Select messages from #  through #      FAQ

cara pembatalan nikah
Goto page: Previous
 FULL PAGE

Akademi Kontra Indiferentisme -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera

#11    Author: Manfred    Post Posted: Wed, 14-04-2010 6:46 pm

Turut prihatin dengan kondisi rumah tangga anda, semoga anda tabah menghadapinya dan tak salah arah.

#12    Author: Necromancer  Location: Ladang Tuhan  Post Posted: Fri, 30-04-2010 12:11 pm

kaskusnya ivanpo hampir sama kasus nya ama nicole kidman dan tom cruise. tapi tetep konsultasi kan dengan romo paroki yah pak

Tuhan selalu beserta mu

#13    Author: mbedut  Location: Jakarta  Post Posted: Mon, 12-07-2010 12:33 am

hario wrote:
situasimu rumit memang tapi bukan berarti akhir dari segalanya ..jalan keluar pasti ada ...


iya rumit....
ya memang harus ke romo paroki terlebih dahulu, baru bisa di proses ke keuskupan,...

mungkin untuk prepare kedepannya, apakah anda masih ingat saksi pernikahan anda dan dimana mereka berada. (nantinya toh akan diperlukan) untuk penyelidikan "Pembatalan Pernikahan" dan masih banyak lagi syarat2x yang harus dipenuhi ....untuk "Pembatalan Pernikahan".
butuh waktu lama.......

seperti kata hario......jalan keluar pasti ada ...

#14  Re: cara pembatalan nikah  Author: ivanpo    Post Posted: Mon, 15-10-2012 7:38 am

ivanpo wrote:
aku ingin tanya , aku seorang laki2 yang telah diceraikan istri karena istriku haram dekat dengan aku, aku pertama kali nikah di kua dan setelah istri belajar agama katolik dan dibaptis , kita menikah kedua secara katolik dan menerima sakramen pernikahan , setelah berjalan 10 tahun perkawinan dan dikarunia 1 anak , dan dia (istri) sering main dengan teman2 sekolahnya dulu dan ternyata dia belajar dengan seorang guru , dan dia kembali ke islam dan menyatakan haram berdekatan dengan saya dia mengajukan saya 2 pilihan masuk islam atau cerai , tapi aku gak mau dua2nya , dan dia meninggalkan aku dan anak dirumah dia pergi ke orang tuanya dan mengajukan cerai dan disahkan oleh pengadilan agama tahun 2009, ia sudah berpacaran dengan orang lain dan baru hari ini aku kenalan seorang wanita katolik dan dia suka dengan saya , tapi dia minta perkawinan digereja sedangkan aku sudah pernah kawin secara katolik apakah bisa kalau aku mengajukan pembatalan nikah dan nikah secara katolik, atau aku harus keluar dari katolik sedangkan aku mau iman ku katolik dan tidak mau meninggalkan iman ku ini , terima kasih sebelumnya kiranya apa yang harus aku lakukan?


salam sajahtera bagi semuanya
saya ingin melanjutkan kembali, dan sangat mohon apa harus saya lakukan dan coba, setalah 3 tahun lebih aku berusahan minta bantuan ke pastor dan baik ke klaten atau pun bertemu romo Purbo Tamtomo Pr. sampai saekarang saya belum mendapat kabar bagamana proses pembatalan pernikahan saya. sya sudah berusaha meminta bantuan romo di tempat tinggal saya di paroki santa Klara tapi romo di sana tidak dapat membantu dan menyarankan itu resiko anda pernikahan secara katolik , jd dia tdk dapat memberi bantuan . Dan saya berusaha ke Klaten tempat saya menikah, dari sana saya mendapat surat rekomendasi utk mengurus ke jakarta dan ke temu dengan Romo Purbo Tamtomo di katedral jakarta. dan saya cuti pagi2 saya menjegat di Katedral utk bertemu romo , puji syukur akhirnya dapat bertemu walaupun hanya 10 menit dan saya memberi berkas2 dan surat dari romo di klaten setelah membaca surat ,Romo Purbo akan memberi dan mempelajari berkas saya dan krn dia mau mengajar maka dia tidak dapat menjawab sekarang, hingga sekarang sudah hampir 1 tahun saya belum mendapat kabar, dan saya berusah telp atau sms , dan kapan saya bisa bertemu, krn saya juga harus bekerja tidak bisa cuti mendadak dikantor saya, saya hanya berharap dan bertanya bagamana proses dan dimana saya harus mengurus mengenai masalah ini, sedangkan istri saya juga sudah menikah lagi, apakah saya harus mengakui bahwa dia tetap istri saya secara katolik sedangkan secara sipil kami sudah sah bercerai , terimakasih atas bantuannya , salam Damai

