FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Paus Francis : Hukuman Mati - Evolusi Ajaran Gereja (?)    

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka
View previous topic :: View next topic  
Author Message
TeSul



Joined: 27 Apr 2016
Posts: 227

PostPosted: Sat, 04-08-2018 9:07 am    Post subject: Paus Francis : Hukuman Mati - Evolusi Ajaran Gereja (?) Reply with quote

Paus-Fansiskus-mengubah-pendirian-gereja-katolik-tentang-hukuman-mati

Paus Francis lagi-lagi membuat pro dan kontra dikalangan umat. Sekali ini beliau tidak tanggung-tanggung merubah ajaran Gereja tentang hukuman mati. Bagi yang pro-life dan anti-aborsi, sepertinya mendapatkan dukungan dari Paus apalagi dengan dirubahnya Katekismus GK ttg hukuman mati.

Paus Francis sempat mengatakan bahwa hukuman mati bertentangan dengan Injil. Jadi selama ini pengajaran Gereja tidak sesuai dengan Injil ? Dan para Paus dan para Santo yang menyetujui hukuman mati, seperti St Thomas Aquinas, St Augustine, dan para Paus sebelumnya salah total ? Jika mereka salah, bagaimana dengan Paus Francis sendiri ? ada kemungkinan salah juga.

Menurut kepala kantor doktrin Vatikan mengatakan perkembangan doktrin Katolik tentang hukuman mati tidak bertentangan dengan ajaran sebelumnya, melainkan merupakan evolusi darinya. (tribunnews)

Sayangnya kata evolusi disini tidak dapat merubah kontradiksi yang terjadi, menjadi sesusatu yang tidak kontradiksi.
A good read --> Pope Francis and Capital Punishment

Orang Katolik yang berprofesi sebagai Hakim dan Jaksa sebaiknya ikutin saja apa kata Paus, jangan menuntut dan menjatuhkan hukuman mati. Toh tidak berdosa. Daripada menjatuhkan hukuman mati, kalo nanti ajaran Gereja ternyata memang bertentangan dengan Injil, wah celaka.

Sambil menunggu berita selanjutnya, marilah kita tekun berdoa.
Back to top
View user's profile Send private message
1ZNS



Joined: 23 Sep 2009
Posts: 85

PostPosted: Sat, 04-08-2018 10:02 pm    Post subject: Reply with quote

DOKTRIN:
Ajaran iman dan moral yang TIDAK INFALIBLE. MENGIKAT SEMUA UMAT KATOLIK YANG MENERIMANYA. Dapat berubah, diubah, dibuang, bahkan dinyatakan bidaat/sesat jika ditemukan bertentangan dengan deposit iman. Doktrin jarang ditetapkan menjadi dogma.
Back to top
View user's profile Send private message
TeSul



Joined: 27 Apr 2016
Posts: 227

PostPosted: Mon, 06-08-2018 9:30 am    Post subject: Reply with quote

1ZNS wrote:
DOKTRIN:
Ajaran iman dan moral yang TIDAK INFALIBLE. MENGIKAT SEMUA UMAT KATOLIK YANG MENERIMANYA. Dapat berubah, diubah, dibuang, bahkan dinyatakan bidaat/sesat jika ditemukan bertentangan dengan deposit iman. Doktrin jarang ditetapkan menjadi dogma.


Musa memerintahkan hukuman mati, Santo Paulus Rasul juga mengiyakan hukuman mati, bahkan Yesus sendiri mengatakan kepada Pilatus bahwa kekuasaan itu datang dari Tuhan.

Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Yohanes  19:10Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Tidakkah Engkau mau bicara dengan aku? Tidakkah Engkau tahu, bahwa aku berkuasa untuk membebaskan Engkau, dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?"
Yohanes  19:11Yesus menjawab: "Engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan kepadamu dari atas. Sebab itu: dia, yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya."


Yesus tidak berusaha untuk menghapuskan hukuman mati selama hidupnya. Dua penjahat yang dihukum mati dibiarkan saja oleh Yesus, yang satu menyesal mengatakan sudah sesuai dgn kejahatan yang mereka terima. Yang satunya protes menentang hukuman mati.

tidak infallible, berarti bisa salah bisa benar.
infallible berarti selalu benar.

