirip, sisa uang tinggal beberapa bulan, usaha tidak tentu. Yang saya lakukan adalah koreksi diri, menolak semua hal yang berdosa, bila perlu jual rumah, siap hidup melarat, istri sudah siap. Anak-anak tidak perlu kuatir, mereka lebih butuh kasih sayang orang tua daripada harta.


Sebagai laki laki yang bertanggung jawab atas kelangsungan sebuah rumah tangga, adalah sangat tidak pantas dan tidak pada tempatnya untuk meminta istri dan anak anak siap hidup melarat

Bukankah saat ini kita hidup dimana segala hal di nilai dengan kebendaan ?

Anak anak sudah merasa malu dan rendah diri kalau tidak pakai Iphone 5 atau 6, atau minimal Samsung Galaxy S4, mereka akan merasa sangat terpukul kalau biaya sekolah sampai tertunggak (anak anak sekolah di salah satu sekolah Katholik ternama dan memang jor-jor an persaingan disana)

Itu baru dari sisi penampilan belum lagi hal mendasar yang menjadi kebutuhan sehari-hari,

Sekali lagi untuk diri sendiri nubie pasti mampu hidup dalam segala kekurangan namun tidak bisa dan tidak ada kekuatan nubie untuk melihat istri dan anak anak bermuram durja dalam keseharian karena kesulitan ekonomi

Quote:
Esok hari kita tidak tahu apa yang akan terjadi, bisa juga nanti malam serangan jantung waktu tidur, mati. Atau pulang kerja ditabarak trailer.


Sangat betul !!!

bagaimana kita bisa tenang kalau tidak yakin keluarga kita akan aman dan terjamin dalam kehidupan ekonominya ?

Quote:
perbanyak kontak dengan teman lama atau saudara yang baik-baik.


Semoga awal tahun depan nubie sudah bisa beralih pekerjaan yang lebih baik,

karena memang lelah hidup dalam dua dunia dan penuh kewaspadaan seperti ini,


Last edited by stuzi on Thu, 11-06-2015 9:35 pm; edited 2 times in total
Back to top
View user's profile Send private message
Charity



Joined: 24 Nov 2007
Posts: 908

PostPosted: Thu, 11-06-2015 10:59 pm    Post subject: Reply with quote

saya memahami apa yang anda alami.

saya bersyukur anda segera menyadari bahwa jalan yang anda tempuh sekarang ini adalah jalan yang kurang berkenan di mata Allah.
Sayapun menyadari kondisi ekonomi, harga diri seorang suami, serta kelemahan-kelemahan manusia jika berhadapan dengan apa yang dinamakan "kebiasaan".
seriously, jadi katolik itu tidak gampang.
dulu, orang katolik harus menjalani periode penganiayaan, mereka yang setia kepada Yesus dan Iman Katolik harus berhadapan dengan singa-singa kelaparan dan pedang para algojo. Banyak yang memilih setia, banyak juga yang memilih untuk tetap hidup "normal" dan menjalankan kehidupan layaknya manusia-manusia lain yang tidak mengenal Allah.
Hidup ini pilihan.
dijaman sekarang pun hampir mirip, hanya sekarang di kebanyakan tempat, kita hanya bisa melihat singa kelaparan di sirkus, pedang algojo di museum-museum sejarah.
namun tidak berarti singa kelaparan dan pedang algojo itu tidak lagi kita hadapi, mereka diam-diam menyusup dalam bentuk problema ekonomi, realita-realita sosial dan kebiasaan-kebiasaan manusia modern yang jauh lebih mematikan ketimbang apa yang dihadapi manusia di masa lalu.

contohnya, di jaman saya...anak-anak tidak pernah berpikir bahwa punya telepon rumah yang nomornya harus diputar dengan ujung jari itu adalah sesuatu yang membanggakan. Mereka sibuk bermain layang-layang, gundu dan berinteraksi satu sama lain secara langsung. Mereka tidak berpikir untuk bersaing, tetapi untuk menikmati hidup.
sekarang, anak-anak SD sampai SMA saling berlomba memiliki ponsel dengan gadget paling canggih demi status sosial dan dihargai oleh komunitas mereka.
Kebutuhan rumah tangga tidak lagi hanya melulu sandang, pangan, papan dan pendidikan.
namun ada juga kebutuhan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial dan psikologi manusia....

aku yakin kita semua memahami semua realita ini....