#15    Author: Anggraeni  Location: Tanah airku tidak kulupakan  Post Posted: Sat, 20-10-2012 10:59 am

Sdr. Ivanpo,

Saya sungguh turut prihatin dengan salib keluarga anda.

Kalau memang Pastor Parokimu sudah dihubungi dan itu jawabannya...

Jangan lagi gantungkan hidupmu pada usaha-usaha untuk pembatalan pernikahan dan menikah lagi.

Apa yang dilakukan Pastor di Santa Klara dengan tidak membantu pengurusan annulment adalah untuk kebaikanmu.

Walau secara sipil sudah cerai, tetap saja secara katolik ya, orang yang pernah anda nikahi secara katolik masih tetap istri anda.

Sekarang, walau jalan yang satu sudah tertutup jangan kita menghabiskan hidup secara sia-sia untuk menembusnya, padahal masih banyak hal lain dalam kehidupan yang bisa dilakukan.

Hembusan godaan iman saat ini adalah: "kalau bisa membatalkan pernikahan kamu akan bahagia".

Padahal

    Bisa jadi membatalkan pernikahan lalu bahagia di bumi.

    Membatalkan pernikahan lalu tidak bahagia.

    Bisa jadi upaya membatalkan pernikahan malah dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, yang katanya tau ini itu, jalur ini itu, ataupun ajakan pindah keyakinan.. dll.

    Bisa tidak membatalkan pernikahan tetapi tetap bahagia..




Saya beri ilustrasi jalan tiba-tiba tertutup saat ada suatu keluarga yang mau bepergian, keluarga itu mungkin sebenarnya bisa piknik disitu, memutar, belok, mungkin malah ada tempat indah disekitarnya, danau, atau pemandangan yang mereka tidak tahu karena terlalu sibuk dan cape setengah mati dalam upaya menggeser pohon itu.. mungkin juga keburu sore.. waktunya pulang.

Hidupmu hanya sekali, juga hidup anakmu...
waktunya pun kita tidak tahu kapan hidup akan berakhir.

Persatukan dirimu sedalamnya dalam perayaaan Ekaristi di Gereja.
Gereja membutuhkan karyamu.
Masyarakat sekitar butuh kontribusi juga.

Semoga Tuhan menguatkan hatimu dan imanmu.
Doa kami menyertai.




#16    Author: shmily  Location: Ekaristi.org  Post Posted: Wed, 24-10-2012 7:09 am

usul saya, tetap berusaha mengatur janji untuk menemui Romo Purbo, bila perlu saya cuti 1 minggu dan setiap hari saya datang ke sana.. tetapi saya juga menyarankan supaya anda lebih fokus kepada rencana masa depan anak anda sebagai single parent, dibandingkan dengan pembatalan perkawinan yang belum jelas hasilnya.

mungkin anda berpikir, bahwa keputusan pembatalan ini dan perkawinan ke-2 dengan wanita KAtolik yang mencintai adalah bagian dari rencana anda... jika "rencana" anda hanya tergantung kepada hal tsb. maka sesungguhnya anda tidak punya rencana.