Perintah Musa tidak infallible
Sabda Yesus tidak infalible, bisa salah bisa benar.

Begitukah ?

Saya bolak balik Kitab Suci, tidak ada sabda Yesus yang mengatakan "Hukuman mati tidak sesuai dengan Injil".
Darimana Paus mengatakan Death penalty is contrary to the Gospel ?
Back to top
View user's profile Send private message
1ZNS



Joined: 23 Sep 2009
Posts: 85

PostPosted: Mon, 06-08-2018 10:43 am    Post subject: Reply with quote

TeSul wrote:
1ZNS wrote:
DOKTRIN:
Ajaran iman dan moral yang TIDAK INFALIBLE. MENGIKAT SEMUA UMAT KATOLIK YANG MENERIMANYA. Dapat berubah, diubah, dibuang, bahkan dinyatakan bidaat/sesat jika ditemukan bertentangan dengan deposit iman. Doktrin jarang ditetapkan menjadi dogma.


Musa memerintahkan hukuman mati, Santo Paulus Rasul juga mengiyakan hukuman mati, bahkan Yesus sendiri mengatakan kepada Pilatus bahwa kekuasaan itu datang dari Tuhan.

Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Yohanes  19:10Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Tidakkah Engkau mau bicara dengan aku? Tidakkah Engkau tahu, bahwa aku berkuasa untuk membebaskan Engkau, dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?"
Yohanes  19:11Yesus menjawab: "Engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan kepadamu dari atas. Sebab itu: dia, yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya."


Yesus tidak berusaha untuk menghapuskan hukuman mati selama hidupnya. Dua penjahat yang dihukum mati dibiarkan saja oleh Yesus, yang satu menyesal mengatakan sudah sesuai dgn kejahatan yang mereka terima. Yang satunya protes menentang hukuman mati.

tidak infallible, berarti bisa salah bisa benar.
infallible berarti selalu benar.

Perintah Musa tidak infallible
Sabda Yesus tidak infalible, bisa salah bisa benar.

Begitukah ?

Saya bolak balik Kitab Suci, tidak ada sabda Yesus yang mengatakan "Hukuman mati tidak sesuai dengan Injil".
Darimana Paus mengatakan Death penalty is contrary to the Gospel ?


Ajaran baru, yang tercantum dalam Katekismus No. 2267, mengatakan bahwa kebijakan sebelumnya sudah ketinggalan zaman, bahwa ada cara lain untuk melindungi kebaikan bersama, dan bahwa gereja seharusnya berkomitmen untuk bekerja untuk mengakhiri hukuman mati.

Jika memang diperlukan inkuisisi seperti yg pernah terjadi di Spanyol pun tidak masalah.

Zaman sudah beda, hukuman dan fasilitas untuk orang terhukum pun sudah berbeda. Itulah mungkin yang dimaksud oleh Paus.
Back to top
View user's profile Send private message
TeSul



Joined: 27 Apr 2016
Posts: 227

PostPosted: Tue, 07-08-2018 9:08 am    Post subject: Reply with quote

Revisi Katekismus 2267

2267. Recourse to the death penalty on the part of legitimate authority, following a fair trial, was long considered an appropriate response to the gravity of certain crimes and an acceptable, albeit extreme, means of safeguarding the common good.

Today, however, there is an increasing awareness that the dignity of the person is not lost even after the commission of very serious crimes. In addition, a new understanding has emerged of the significance of penal sanctions imposed by the state. Lastly, more effective systems of detention have been developed, which ensure the due protection of citizens but, at the same time, do not definitively deprive the guilty of the possibility of redemption.

Consequently, the Church teaches, in the light of the Gospel, that “the death penalty is inadmissible because it is an attack on the inviolability and dignity of the person”,[1] and she works with determination for its abolition worldwide.

================
Terjemahan google :

2267. Jalan ke hukuman mati pada bagian dari otoritas yang sah, setelah pengadilan yang adil, telah lama dianggap sebagai respon yang tepat terhadap gravitasi kejahatan tertentu dan dapat diterima, meskipun ekstrim, sarana untuk menjaga kebaikan bersama.