tapi sekali lagi, hidup adalah pilihan.
dan sebagai seorang suami, seorang laki-laki...ingat ! anda juga bertanggung jawab terhadap jiwa dan keselamatan keluarga anda.
Rasul Paulus berkata " Kasihilah istrimu, seperti Tuhan kepada GerejaNya"
pernahkah anda berpikir apa yang Tuhan kehendaki bagi GerejaNya ?
bagi umatNya ? yang terutama adalah keselamatan jiwa, suatu hari bisa bersama-sama memandang wajah Allah.

satu hal lagi yang patut anda renungkan,
tahukah anda dosa pertama yang tercatat di alkitab ?
kain membunuh habel ? bukan.
ketidaktaatan Adam ? bukan.
dosa pertama yang tercatat dalam alkitab adalah DUSTA / KEBOHONGAN.
dusta si ular tua kepada manusia...inilah pekerjaan iblis yang paling mengerikan dan mematikan.
silahkan di cek alkitab anda.

bohong mungkin adalah hal sepele bagi orang di jaman sekarang, namun efeknya bisa berlanjut sepanjang jaman.
pertama kali yang anda lakukan adalah berdusta kepada keluarga anda, anda memalsukan pekerjaan anda. Anda tidak mencoba berkomunikasi dengan keluarga anda, istri anda dengan baik. ANDA BERBOHONG.
anda bisa berpikir bahwa kebohongan anda maksudnya baik. Iblispun berkata kepada hawa bahwa setelah memakan buah itu dia bisa menjadi seperti Allah, bisa membedakan hal baik dan jahat...bukankah itu hal yang baik ? tetapi sekali lagi, apa yang diawali dengan kebohongan tidak akan berakhir dengan baik.
toh sebenarnya pada awalnya istri anda telah sangat baik dengan membuka warung kecil untuk membantu ekonomi...darimana anda tahu bahwa istri anda dan anak-anak anda akan menderita jika anda lepas dari pekerjaan itu ? anda jujur kepada mereka saja tidak pernah. Jujur saja, kerjaan anda SANGAT TIDAK ASING BAGI SAYA...pekerjaan itu tidak begitu memakan tenaga dan pikiran...yah, memang ada saja alasan bagi orang-orang pemalas yang tidak kreatif tetapi ingin cepat dapat uang banyak.....anda berkata tentang harga diri laki-laki hahaha...saya pikir itu hanyalah alasan saja, anda berbohong dan gengsi. itu intinya. Jutaan orang hidup di jalan yang biasa-biasa aja dan mereka bahagia, mereka tetap katolik, mereka tetap bisa mencukupi kebutuhan mereka. Apa anda sebagai laki-laki kurang kreatif sampai harus berbohong kepada keluarga anda dan hanya bisa menemukan satu jalan saja ??? apa perlu saya bantu ide kreatif ? PM saya kalau mau.
Kebohongan itu tanpa anda sadari telah membuat keluarga anda terbiasa dalam suatu hidup duniawi yang berkecukupan, indah...nikmat, mewah. Kebiasaan itu pelan-pelan akan membentuk karakter dari istri dan anak-anak anda.
dan suatu hari, apa yang akan terjadi jika usaha anda macet ?
apa yang akan terjadi jika keluarga anda tahu ?
tidak pedulikah anda pada jiwa anak-anak anda yang tentu sedikit banyak meneladani kehidupan orang tuanya ?
apa yang anda berikan sekarang benar-benar tidak sepadan dengan efek sebuah dosa pararel.
kebohongan menjalar menjadi kematian jiwa yang kekal.
dari kebohongan, berkembang menjadi dosa-dosa yang lain yang lebih berat.
Efek domino.

dan sepertinya anda sudah hampir sampai di titik yang menempatkan diri anda di posisi yang sangat sulit untuk mengambil keputusan, untuk berbalik kepada Allah. Hati-hatilah bung, jangan sampai dosa anda berubah menjadi penghujatan kepada Roh Kudus...yaitu, ketidakbertobatan seseorang sampai akhir hidupnya....tiada pengampunan kekal bagi orang-orang yang menghujat Roh Kudus.

menurut saya, yang paling anda butuhkan sekarang ini adalah KEBERANIAN dan kejujuran pada diri sendiri. KEBERANIAN untuk berterus terang, mengambil keputusan dan menghadapi hidup ini didalam Iman.

