FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Perjanjian Pra Pernikahan (Pre-Nup) vs Pernikahan Katolik    
Goto page: Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka
View previous topic :: View next topic  
Author Message
maruko_lien
Penghuni Ekaristi


Joined: 21 Sep 2005
Posts: 1386
Location: somewhere over the rainbow

PostPosted: Wed, 06-06-2018 6:29 am    Post subject: Perjanjian Pra Pernikahan (Pre-Nup) vs Pernikahan Katolik Reply with quote

Quote:
Kebenaran perjanjian pra-nikah di Indonesia sendiri dilindungi secara hukum, yakni pada Pasal 29 Ayat 1 UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang menyatakan "Pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan, kedua belah pihak atas persetujuan bersama dapat mengajukan perjanjian tertulis yang disahkan oleh pegawai Pencatat perkawinan setelah mana isinya berlaku juga terhadap pihak ketiga tersangkut. Ini artinya hukum telah mengakui sahnya perjanjian pra-nikah yang melindungi antar pasangan suami dan istri. Perjanjian pra-nikah dalam pasal tersebut mengatur mengenai beberapa hal, di antaranya:

1. Pemisahan Harta Benda

Pemisahan harta benda mungkin saja terjadi ketika posisi istri dalam keadaan terpojok akibat 3 alasan berikut:

Suami dinyatakan berkelakuan tidak baik yaitu dengan memboroskan harta kekayaan bersama untuk kepentingan pribadi.
Suami dinyatakan mengurus hartanya sendiri, tidak memberikan bagian yang layak kepada istrinya sehingga hak istri menjadi hilang.
Diketahui adanya kelalaian yang sangat besar dalam mengurus harta perkawinan sehingga memiliki kemungkinan hilangnya harta bersama.
2. Perjanjian Kawin (huwelijks voorwaarden)

Perjanjian ini dibuat oleh calon mempelai untuk mengatur akibat yang mungkin muncul mengenai harta kekayaan bersama. Dalam perjanjian ini pihak ketiga boleh diikut sertakan. Hal yang jelas harus menjadi perhatian ketika membuat perjanjian kawin ini adalah:

Perjanjian itu tidak diperbolehkan bertentangan dengan kesusilaan dan ketertiban umum.
Perjanjian itu tidak dibuat menyimpang dari: (1) hak-hak yang timbul dari kekuasaan suami, (2) hak-hak yang timbul dari kekuasaan orang tua.
Perjanjian itu tidak mengandung pelepasan hak atas peninggalan orang-orang yang mewariskannya.
Perjanjian itu tidak boleh menjanjikan bahwa satu pihak harus membayar sebagian hutang yang lebih besar daripada bagiannya.
Perjanjian itu tidak boleh dibuat janji bahwa perkawinan mereka akan diatur oleh hukum asing.
Perjanjian kawin ini harus dibuat di hadapan akta notaris sebelum dilangsungkannya pernikahan. Setelah perkawinan itu berlangsung, tidak boleh juga ada perubahan dengan cara apapun dan berlaku hingga perkawinan berakhir yang mungkin bisa disebabkan oleh perceraian maupun kematian.



Janji pernikahan katolik meliputi:

Bersama2 dalam suka dan duka, sehat dan sakit sampai maut memisahkan.

---------

Membuat Pre-Nup mungkin bisa dianggap sebagai 'usaha' untuk menyelamatkan keberlangsungan hidup satu atau dua orang atau dalam keluarga di sisi material...namun mengesankan adanya semangat 'meninggalkan' pasangan yang sedang dalam kesusahan untuk menanggung sendiri permasalahannya.

Beberapa argumen yang saya dapatkan dari pembicaraan bersama teman, dengan membuat Pre-Nup...perselisihan harta gono-gini dalam proses perceraian menjadi minimal dan memperlancar proses perceraian..

--------

Permasalahan yang paling umum yang menggarisbawahi latar belakang dari pre nup ini seperti yang dituliskan di quote di atas....adalah mengesankan pasangan yang akan menikah 'tidak berdaya' dalam menentukan pilihan ..."harus menikah" dengan mengetahui si pasangan:

1. tidak bisa bekerja menghasilkan uang,
2. boros dan terlilit utang banyak,
3. tidak mampu me-manage uang,
4. pelit meski kaya raya sehingga akan beresiko kita mengeluarkan uang pribadi untuk keluarga,
5. punya keluarga yang suka menggerogoti masalah keuangan,
6. dll dst.

----si pembuat pre nup keberatan dan merasa tidak sanggup akan sifat pasangan/keluarga dalam point 1-6, makanya dia membuat pre nup...Pertanyaanya: JIKA TIDAK SANGGUP MENGAPA MAU MENIKAHI?

