FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Apakah ada tempat utk umat awam yg ingin jadi pertapa    
Goto page: Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera
View previous topic :: View next topic  
Author Message
ardie_b



Joined: 04 Jul 2010
Posts: 195
Location: Jakarta

PostPosted: Wed, 24-04-2013 3:32 am    Post subject: Apakah ada tempat utk umat awam yg ingin jadi pertapa Reply with quote

Saya ingin menanyakan di forum ini adakah informasi untuk menerima seorang awam yg ingin menjadi pertapa. Soalnya saya pernah live-in di sebuah ordo tidak menerima yang sudah berkeluarga. Saya merasa harus menjadi pertapa karena panggilanNya, saya harus menjinakkan tubuh ini dengan perbanyak doa, karena Iblis sudah benar-benar membuat saya jengkel dan terus-menerus menebar jerat / perangkap dosa di diri sy sehingga saya jatuh terus di dosa yang sama. Mohon informasinya... I will appreciate it.

GBU
Back to top
View user's profile Send private message
shmily
Penghuni Ekaristi


Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3786
Location: Ekaristi.org

PostPosted: Wed, 24-04-2013 9:18 am    Post subject: Re: Apakah ada tempat utk umat awam yg ingin jadi pertapa Reply with quote

ardie_b wrote:
Saya ingin menanyakan di forum ini adakah informasi untuk menerima seorang awam yg ingin menjadi pertapa. Soalnya saya pernah live-in di sebuah ordo tidak menerima yang sudah berkeluarga. Saya merasa harus menjadi pertapa karena panggilanNya, saya harus menjinakkan tubuh ini dengan perbanyak doa, karena Iblis sudah benar-benar membuat saya jengkel dan terus-menerus menebar jerat / perangkap dosa di diri sy sehingga saya jatuh terus di dosa yang sama. Mohon informasinya... I will appreciate it.

GBU


Apakah keluarga anda sudah tahu mengenai niat anda ini ? Jika belum mereka harus tahu, mengabaikan keluarga juga adalah sebuah dosa, karena melukai kasih.

Jika Iblis membuat anda jengkel, mengapa masih terus terperangkap dalam jebakannya ?

apakah menjadi pertapa adalah tujuan akhir hidup anda ? atau hanya jalan keluar sementara ?

jika anda mudah tergoda Iblis, sudahkah anda sadari bahwa Iblis pun bisa menggoda anda saat anda melakukan tapa anda sekalipun ?

Apakah anda sadari, justru jalan keluar terbaik adalah menghadapi Iblis di tempat di mana ia paling menikmati, yaitu dalam dosa anda ?

Anda bisa datang ke pertapaan Rawaseneng, Temanggung.. namun mereka tidak menerima seorang "pelarian" yang meninggalkan tanggung jawab-nya.

Di tempat itu anda bisa berdoa, dan meminta bimbingan para romo pertapa di sana untuk melawan godaan Iblis yang anda "nikmati" saat ini.
Tetapi perang sesungguhnya terhadap Iblis bukan di tempat itu, melainkan dalam hidup keseharian anda saat ini.
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.
Back to top
View user's profile Send private message
ardie_b



Joined: 04 Jul 2010
Posts: 195
Location: Jakarta

PostPosted: Wed, 24-04-2013 12:24 pm    Post subject: Reply with quote

Terima kasih atas pencerahannya shmily. Mmg sy hampir putus asa menghadapi kuasa gelap yg sering menggiring sy utk menyangkal kristus, hal itu sy hadapi setiap sy sehabis mengaku dosa dan dorongan itu bekerjanya seperti sebuah gendam / mengambil alih pusat kesadaran pikiran saya shg saya melakukan dosa menghujat roh kudus berulang kali di dalam pikiran, dorongan itu berlangsung di pikiran sadar saya yang membuat pikiran saya seperti ling lung dan pusing utk melawan dan mencoba bertahan. Mgkn sy ingin jadi pertapa terinspirasi dari kisah hidup orang-orang kudus yang menyangkal dirinya utk hidup bertapa. Sehingga sy kurang memperhatikan tanggung jawab utama saya sbg orang tua. Mohon petunjuknya bagaimana bertahan di dalam melawan segala kuasa gelap tsb agar tidak berbuat dosa perkataan dalam pikiran.
Back to top
View user's profile Send private message
shmily
Penghuni Ekaristi


Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3786
Location: Ekaristi.org

PostPosted: Thu, 25-04-2013 7:43 am    Post subject: Reply with quote

ardie_b wrote:
Terima kasih atas pencerahannya shmily. Mmg sy hampir putus asa menghadapi kuasa gelap yg sering menggiring sy utk menyangkal kristus, hal itu sy hadapi setiap sy sehabis mengaku dosa dan dorongan itu bekerjanya seperti sebuah gendam / mengambil alih pusat kesadaran pikiran saya shg saya melakukan dosa menghujat roh kudus berulang kali di dalam pikiran, dorongan itu berlangsung di pikiran sadar saya yang membuat pikiran saya seperti ling lung dan pusing utk melawan dan mencoba bertahan. Mgkn sy ingin jadi pertapa terinspirasi dari kisah hidup orang-orang kudus yang menyangkal dirinya utk hidup bertapa. Sehingga sy kurang memperhatikan tanggung jawab utama saya sbg orang tua. Mohon petunjuknya bagaimana bertahan di dalam melawan segala kuasa gelap tsb agar tidak berbuat dosa perkataan dalam pikiran.


saya pikir kamu bukan butuh tempat untuk bertapa brata.. melainkan seorang psikolog profesional.

anyway saya kutip dari Modern CAtholic Dictionary, Fr. John Hardon mengenai GRAVE SIN

Quote:

The matter may be serious either in itself (as blasphemy) or because of the circumstances (as striking one's father or mother) or on account of its purpose (as telling a lie in order to destroy a person's character). Sufficient knowledge of the serious nature of a sinful action is present if one is clearly conscious that the act is mortally sinful, say because the Scriptures or the Church identify certain acts as seriously offensive to God. It is enough that one knows that what one intends to do may be a mortal sin, but does it anyhow. Indifference to the laws of God is equivalent to disobeying them.

Full consent is present when one freely wills to commit an action although one clearly knows it is gravely sinful. No sin is committed if one does not will the deed, no matter how clear one's knowledge may be. After all, the essence of sin is in the free will. Thus, too, a person does not sin who, with the best of will, cannot dispel obscene or blasphemous thoughts and desires, even though he or she well knows they are gravely sinful. The resolution to perform an action is not the same as the pleasure or satisfaction experienced in the emotions, nor the same as a compulsive idea, "I like the sin." One sign of partial knowledge or not full consent would be the fact that a person does not complete an action when this can easily be done, or is so minded that the person would rather die than commit a grave sin.


Perhatikan bagian yang saya highlight, namun perhatikan juga yang saya garis bawahi di bagian tersebut.

dan saya menemukan artikel yang bagus untuk dibaca berjudul Is It a Sin to Have Bad Thoughts? dari Father John Bartunek

jika ada waktu saya akant terjemahkan (atau mungkin ada teman-teman di sini yang bisa membantu ?)

namun bisa saya summary-kan sebagai berikut :

Pikiran buruk bisa muncul dari 2 sumber,

1. yang pertama, dari alam bawah sadar. Hal ini bisa terjadi misal karena perbuatan dosa kita di masa lalu, dan ketika kita sedang mengalami pertobatan, dari waktu ke waktu pikiran untuk berbuat dosa tersebut muncul kembali menggoda kita. Menurut romo Yohanes Pikiran ini tidak ditanam langsung oleh Iblis. Dan bila kita mengabaikannya, menolaknya, maka frekuensi muncul pikiran tersebut akan berkurang.
2. Sumber kedua, adalah dari kelalaian kita sendiri. Kehidupan sehari-hari kita dikelilingi dengan orang-orang yang anti Kristus, tidak percaya kepada ajaran Kristus atau pekerjaan atau segala hal yang men-entertain keseharian kita yang menggoda, kehidupan kaum sekular termasuk lagu atau film atau bacaan, kehidupan malam, pergi ke klub, minum minuman beralkohol, teman-teman yang senang pergaulan bebas. Jika kita mengijinkan hal-hal yang menggoda ini merasuki pikiran kita, maka godaan ini akan merasuk ke dalam pikiran kita untuk merusak hubungan kita dengan Kristus.