Rencana yang dimaksud adalah worst case scenario.. yaitu bila permohonan anulasi anda ditolak. Ingatlah, fokus anda kepada kesejahteraan anak anda. Jika anda sulit memikirkan hal ini, cobalah berdiskusi dengan orang tua anda atau dengan saudara-saudara anda. Jika anda punya rencana tsb., jalankan mulai saat itu juga, sambil anda berusaha mendapatkan jawaban atas permohonan anda tsb. Tetapi bila jawaban tidak sesuai dengan harapan anda, setidaknya anda tidak mengabaikan tanggung jawab anda sebagai seorang ayah, sahabat dan kini seorang ibu bagi anak anda.

#17    Author: fozzil  Location: Kelapa Gading  Post Posted: Mon, 25-02-2013 8:06 pm

shmily wrote:
usul saya, tetap berusaha mengatur janji untuk menemui Romo Purbo, bila perlu saya cuti 1 minggu dan setiap hari saya datang ke sana.. tetapi saya juga menyarankan supaya anda lebih fokus kepada rencana masa depan anak anda sebagai single parent, dibandingkan dengan pembatalan perkawinan yang belum jelas hasilnya.

mungkin anda berpikir, bahwa keputusan pembatalan ini dan perkawinan ke-2 dengan wanita KAtolik yang mencintai adalah bagian dari rencana anda... jika "rencana" anda hanya tergantung kepada hal tsb. maka sesungguhnya anda tidak punya rencana.

Rencana yang dimaksud adalah worst case scenario.. yaitu bila permohonan anulasi anda ditolak. Ingatlah, fokus anda kepada kesejahteraan anak anda. Jika anda sulit memikirkan hal ini, cobalah berdiskusi dengan orang tua anda atau dengan saudara-saudara anda. Jika anda punya rencana tsb., jalankan mulai saat itu juga, sambil anda berusaha mendapatkan jawaban atas permohonan anda tsb. Tetapi bila jawaban tidak sesuai dengan harapan anda, setidaknya anda tidak mengabaikan tanggung jawab anda sebagai seorang ayah, sahabat dan kini seorang ibu bagi anak anda.


sedang jalan2 di kaskus
http://www.kaskus.co.id/thread/5124d52bdb92488035000005
lalu cari2 sumber katholik eh ketemu ini...
sungguh salut untuk shmily,
mau cuti 1 minggu buat bantuin sesamanya...

btw ini kasus dah kelar belum yak?

#18    Author: ajeng2374    Post Posted: Wed, 06-03-2013 10:49 pm

salam sejahtera, kalau boleh tau apa kira2 yang menjadikan lama proses anulasi? Jika memang suatu pernikahan katolik sudah benar2 tidak dapat dipersatukan dan lebih baik untuk berpisah apakah hukum katolik tidak bisa dengan mudahnya mengeluarkan anulment?

Bagaimana jika katakanlah si A yang fanatik katolik namun dia disakiti oleh suami sehingga terjadilah perceraian secara sipil dan pada akhirnya si A ingin menikah lagi secara katolik namun terhambat karena anulment belum terbit?
Apakah si A tidak bisa menikah lagi? Apakah gereja Katolik "rela" kehilangan umatnya hanya karena masalah administrasi?

Mohon pencerahannya.

#19    Author: Tony  Location: Disini, ngga kelihatan apa?  Post Posted: Wed, 06-03-2013 11:54 pm

Bukan gereja yg menyatakan tidak dapat menikah setelah cerai. Yesus yg menyatakan demikian. Tentu boleh cerai, yg dilarang adalah menikah lagi setelah cerai. Bila ingin menikah lagi maka harus ada anulisasi dan ini syaratnya tidak mudah. Baca ayatnya agar tidak menyalahkan sepertinya gereja Katolik yg membuat hukumnya karena gereja hanya menyampaikan ajaran Tuhan.

Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Matius  19:3Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: "Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?"
Matius  19:4Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?
Matius  19:5Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.
Matius  19:6Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."
Matius  19:7Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?"
Matius  19:8Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.
Matius  19:9Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."


Akademi Kontra Indiferentisme -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Previous
 FULL PAGE