Hari ini, bagaimanapun, ada peningkatan kesadaran bahwa martabat seseorang tidak hilang bahkan setelah melakukan kejahatan yang sangat serius. Selain itu, pemahaman baru telah muncul tentang pentingnya sanksi pidana yang dikenakan oleh negara. Terakhir, sistem penahanan yang lebih efektif telah dikembangkan, yang menjamin perlindungan warga negara, tetapi, pada saat yang sama, tidak secara pasti menghalangi orang yang bersalah atas kemungkinan penebusan.

Oleh karena itu, Gereja mengajarkan, dalam terang Injil, bahwa “hukuman mati tidak dapat diterima karena ini adalah serangan terhadap tidak dapat diganggu gugat dan martabat seseorang”, [1] dan dia bekerja dengan tekad untuk penghapusannya di seluruh dunia.
==============

telah lama (dulu) dianggap tepat (benar), sekarang dalam terang Injil, tidak dapat diterima (salah), karena menyangkut hak hidup dan martabat manusia.

Orang dulu, para Rasul dan orang Kudus (termasuk Yesus yg membiarkan hukuman mati) TIDAK mendapat terang Injil. Sekarang Paus mendapat terang Injil.

Dulu Sodomi/homosexual salah (hukum mati oleh Musa), sekarang terang Injil boleh ?
Dulu Poligami/cerai boleh, kemudian tidak boleh, sekarang terang Injil boleh ?

Dulu Kontrasepsi salah, sekarang terang Injil boleh ? horeee....?? mungkin ini yg paling ditunggu.
Back to top
View user's profile Send private message
ardie_b



Joined: 04 Jul 2010
Posts: 186
Location: Jakarta

PostPosted: Tue, 07-08-2018 9:22 am    Post subject: Reply with quote

TeSul wrote:
1ZNS wrote:
DOKTRIN:
Ajaran iman dan moral yang TIDAK INFALIBLE. MENGIKAT SEMUA UMAT KATOLIK YANG MENERIMANYA. Dapat berubah, diubah, dibuang, bahkan dinyatakan bidaat/sesat jika ditemukan bertentangan dengan deposit iman. Doktrin jarang ditetapkan menjadi dogma.


Musa memerintahkan hukuman mati, Santo Paulus Rasul juga mengiyakan hukuman mati, bahkan Yesus sendiri mengatakan kepada Pilatus bahwa kekuasaan itu datang dari Tuhan.

Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Yohanes  19:10Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Tidakkah Engkau mau bicara dengan aku? Tidakkah Engkau tahu, bahwa aku berkuasa untuk membebaskan Engkau, dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?"
Yohanes  19:11Yesus menjawab: "Engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan kepadamu dari atas. Sebab itu: dia, yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya."



Jangan kamu membelokkan ajaran Yesus menjadi tidak benar dan kamu artikan dengan cara pandangmu sendiri. Sudah jelas dunia ini berada dibawah kuasa maut, dimana penguasa maut itu adalah Lucifer yaitu malaikat maut yang diberi kemampuan sama seperti Allah, namun lucifer jatuh kepada dosa kesombongan dan pemberontakan kepada Allah Bapa. Itulah kenapa sejak zaman Yesus semua orang yang diurapiNya tidak luput dari pencobaan Iblis, karena pada dasarnya Iblis itu tidak ingin manusia diselamatkan dan Iblis berupaya segala macam cara untuk membuat manusia serupa dengan malaikat pemberontak tersebut, karena sudah nyata musuh semua manusia selama hidup di dunia ini adalah kerajaan iblis (Efesus 6:12), dan tidak ada seorangpun dapat mengalahkan dia selain Anak Manusia (Yesus).

Inilah ayat dimana Yesus bukan menghukum namun justru menyelamatkan.

Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Yohanes  12:46Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.
Yohanes  12:47Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.

Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Galatia  1:4yang telah menyerahkan diri-Nya karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Allah dan Bapa kita.

Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Galatia  3:13Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"


Dan Inilah ayat yang menyebutkan bahwa kejahatan berkuasa atas semua manusia

Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
1 Yohanes  5:17Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.
1 Yohanes  5:18Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.
1 Yohanes  5:19Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.

Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Ayub  2:3Firman TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan."
Ayub  2:4Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Kulit ganti kulit! Orang akan memberikan segala yang dipunyainya ganti nyawanya.
Ayub  2:5Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
Ayub  2:6Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya."
Ayub  2:7Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya.