Romo Yohanes menyarankan :
1. menjaga diri kita, sebisa mungkin untuk tidak terlibat dalam kehidupan atau gaya hidup yang kita tahu dapat menggoda kita berbuat dosa. Jika kita masuk ke dalamnya, dan muncul pikiran itu, kita harus meminta sakramen tobat, karena walaupun Iblis tidak secara langsung menanamkan pikiran itu ke dalam diri kita, tetapi kita turut bertanggungjawab terhadap pikiran itu.

2. Pertahanan rohani, kita tahu bahwa memikirkan hal tersebut dapat menjebak kita ke dalam dosa, kita bisa mengabaikannya saja atau bila pikiran itu sangat kuat menyerang dan sulit diabaikan, lakukan aktivitas2 rohani, berdoa atau devosi secara vokal atau bahkan bernyanyi lagu rohani hingga pikiran2 itu hilang. Jika ini pun gagal, mintalah sakramen tobat atas kelalaian kita ini, Allah akan memberikan kita kekuatan untuk lebih berani.

3. Jika kita tahu bahwa kondisi2 tertentu (penggunaan media tertentu, kelelahan fisik, tekanan) cenderung meningkatkan intensitas frekuensi, atau kekuatan menggoda dari pikiran2 jahat, kita memiliki tanggung jawab untuk melakukan suatu usaha yang pantas untuk menghindari kondisi2 tersebut. Jika usaha-usaha ini telah dilakukan secara aktif, diimbangi dengan kehendak untuk hidup dan memiliki pikiran secara murni, namun pikiran-pikiran jahat itu tetap muncul, maka ini seperti "cuaca buruk rohani", patuh pada kehendak Allah dan berdoa, dan tahanlah "badai" tersebut.

Semoga membantu...
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.
Back to top
View user's profile Send private message
ardie_b



Joined: 04 Jul 2010
Posts: 195
Location: Jakarta

PostPosted: Tue, 07-05-2013 12:02 pm    Post subject: Reply with quote

Terima kasih atas sarannya dan pencerahannya.

Selama ini saya tiap saat berdoa bapa kami, salam maria, dan doa yesus. Doa Yesus saya lakukan pada saat yang paling parah, pada saat saya merasa sudah hampir tidak dapat mengontrol mulut batin saya sendiri, karena suatu dorongan yang menyesakkan dan ingin mengendalikan akal sehat saya.

Dan kondisi ini saya alami naik-turun, disaat saya sedang fit rohani spt sehabis dari gereja selalu sy berjaga-jaga dengan bapa kami & salam maria. Saat mengendarai kendaraan atau bekerja didepan komputer fokus jadi terbagi dengan konsentrasi nyetir / berpikir disinilah sering muncul gangguan2 tersebut dan hanya dapat saya cegah dengan doa Yesus.

Apakah saya saat ini sedang berada dalam cobaan ? karena seperti didalam doa bapa kami seperti sebuah urutan proses, kita datang kpd Tuhan saat ada masalah dengan sesama kita yang membawa kita utk mengampuni sesama kita, setelah itu kita mengalami penderitaan rohani yaitu kesesakan, dan memohon untuk dibebaskan dari segala yang jahat. Apakah ini jalan yang harus ditempuh ?

Doa apakah yang lebih tepat untuk bertahan di masa kesesakan ini ? atau mengurangi gangguan kesesakan, yang pasti untuk berdoa rosario justru saya seperti tambah diserang habis-habisan. Mulut fisik dan mulut batin saya bisa berbeda, meskipun saya mengucap doa dengan lantang. Apakah saya harus ikut eksorsisme ?
Back to top
View user's profile Send private message
mbedut



Joined: 02 Aug 2006
Posts: 1111
Location: Jakarta

PostPosted: Thu, 09-05-2013 12:48 am    Post subject: Reply with quote

ardie_b wrote:
Terima kasih atas sarannya dan pencerahannya.