Padahal pernikahan katolik sejatinya dilakukan dengan akal sehat, tanpa paksaan, pemikiran yang matang....karena pernikahan katolik cuma bisa dilakukan sekali saja seumur hidup.

Jika memaksakan menikah dengan mengetahui ketidaksanggupan akan sifat pasangan, maka kecenderungan untuk bercerai sangat tinggi....justru karena kecenderungan perceraian akan sangat tinggi maka dibuatlah Pre-Nup, sehingga cerai menjadi dimudahkan dan lancar.

Pre Nup by itself sebenarnya bukan sesuatu yang buruk, tapi TIDAK SESUAI dengan prinsip pernikahan katolik.

TAPI

Mengapa sekarang di jakarta, ada paroki yang memberikan pendampingan Pre-Nuptial dalam KPP (Kursus Pra Pernikahan)??
_________________
Salam dan doa
Pendatang Baru Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen
Back to top
View user's profile Send private message
tedi



Joined: 08 Jul 2016
Posts: 124

PostPosted: Mon, 11-06-2018 9:36 am    Post subject: Reply with quote

koq belum ade yg komen ya?

Ane ikutan sumbang pikiran deh....

Pernikahan secara katolik sebenarnya merupakan "kontrak" juga yg ditanda tangani oleh ke 2 pihak, mempelai laki dan wanita..jadi sesuai dgn katekismus 1631 ttg pernikahan. Jadi kalo mau nikah secara katolik, mereka secara de fakto udah teken kontrak "pre-nuptial" utk mengikuti tugas dan kewajiban sbg suami dan istri dlm pernikahan katolik, termasuk jika terpaksa mesti "berpisah" (tp masih dlm ikatan pernikahan) sesuai dgn hukum kanon no 1151-1155 and 1692-1696.
Back to top
View user's profile Send private message
maruko_lien
Penghuni Ekaristi


Joined: 21 Sep 2005
Posts: 1386
Location: somewhere over the rainbow

PostPosted: Wed, 13-06-2018 12:55 pm    Post subject: Reply with quote

Quote:
koq belum ade yg komen ya?
topiknya kurang menarik kayaknya..HAHAHAHA

Quote:
Pernikahan secara katolik sebenarnya merupakan "kontrak" juga yg ditanda tangani oleh ke 2 pihak, mempelai laki dan wanita..jadi sesuai dgn katekismus 1631 ttg pernikahan. Jadi kalo mau nikah secara katolik, mereka secara de fakto udah teken kontrak "pre-nuptial" utk mengikuti tugas dan kewajiban sbg suami dan istri dlm pernikahan katolik, termasuk jika terpaksa mesti "berpisah" (tp masih dlm ikatan pernikahan) sesuai dgn hukum kanon no 1151-1155 and 1692-1696.

Betul...masalahnya "kontrak" dalam pernikahan katolik, somehow semangatnya bertentangan dengan "kontrak" dalam prenup...jadi aga2 bingung juga ketika bisa ada tim lawyer di KPP untuk assist--atau mendampingi ca-pasutri tentang Pre Nuptial ini...Sedih(
_________________
Salam dan doa
Pendatang Baru Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen
Back to top
View user's profile Send private message
saulus



Joined: 17 Sep 2010
Posts: 72

PostPosted: Wed, 13-06-2018 5:49 pm    Post subject: Reply with quote

Sepertinya bukan kurang menarik topiknya. Tapi karena sudah lama agak sepi jadi jarang berkunjung.

Masalah ini secara pribadi saya alami sendiri. Waktu pernikahan dulu. Sewaktu saya menyadari bahwa hal ini, tidak benar menurut ajaran Gereja, saya sempat srupel.

Tetapi setelah berpikir bahwa sy memang tidak berkeinginan untuk 'mengingini harta pasangan' saya biarkan saja.

Apakah sikap saya ini dapat dibenarkan?
Back to top
View user's profile Send private message
maruko_lien
Penghuni Ekaristi


Joined: 21 Sep 2005
Posts: 1386
Location: somewhere over the rainbow

PostPosted: Wed, 13-06-2018 6:02 pm    Post subject: Reply with quote

Quote:
Masalah ini secara pribadi saya alami sendiri. Waktu pernikahan dulu. Sewaktu saya menyadari bahwa hal ini, tidak benar menurut ajaran Gereja, saya sempat srupel.
srupel apa yah?
_________________
Salam dan doa
Pendatang Baru Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen
Back to top
View user's profile Send private message
Benedictus XVI



Joined: 30 Nov 2010
Posts: 423

PostPosted: Thu, 14-06-2018 2:36 pm    Post subject: Reply with quote

Quote:
Mengapa sekarang di jakarta, ada paroki yang memberikan pendampingan Pre-Nuptial dalam KPP (Kursus Pra Pernikahan)??