Namun ayat di atas tidak menyebutkan bahwa jika karena ketidak tahuan manusia, setelah menerima urapan Roh Kudus dan melakukan dosa kecil saja maka kuasa jahat akan kembali lagi membawa 7 bala bantuan yang lebih jahat (Lukas 11:25-26). Namun kita tidak perlu kuatir karena semua manusia di seluruh dunia mengalaminya karena ketidak tahuan mereka juga (Roma 8:17-25). Mungkin ini jugalah kenapa banyak manusia menolak ajaran Yesus karena mereka tidak mau menderita selama hidupnya, dan mereka tidak tahu bahwa nasib semua manusia tidak ada satu pun yang bisa mengalahkan kuasa jahat itu. Dan itulah kenapa semua pengikut Yesus selalu mendapat perlakuan keji dari dunia ini, karena perjuangan orang kristen/katolik adalah bukanlah mengejar hal yang duniawi namun yang sorgawi.

TeSul wrote:

Yesus tidak berusaha untuk menghapuskan hukuman mati selama hidupnya. Dua penjahat yang dihukum mati dibiarkan saja oleh Yesus, yang satu menyesal mengatakan sudah sesuai dgn kejahatan yang mereka terima. Yang satunya protes menentang hukuman mati.

tidak infallible, berarti bisa salah bisa benar.
infallible berarti selalu benar.

Perintah Musa tidak infallible
Sabda Yesus tidak infalible, bisa salah bisa benar.

Begitukah ?

Saya bolak balik Kitab Suci, tidak ada sabda Yesus yang mengatakan "Hukuman mati tidak sesuai dengan Injil".
Darimana Paus mengatakan Death penalty is contrary to the Gospel ?


Mungkin itulah alasan Yesus datang ke dunia ini untuk menyelamatkan sisa-sisa umat manusia karena Yesus mengetahui bahaya kesesatan dunia ini sudah melebur menjadi satu ke seluruh hidup manusia. Dan tidak ada 100% manusia pun benar dihadapanNya, karena telah nyata bahwa kita semua seluruh umat manusia telah terkontaminasi dengan warisan dosa dari Adam & Hawa dan kita harus saling melengkapi antara satu dengan yang lain untuk menyempurnakan ketidaksempurnaan kita, memang tidak ada satupun dari kita yang terbebas dari dosa (1 Korintus 13: 9; Mazmur 116: 11; Roma 3:4).

Itulah kenapa penguasa dunia ini (Iblis/lucifer/beelzebul/baal/djin dsb) adalah sering disebut sebagai kaisar di zaman Yesus. Dan pengertian "jika tidak diberikan dari atas" yang anda maksudkan di ayat tersebut adalah atasan dari pilatus yang tidak lain adalah sang kaisar kerajaan Romawi. Dan sudah jelas Yesus diserahkan untuk dihukum mati karena semua pejabat di zaman itu (Kaisar, Imam-imam Kepala, dan semua orang penting dalam pemerintahan romawi) takut kehilangan kepercayaan dari rakyatnya, karena mereka takut kejahatan mereka terbongkar. Mungkin itulah yang menjadi dasar kenapa Yesus di salibkan karena kedua ayat ini sangat menjelaskan tentang hal itu (Markus 15:9-10; Yohanes 3:20).

Inilah identitas iblis di dunia ini :

Sudah jelas bukan semua manusia yang kaya raya banyak yang jatuh ke dalam pencobaan iblis dengan segala hawa nafsu duniawinya. Lihat saja kenyataan dunia ini, artis-artis kawin cerai seolah hal yang biasa, di negeri ini hukum cenderung tajam ke bawah dan tumpul ke atas, dan semua kejahatan di samarkan dengan uang bukan.

Jika dilihat dari ayat tersebut asal-muasal kuasa jahat adalah berasal dari kerajaan Babilonia, dimana sejarah kerajaan Babilonia adalah pertama kalinya diketemukan ilmu sihir dan black magic yang muncul lagi setelah zaman air bah Nabi Nuh. Ini membuktikan bahwa air bah tidak sepenuhnya menghilangkan kuasa jahat untuk tidak berkuasa lagi atas diri manusia.

Jika kita lihat di dalam gereja Katolik sendiri, gereja menolak untuk menghapus/meniadakan patung, mereka tidak menghormati ayat-ayat yang disajikan di dalam perjanjian lama :

Jika dilihat dari ayat-ayat tersebut berarti gereja katolik mengulangi perbuatan-perbuatan bangsa Israel sejak zaman sebelum kedatangan Yesus bukan ?