Selama ini saya tiap saat berdoa bapa kami, salam maria, dan doa yesus. Doa Yesus saya lakukan pada saat yang paling parah, pada saat saya merasa sudah hampir tidak dapat mengontrol mulut batin saya sendiri, karena suatu dorongan yang menyesakkan dan ingin mengendalikan akal sehat saya.

Dan kondisi ini saya alami naik-turun, disaat saya sedang fit rohani spt sehabis dari gereja selalu sy berjaga-jaga dengan bapa kami & salam maria. Saat mengendarai kendaraan atau bekerja didepan komputer fokus jadi terbagi dengan konsentrasi nyetir / berpikir disinilah sering muncul gangguan2 tersebut dan hanya dapat saya cegah dengan doa Yesus.

Apakah saya saat ini sedang berada dalam cobaan ? karena seperti didalam doa bapa kami seperti sebuah urutan proses, kita datang kpd Tuhan saat ada masalah dengan sesama kita yang membawa kita utk mengampuni sesama kita, setelah itu kita mengalami penderitaan rohani yaitu kesesakan, dan memohon untuk dibebaskan dari segala yang jahat. Apakah ini jalan yang harus ditempuh ?

Doa apakah yang lebih tepat untuk bertahan di masa kesesakan ini ? atau mengurangi gangguan kesesakan, yang pasti untuk berdoa rosario justru saya seperti tambah diserang habis-habisan. Mulut fisik dan mulut batin saya bisa berbeda, meskipun saya mengucap doa dengan lantang. Apakah saya harus ikut eksorsisme ?


harusnya anda sudah bisa melewati ini semua, karena tidak ada doa yg lebih Agung dan Indah dari doa BAPA KAMI.

lalu kenapa masih saja belum berhasil?
sekedar saran saja, cobalah berdoa Bapa Kami dengan penuh kerendahan hati dan penyesalan. serta sungguh2x dihayati (tidak hanya sekedar di bibir ucapan saja). syukur2x dibantu dengan puasa

kalau anda percaya itu dampaknya Luar Biasa bagi kehidupan anda.

Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Matius  21:22Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya."


Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Yohanes  14:13dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

_________________

Sebab itu, berdirilah teguh & berpeganglah pd ajaran-ajaran yg km terima dr ajaran2x yg km terima dr kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.(2Tes 2:15)
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
phoenix12



Joined: 23 Jan 2013
Posts: 74

PostPosted: Tue, 14-05-2013 1:11 pm    Post subject: Reply with quote

ardie_b wrote:
Terima kasih atas sarannya dan pencerahannya.

Selama ini saya tiap saat berdoa bapa kami, salam maria, dan doa yesus. Doa Yesus saya lakukan pada saat yang paling parah, pada saat saya merasa sudah hampir tidak dapat mengontrol mulut batin saya sendiri, karena suatu dorongan yang menyesakkan dan ingin mengendalikan akal sehat saya.

Dan kondisi ini saya alami naik-turun, disaat saya sedang fit rohani spt sehabis dari gereja selalu sy berjaga-jaga dengan bapa kami & salam maria. Saat mengendarai kendaraan atau bekerja didepan komputer fokus jadi terbagi dengan konsentrasi nyetir / berpikir disinilah sering muncul gangguan2 tersebut dan hanya dapat saya cegah dengan doa Yesus.

Apakah saya saat ini sedang berada dalam cobaan ? karena seperti didalam doa bapa kami seperti sebuah urutan proses, kita datang kpd Tuhan saat ada masalah dengan sesama kita yang membawa kita utk mengampuni sesama kita, setelah itu kita mengalami penderitaan rohani yaitu kesesakan, dan memohon untuk dibebaskan dari segala yang jahat. Apakah ini jalan yang harus ditempuh ?