Melakukan pendampingan Pre-Nuptial dalam KPP=Kursus Persiapan Perkawinan; memberi isyarat bahwa suatu saat dalam bahtera rumah tangga yg dilangsungkan secara Katolik, entah sakramental atau tidak bisa dengan lancar melakukan perceraian <---Ini sdh kontra dengan sifat perkawinan Katolik yg tdk terceraikan "indissolubile".


Apakah Uskup atau Ordinaris Wilayah tdk mengetahui hal itu ya ?
Back to top
View user's profile Send private message
tedi



Joined: 08 Jul 2016
Posts: 124

PostPosted: Fri, 15-06-2018 11:40 pm    Post subject: Reply with quote

Ane juga binun... ini cuma kebijakan lokal oleh paroki itu saja apa ditentukan oleh keuskupan??
Back to top
View user's profile Send private message
saulus



Joined: 17 Sep 2010
Posts: 72

PostPosted: Mon, 18-06-2018 2:17 pm    Post subject: Reply with quote

maaf, maksud saya scrupel atau terganggu...

thx
Back to top
View user's profile Send private message
maruko_lien
Penghuni Ekaristi


Joined: 21 Sep 2005
Posts: 1386
Location: somewhere over the rainbow

PostPosted: Wed, 20-06-2018 7:15 am    Post subject: Reply with quote

Quote:
Melakukan pendampingan Pre-Nuptial dalam KPP=Kursus Persiapan Perkawinan; memberi isyarat bahwa suatu saat dalam bahtera rumah tangga yg dilangsungkan secara Katolik, entah sakramental atau tidak bisa dengan lancar melakukan perceraian <---Ini sdh kontra dengan sifat perkawinan Katolik yg tdk terceraikan "indissolubile".


Apakah Uskup atau Ordinaris Wilayah tdk mengetahui hal itu ya ?


Quote:
Ane juga binun... ini cuma kebijakan lokal oleh paroki itu saja apa ditentukan oleh keuskupan??


Tidak jelas, namun yang pasti dalam KPP terdapat materi tentang perjanjian pra nikah (perjanjian pisah harta) dalam sesi MERT (Manajemen Ekonomi Rumah Tangga) dan menurut fasilitator MERT sendiri dari yang saya ketahui:

1. Pre Nup "dianggap" bukan sesuatu yang buruk dan boleh2 saja jika salah satu dari pasangan mempunyai Usaha dengan resiko tinggi, sehingga akan membahayakan 'keharmonisan' rumah tangga jika terkena resiko, maka Pre Nup untuk kasus ini DIPERBOLEHKAN meskipun TIDAK DISARANKAN.

2. Prenup tidak diperkenankan dalam kerangka "harta gue ya harta gue, harta lu ya harta lu"....atau "harta gue ya punya gue, harta lu milik sama2".

sungguh membingungkan.
_________________
Salam dan doa
Pendatang Baru Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen
Back to top
View user's profile Send private message
Guest
== BANNED ==







PostPosted: Wed, 20-06-2018 2:08 pm    Post subject: Reply with quote

Quote:
Ane juga binun... ini cuma kebijakan lokal oleh paroki itu saja apa ditentukan oleh keuskupan??

Tidak jelas, namun yang pasti dalam KPP terdapat materi tentang perjanjian pra nikah (perjanjian pisah harta) dalam sesi MERT (Manajemen Ekonomi Rumah Tangga) dan menurut fasilitator MERT sendiri dari yang saya ketahui:

1. Pre Nup "dianggap" bukan sesuatu yang buruk dan boleh2 saja jika salah satu dari pasangan mempunyai Usaha dengan resiko tinggi, sehingga akan membahayakan 'keharmonisan' rumah tangga jika terkena resiko, maka Pre Nup untuk kasus ini DIPERBOLEHKAN meskipun TIDAK DISARANKAN.

2. Prenup tidak diperkenankan dalam kerangka "harta gue ya harta gue, harta lu ya harta lu"....atau "harta gue ya punya gue, harta lu milik sama2".

sungguh membingungkan.


tidak menarik untuk dibahas dan perlu ditentang kl menurut saya.
ini sama saja secara tidak langsung mengajarkan untuk kawin kontrak.
kontraknya selama masih bisa bertahan secara manusianya ya kontraknya bisa panjang, kalau manusianya sudah ga bisa bertahan ya kontraknya sudah habis.
dan benar yang dibilang oleh Benedictus XVI sudah berlawanan dengan sifat perkawinan Katolik yang tidak terceraikan oleh manusia.
sekedar kasih pendapat saja Ketawa
Back to top
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Next
Page 1 of 2

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17