Mengapa Tuhan melarang kita untuk menghapus patung-patung itu?
karena musuh kita adalah hakim atas manusia dan pendakwa manusia (Wahyu 12:10) yang tidak mentolerir pelanggaran sekecil apa pun (Lukas 18:25; Ayub 2: 4; Matius 4: 1-11), di ayat2 ini sangat jelas sekali bahwa kita harus menanggalkan segala aksesoris dari dunia ini untuk dapat mengikuti Kristus.

Karena pelanggaran sekecil apapun bahkan kecacatan dalam pikiran saja sudah dianggap dosa oleh pendakwa kita, inilah kenapa ada penaklukan dari iblis untuk menyiksa tubuh & jiwa kita. Ayat ini membuat kita melihat bahwa Katolik di jaman ini disebut sebagai lembu muda / anak sapi (anak lembu tuangan) yang dijelaskan dalam Mazmur 106: 19, dan kita semua tidak menyadari bahwa semua para rasul & orang kudus diperlakukan sebagai korban bakaran (penyaliban), ini adalah penggenapan dari 2 Raja-raja 18:4, dan Galatia 3: 10-11.

Jadi secara tidak langsung gereja menolak untuk mengikuti kehendak Tuhan (Matius 5:17) dan mereka memilih untuk mengikuti warisan budaya leluhur dari Perancis (Markus 7: 8), karena budaya pahatan patung adalah adat-istiadat dari bangsa Perancis.


Last edited by ardie_b on Tue, 07-08-2018 9:23 am; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
1ZNS



Joined: 23 Sep 2009
Posts: 85

PostPosted: Tue, 07-08-2018 10:21 am    Post subject: Reply with quote

TeSul wrote:
Revisi Katekismus 2267

2267. Recourse to the death penalty on the part of legitimate authority, following a fair trial, was long considered an appropriate response to the gravity of certain crimes and an acceptable, albeit extreme, means of safeguarding the common good.

Today, however, there is an increasing awareness that the dignity of the person is not lost even after the commission of very serious crimes. In addition, a new understanding has emerged of the significance of penal sanctions imposed by the state. Lastly, more effective systems of detention have been developed, which ensure the due protection of citizens but, at the same time, do not definitively deprive the guilty of the possibility of redemption.

Consequently, the Church teaches, in the light of the Gospel, that “the death penalty is inadmissible because it is an attack on the inviolability and dignity of the person”,[1] and she works with determination for its abolition worldwide.

================
Terjemahan google :

2267. Jalan ke hukuman mati pada bagian dari otoritas yang sah, setelah pengadilan yang adil, telah lama dianggap sebagai respon yang tepat terhadap gravitasi kejahatan tertentu dan dapat diterima, meskipun ekstrim, sarana untuk menjaga kebaikan bersama.

Hari ini, bagaimanapun, ada peningkatan kesadaran bahwa martabat seseorang tidak hilang bahkan setelah melakukan kejahatan yang sangat serius. Selain itu, pemahaman baru telah muncul tentang pentingnya sanksi pidana yang dikenakan oleh negara. Terakhir, sistem penahanan yang lebih efektif telah dikembangkan, yang menjamin perlindungan warga negara, tetapi, pada saat yang sama, tidak secara pasti menghalangi orang yang bersalah atas kemungkinan penebusan.

Oleh karena itu, Gereja mengajarkan, dalam terang Injil, bahwa “hukuman mati tidak dapat diterima karena ini adalah serangan terhadap tidak dapat diganggu gugat dan martabat seseorang”, [1] dan dia bekerja dengan tekad untuk penghapusannya di seluruh dunia.
==============

telah lama (dulu) dianggap tepat (benar), sekarang dalam terang Injil, tidak dapat diterima (salah), karena menyangkut hak hidup dan martabat manusia.

Orang dulu, para Rasul dan orang Kudus (termasuk Yesus yg membiarkan hukuman mati) TIDAK mendapat terang Injil. Sekarang Paus mendapat terang Injil.

Dulu Sodomi/homosexual salah (hukum mati oleh Musa), sekarang terang Injil boleh ?
Dulu Poligami/cerai boleh, kemudian tidak boleh, sekarang terang Injil boleh ?