Doa apakah yang lebih tepat untuk bertahan di masa kesesakan ini ? atau mengurangi gangguan kesesakan, yang pasti untuk berdoa rosario justru saya seperti tambah diserang habis-habisan. Mulut fisik dan mulut batin saya bisa berbeda, meskipun saya mengucap doa dengan lantang. Apakah saya harus ikut eksorsisme ?

halo bung ardie, apakah pak ardie sering depresi atau pernah memiliki trauma/luka batin di masa lalu?
Back to top
View user's profile Send private message
ardie_b



Joined: 04 Jul 2010
Posts: 195
Location: Jakarta

PostPosted: Mon, 27-05-2013 9:57 pm    Post subject: Reply with quote

@phoenix12 : hampir 20 thn yg lalu sy pernah terkena guna2, pd saat itu disembuhkan oleh paranormal dari agama lain dan keluar paku sebanyak 14, 1 paku besar dililit tali pocong dan 13 paku kecil. Dari yg menyembuhkan itu dilihat yg mengirim guna2 tsb dari teman sekantor ayah saya, Mmg pikiran saya kacau sejak kejadian itu, sejak saat itu sy mendengar suara2 yg bikin merinding tp saya tdk tahu apa yg telah menempel pd tubuh saya, jd sy biarkan. Sejak tahun 2005 sy pindah bekerja di jkt dan sering berkunjung ke pelayanan hky di tanjung priok dan disana sy dilihat mmg ada sesuatu yg sdh menempel pd diri saya sdh lama.
Sejak di usir keluar mmg sempat plong, kmdn pd thn 2007 krn stress di pekerjaan kondisi sy memburuk lg.
Back to top
View user's profile Send private message
phoenix12



Joined: 23 Jan 2013
Posts: 74

PostPosted: Sun, 28-07-2013 4:04 pm    Post subject: Reply with quote

http://en.wikipedia.org/wiki/Intrusive_ ..eligious_thoughts
http://en.wikipedia.org/wiki/Scrupulosity

coba dibaca2 dan direnungkan, siapa tau kamu memiliki disorder (OCD) seperti di lampiran itu. Jika perlu, konsul ke psikolog/psikiater yang Katolik (cari di RS Katolik).

semoga membantu
====================================

oh ya aku ada pertanyaan mungkin shmily/modie/netter lain bisa bantu jawab.
Jika kasus penderita OCD "rohani" seperti artikel itu apakah dia diglongkan berdosa ? jika ya, apalah mereka harus mengakukan dosa"pikirannya" sesering mungkin?
krn aku lihatnya kasian, bisa2 mereka gak akan pernah layak menerima Komuni krn pikirannya selalu "kambuh" setiap saat, bahkan setelah keluar dari ruang pengakuan dosa.


Last edited by phoenix12 on Sun, 28-07-2013 4:09 pm; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
Johnward68



Joined: 04 Oct 2009
Posts: 112

PostPosted: Wed, 07-08-2013 4:39 pm    Post subject: Reply with quote

ardie_b wrote:
@phoenix12 : hampir 20 thn yg lalu sy pernah terkena guna2, pd saat itu disembuhkan oleh paranormal dari agama lain dan keluar paku sebanyak 14, 1 paku besar dililit tali pocong dan 13 paku kecil. Dari yg menyembuhkan itu dilihat yg mengirim guna2 tsb dari teman sekantor ayah saya, Mmg pikiran saya kacau sejak kejadian itu, sejak saat itu sy mendengar suara2 yg bikin merinding tp saya tdk tahu apa yg telah menempel pd tubuh saya, jd sy biarkan. Sejak tahun 2005 sy pindah bekerja di jkt dan sering berkunjung ke pelayanan hky di tanjung priok dan disana sy dilihat mmg ada sesuatu yg sdh menempel pd diri saya sdh lama.
Sejak di usir keluar mmg sempat plong, kmdn pd thn 2007 krn stress di pekerjaan kondisi sy memburuk lg.


Akibat dari kuasa gelap dan ilmu hitam itu jika korban tidak meninggal, ya hidup korban dibuat kacau dan menderita dalam jangka panjang.
Anda sudah benar mau menjadi pertapa karena hanya tekun berdoa berjam-jam lamanya secara perlahan tapi pasti kuasa gelap akan menyingkir dari tubuh dan hidup anda.