keadaan ekonomi anda dulu tidak ada apa-apanya dibanding banyak orang diluar sana...tetapi dengan kreatif mereka bertahan, dan mereka tetap bahagia dan berkecukupan....

ini tidak perlu dijelaskan panjang lebar...saya pikir anda tahu apa maksud saya.
hidup ini pilihan.
_________________
Exsurge, quare obdormis Domine? Exsurge ( Ps 43:23)
Back to top
View user's profile Send private message Send e-mail Yahoo Messenger
stuzi



Joined: 27 May 2015
Posts: 172

PostPosted: Fri, 09-10-2015 2:39 pm    Post subject: Reply with quote

Sekedar update info tentang pekerjaan sekarang, melanjutkan sharing nubie sebelumnya

Sudah 2 bulan ini nubie pindah pekerjaan, walau masih masuk dalam ranah dosa tetapi minimal agak mendingan sedikit (dari perspektif nubie)

2,5 bulan lalu nubie ditawarkan untuk mengelola sebuah usaha agak mirip advertising termasuk menyelenggarakan event, semacam event organizer juga, namun masih tetap kental dengan dunia hiburan malam, dan hari ini genap 2 bulan sudah nubie berada di tempat sekarang

Menyelenggarakan promosi di discotheque dan tempat hiburan malam dengan client perusahaan rokok, kondom dll, menyelenggarakan fashion show untuk sexy dresses dll, menyelenggarakan private party semacam bachelorette party/prom party night dan sejenisnya

Bagaimanapun juga tingkatan pelanggaran atas hal yang 'tabu' berkurang jauh dari tempat semula yang betul betul sarat dengan semua imaginasi liar manusia.

Nubie berargumen sengit dengan owner dan berakhir dengan mundur saat dipaksa untuk menyelenggarakan acara 'the most elegant incest couple of the year' versi forum itu tentunya. Dan beruntung saat itu tawaran untuk bergabung dengan tempat saat ini memang sudah ada.

Semoga kedepan nubie dapat lagi pekerjaan yang bisa semakin 'putih' tanpa (sekali lagi) harus menurunkan taraf hidup dan status sosial keluarga nubie.
Back to top
View user's profile Send private message
raydo12



Joined: 24 Oct 2005
Posts: 2585
Location: Jakarta

PostPosted: Sat, 10-10-2015 9:18 am    Post subject: Reply with quote

stuzi wrote:
Sekedar update info tentang pekerjaan sekarang, melanjutkan sharing nubie sebelumnya

Sudah 2 bulan ini nubie pindah pekerjaan, walau masih masuk dalam ranah dosa tetapi minimal agak mendingan sedikit (dari perspektif nubie)

2,5 bulan lalu nubie ditawarkan untuk mengelola sebuah usaha agak mirip advertising termasuk menyelenggarakan event, semacam event organizer juga, namun masih tetap kental dengan dunia hiburan malam, dan hari ini genap 2 bulan sudah nubie berada di tempat sekarang

Menyelenggarakan promosi di discotheque dan tempat hiburan malam dengan client perusahaan rokok, kondom dll, menyelenggarakan fashion show untuk sexy dresses dll, menyelenggarakan private party semacam bachelorette party/prom party night dan sejenisnya

Bagaimanapun juga tingkatan pelanggaran atas hal yang 'tabu' berkurang jauh dari tempat semula yang betul betul sarat dengan semua imaginasi liar manusia.

Nubie berargumen sengit dengan owner dan berakhir dengan mundur saat dipaksa untuk menyelenggarakan acara 'the most elegant incest couple of the year' versi forum itu tentunya. Dan beruntung saat itu tawaran untuk bergabung dengan tempat saat ini memang sudah ada.

Semoga kedepan nubie dapat lagi pekerjaan yang bisa semakin 'putih' tanpa (sekali lagi) harus menurunkan taraf hidup dan status sosial keluarga nubie.


Menyadari dan berusaha menghindari hal berdosa adalah permulaan yang baik.
Semoga Tuhan memberikan pekerjaan yang lebih baik lagi, tetaplah berdoa dan berusaha. Dia tidak tuli dan selalu mendengar jeritan kesulitan kita.

Paus Francis pernah bertobat dan keluar dari perkerjaannya di nite club.
_________________
ora pro nobis. Sancta Dei Genitrix


Last edited by raydo12 on Sat, 10-10-2015 9:19 am; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Next
Page 1 of 2

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17