Dulu Kontrasepsi salah, sekarang terang Injil boleh ? horeee....?? mungkin ini yg paling ditunggu.


Ajaran moral GK tentang kontrasepsi, homosekaual tidak akan berubah.
Hukuman mati bukan ajaran moral GK. Lagian GK tetap menghargai dan menghormati hukum negara selama tidak bertentangan dengan hukum moral GK. Yang tidak berubah dLam GK itu ajaran iman dan moral.

KGK 2413 tentang judi, tidak bisa dijadikan tameng oleh umat GK untuk melanggar peraturan negara RI tentang larangan perjudian.
Back to top
View user's profile Send private message
TeSul



Joined: 27 Apr 2016
Posts: 227

PostPosted: Wed, 08-08-2018 6:46 am    Post subject: Reply with quote

1ZNS wrote:


Ajaran moral GK tentang kontrasepsi, homosekaual tidak akan berubah.
Hukuman mati bukan ajaran moral GK. Lagian GK tetap menghargai dan menghormati hukum negara selama tidak bertentangan dengan hukum moral GK. Yang tidak berubah dLam GK itu ajaran iman dan moral.

KGK 2413 tentang judi, tidak bisa dijadikan tameng oleh umat GK untuk melanggar peraturan negara RI tentang larangan perjudian.


Pengertian Moral :
moral/mo·ral/ n 1 (ajaran tentang) baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya; akhlak; budi pekerti; susila:

Moral :
concerned with the principles of right and wrong behavior and the goodness or badness of human character.

Hukuman mati adalah perbuatan moral.
Ajaran GK tentang hukuman mati adalah ajaran moral.
Back to top
View user's profile Send private message
1ZNS



Joined: 23 Sep 2009
Posts: 85

PostPosted: Wed, 08-08-2018 7:08 am    Post subject: Reply with quote

TeSul wrote:
1ZNS wrote:


Ajaran moral GK tentang kontrasepsi, homosekaual tidak akan berubah.
Hukuman mati bukan ajaran moral GK. Lagian GK tetap menghargai dan menghormati hukum negara selama tidak bertentangan dengan hukum moral GK. Yang tidak berubah dLam GK itu ajaran iman dan moral.

KGK 2413 tentang judi, tidak bisa dijadikan tameng oleh umat GK untuk melanggar peraturan negara RI tentang larangan perjudian.


Pengertian Moral :
moral/mo·ral/ n 1 (ajaran tentang) baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya; akhlak; budi pekerti; susila:

Moral :
concerned with the principles of right and wrong behavior and the goodness or badness of human character.

Hukuman mati adalah perbuatan moral.
Ajaran GK tentang hukuman mati adalah ajaran moral.


Moral law dalam GK itu tanpa syarat. Harus ditaati.
Hukuman mati yg disetujui oleh GK itu memiliki batasan2 atau syarat2 dalam pemenuhannya.
Mana bisa orang baik dihukum mati.


Kgk 2266 Pembelaan kesejahteraan umum masyarakat menuntut agar penyerang dihalangi untuk menyebabkan kerugian. Karena alasan ini, maka ajaran Gereja sepanjang sejarah mengakui keabsahan hak dan kewajiban dari kekuasaan politik yang sah, menjatuhkan hukuman yang setimpal dengan beratnya kejahatan, tanpa mengecualikan hukuman mati dalam kejadian-kejadian yang serius. Dengan alasan-alasan analog, maka pejabat-pejabat yang bertanggung jawab mempunyai hak untuk menolak dengan kekuatan senjata orang-orang yang menyerang masyarakat, untuk siapa mereka bertanggung jawab.
Hukuman pada tempat pertama sekali harus memperbaiki lagi kekacauan yang telah ditimbulkan oleh pelanggaran itu. Kalau ia diterima dengan baik oleh yang bersalah, maka itu dipandang sebagai pemulihan. Tambahan lagi hukuman mempunyai akibat, yaitu membela peraturan umum dan keamanan manusia. Akhirnya hukuman itu juga mempunyai akibat yang menyembuhkan: ia sedapat mungkin harus membantu, sehingga yang bersalah dapat memperbaiki diri
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka All times are GMT + 6 Hours
Page 1 of 1

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17