FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Pilihan    

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Ruang Pengetahuan Dasar Iman Katolik
View previous topic :: View next topic  
Author Message
Aisoise



Joined: 17 Sep 2014
Posts: 4

PostPosted: Fri, 06-02-2015 11:03 pm    Post subject: Pilihan Reply with quote

Saya mohon saran dari saudara/i sekalian.
Nah yang mau saya ceritakan mengenai pergulatan hati saya.
Saya adalah seorang pemuda yang saat ini berusia 21 dan sekarang sedang menempuh perkuliahan (semester akhir).
Ketika saya masuk perkuliahan tahun 2011 (di semester 1) saya jatuh hati sama seorang wanita namun saya tidak pernah mengatakannya langsung mengenai perasaan saya kepada si wanita tersebut. Karna saya sedikit pesimis dan dia merupakan orang berada dan dibandingkan saya yang berasal dari kampung sangat berbeda. Dan sangat tidak mungkin bisa utk memilikinya.
Dibalik rasa pesimis saya, saya selalu berharap dapat melihat (berjumpa) dia karna maklum ini baru pertama kali saya jatuh hati sama seorang wanita. Tapi saya tidak pernah tahu alamat si wanita tersebut yang saya tahu hanya fakultas dan tentunya dia katolik.

Karna rasa keinginan saya ingin melihat si wanita tersebut,suatu malam (Sabtu) saya berdoa kepada Bunda Maria (sebenarnya saya tidak biasa berdoa kepada Bunda Maria bahkan ke gereja pun saya sangat jarang) supaya saya diperkenan untuk bisa jumpa sama si wanita walau hanya bisa memandangi wajahnya saya rasa sudah cukup hehe.. Tapi tidak tahu kenapa besoknya saya ingin sekali misa, dan saya pun misa esok hari. dan tanpa di duga saya bertemu wanita itu (dan saya baru tau kalau dia juga berada di gereja yang sama), saya hanya melihatnya tanpa menyapa.
Namun yang terpikir oleh saya sejak pertemuan itu ialah benarkah pertemuan saya ini karna pertolongan Bunda Maria atau kebetulan saja?
Karna jadwal misa di gereja tersebut ada 3 kali, dan sebenarnya dia bisa saja misa diantara jadwal lainnya.
Dan setelah tiga minggu kemudian saya mengulangi hal yang sama, saya berdoa dan memohon hal yg sama pada hari yang sama juga (Sabtu malam) dan lagi besoknya saya bertemu kembali. dan pertanyaan itu pun muncul kembali, benarkah pertemuan saya ini karna pertolongan Bunda Maria atau kebetulan saja?
Saya melakukan hal itu sampai empat kali dan semuanya terkabul.

Sejak kejadian itu, saya mulai rajin gereja dan pertama2 memang hanya supaya bisa melihat si wanita tadi. Dan sembari saya mulai rajin gereja, saya mulai belajar dan membaca buku2 katolik karna saya sangat penasaran dengan apa yang terjadi sebelumnya mengenai permohonan.

Nah, setelah saya banyak membaca dan belajar mengenai kekatolikan hati saya semakin terbuka ( yang dulunya saya tidak pernah gereja dan bahkan saya berpikir seperti pikiran seorang ateis) dan saya banyak belajar mengenai liturgi, doa-doa dan saya mulai aktif di OMK dan KMK di kampus karna saya ingin belajar lebih banyak lagi. Semakin hari iman saya semakin bertumbuh dan penghayatan saya akan misa sangat mendalam dan hati saya merasa nyaman, damai ketika misa dan setelahnya. Seiring iman saya yang mulai bertumbuh perlahan saya mulai melupakan wanita tadi, dan jika saya memang mengikuti misa itu benar karena kerinduan hati saya bukan lagi supaya dapat melihat wanita tadi.

Setelah lebih dari 8 bulan saya mempelajari dan memperdalam iman saya, tanpa saya sadari timbul keinginan hati saya untuk menjadi seorang imam. Perlahan saya mulai iri melihat mereka, iri ketika mereka mengenakan jubah, iri ketika mereka dapat melakukan konsekrasi, iri ketika kehidupan mereka hanya fokus utk melayani dan utk Tuhan. Saya mulai banyak membaca kisah-kisah para santo dan santa dan itu benar-benar membuat saya semakin iri kepada mereka, karna pejuangan dan pengabdian mereka kepada Tuhan. Saya sangat mengagumi santo Fransiskus dari Asisi dan Santa Katarina dari Siena.

Seiring berjalannya waktu saya tetap melanjutkan kuliah saya dan keinginan saya itu tidak pernah saya ungkapkan sama teman-teman dan keluarga saya. Saya hanya merceritakan dan mendiskusikannya kepada pastor dan sebenarnya pastor itu sangat mendukung. Namun semakin hari keinginan itu semakin tidak terbendung dan perlahan saya mulai menceritakannya kepada ibu saya, dan ternyata ibu saya tidak setuju. Dan itu tidak menghentikan niat saya, dan saya mencobanya beberapa kali, memberi penjelasan tapi tetap saja tidak disetujui. Saya sbenarnya berniat masuk seminari setelah saya tamat kuliah. Dan hingga sampai bulan desember kemarin, ketika semua keluarga kumpul, saya menceritakan keinginan saya kepada mereka dan saya sangat kecewa karna tak satu pun diantara abang/kakak, adik dan kedua orang tua saya yang setuju, semuanya menolak. Dengan alasan karna sudah terlanjur kuliah dan uang kuliah itu sayang dan mereka juga takut karna nantinya saya tidak akan memiliki waktu lebih banyak lagi untuk keluarga. Padahal sebenarnya dari 6 kami anak, 4 orang kami Laki2 dan 2 cewek. Dan semenjak dari situ Saya mulai kehilangan semangat saya, mulai frustasi, saya mulai bingung apa yang akan saya lakukan. memenuhi keinginan saya atau menjalankan keinginan keluarga saya?

Mohon bantu saudara/i..
_________________
Omnia Tempus Habent
Back to top
View user's profile Send private message
maruko_lien
Penghuni Ekaristi


Joined: 21 Sep 2005
Posts: 1389
Location: somewhere over the rainbow

PostPosted: Sun, 03-05-2015 10:03 am    Post subject: Reply with quote

Haloo..apa kabar? maaf baru merespon sekarang..

Kalau menurut saya, kamu belum benar-benar mantap menentukan pilihan hidup..kalau istilah gaulnya, kamu masih "galau".

orang yang belum mantap menentukan pilihan akan setengah2 menjalani keputusannya. Mungkin keberatan keluarga juga didasarkan pada mereka melihat kamu sendiri belum benar2 jelas dan mantap..jadi menurut saya, lebih baik sekarang kamu jalani apa yang sudah dijalani dulu saja sambil merenungkan apakah ini benar2 pilihan hidup yang tepat.

Jika sekarang masih kuliah, selesaikan sekolah..lalu bekerjalah..tetap bergaul..nanti lama2 pilihan hidupnya akan jelas dan kalau ada panggilan/terpanggil pun akan jelas.

Salam.
_________________
Salam dan doa
Pendatang Baru Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Ruang Pengetahuan Dasar Iman Katolik All times are GMT + 6 Hours
Page 1 of 1

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17