Maaf bukan mau menyombongkan diri, saat ini saya sedang membantu sebuah keluarga yang telah 11 tahun lebih diserang kuasa gelap oleh selingkuhan ayah (bpk X) keluarga ini. Sungguh kasihan istri dan anak-anaknya. Sang istri (ibu Y) sering masuk rumah sakit. Si sulung (Putri) baru lulus wisuda di sebuah universitas setelah 5 kali mengulang. Mungkin dosen penguji karena kasihan akhirnya meluluskan. Si bungsu (putra) setelah lulus sarjana, nganggur total lebih dari 5 tahun. Baru dapat pekerjaan setelah ikut novena besar antonius. Saat ini sedang masa probation, diganggu terus karena sering pusing dan tubuh terbakar rasanya sehingga sang ibu putus asa karena takut anaknya dikeluarkan.
Keluarga ini sudah kemana-mana. Hebatnya, mereka tidak mau ke dukun atau yang berbeda agama. Hampir semua Romo yang sudah terkenal dengan karunia pengusiran setan sudah pernah didatangi dan juga hampir semua komunitas atau kelompok doa yang mempunyai pelayanan pembebasan kuasaa gelap pernah didatangi, tapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Memang saat didoakan baik oleh romo atau komunitas/PD mereka merasa lebih baik tapi besoknya mereka akan lebih menderita karena serangan datang lagi.

Dalam suatu pertemuan yang tidak direncanakan, saya datang kepada ibu ini, dan saya bilang kepadanya saya mau bantu ibu sukarela tapi saya tidak punya karunia seperti romo/komunitas/PD yg pernah ibu datangi itu. Saya hanya akan menemani ibu berdoa, asal ibu kuat berdoa berjam-jam. Awalnya, dia ragu-ragu tapi setelah saya kasih jaminan, kalau dalam 9 hari ibu turuti saya, ibu tidak mendapat perubahan, saya sendiri yang langsung mendatangi para pelakunya.
Akhirnya ibu itu mau dan mengikuti petunjuk saya (saya berikan strategi menundukkan kuasa gelap). Dan...Puji Tuhan...setelah 3 hari dia mengaku segar, tidak seperti dulu selalu ngantuk, badan kaku, dan kepala pusing.
Sekarang hampir 2 bulan, ibu itu disiplin berdoa dan mengikuti petunjuk saya. Puji Tuhan, ibu itu sehat-sehat saja sekarang. Hubungan dengan si sulung (Putri) membaik, selama ini mereka berdua, tidak pernah bicara satu sama lain. Si bungsu, walau masih tidak mau ke gereja, namun saat ini sudah ikut novena besar St. Antonius yang mulai 23 Juli 2013 lalu setiap selasa. Rasa pusing dan tubuh terbakar sudah jauh berkurang. Terakhir sibungsu bermimpi ada 3 Ular besar yang diam saja tertidur dan di sampingnya ada seorang wanita dengan luka sekujur tubuh dan wajahnya hancur (mungkin, selingkuhan ayahnya). Saya sendiri setelah beberapa hari mendoakan ibu ini, mendapat firasat kalau pelakunya sudah terluka parah.


ardie_b wrote:
Saya ingin menanyakan di forum ini adakah informasi untuk menerima seorang awam yg ingin menjadi pertapa. Soalnya saya pernah live-in di sebuah ordo tidak menerima yang sudah berkeluarga. Saya merasa harus menjadi pertapa karena panggilanNya, saya harus menjinakkan tubuh ini dengan perbanyak doa, karena Iblis sudah benar-benar membuat saya jengkel dan terus-menerus menebar jerat / perangkap dosa di diri sy sehingga saya jatuh terus di dosa yang sama. Mohon informasinya... I will appreciate it..


Kalau Ardi di Jakarta, akan saya temani anda berdoa berjam-jam. Tempat silakan pilih, tapi kalau boleh saya menyarankan, sekarang saya mengelola rumah kost, saya tawarkan kamar kost tersebut sebagai tempat berdoa karena saya tinggal di rumah kost. Lalu kita atur mau jam berapa saja kita berdoa bersama setiap hari serta meditasi. Kemudian, bisa setiap satu/dua bulan kita mengunjungi biara-biara dan menginap di sana beberapa hari untuk berdoa.
Kalau setuju, silakan PM saya dan tinggalkan no HP Ardi agar saya hubungi.
GBU.


Last edited by Johnward68 on Wed, 07-08-2013 4:47 pm; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Next
Page 1 of 3

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17