FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Penciptaan Alam Semesta    
Goto page: Previous

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka
View previous topic :: View next topic  
Author Message
TeSul



Joined: 27 Apr 2016
Posts: 181

PostPosted: Mon, 04-12-2017 9:48 am    Post subject: Reply with quote

[quote="gigikuning"]
Namfes wrote:
April wrote:
Dan ... ( intermezzo ) Ketawa

1. kalau ada alien datang ke bumi, dengan memakai kendaraan atau terbang sendiri secepat cahaya, artinya mereka itu dapat hidup (berumur) jutaan bahkan miliaran tahun (umur manusia paling banter 100 tahun), soalnya jarak antar galaksi itu ratusan juta bahkan miliaran tahun cahaya, tahun cahaya.



Nope, not like that.

Perputaran waktu akan melambat apabila suatu materi bergerak mendekati kecepatan cahaya (disebut time dilatation). Misalnya si A diam dan si B bergerak mendekati kecepatan cahaya, maka waktu yang dirasakan si B akan jauh lebih lambat ketimbang si A. Ketika berjumpa kembali, si A sudah jauh lebih tua dari si B. Efek yang sama juga dapat dirasakan apaliba suatu materi terbang melintasi suatu objek yang memiliki gravitasi amat tinggi.

Apabila suatu materi bergerak dengan kecepatan cahaya, maka perputaran waktu bagi materi tersebut akan terhenti. Sayangnya, sejauh yang kita tahu, tidak ada satupun benda bermasa yang mampu bergerak dengan kecepatan cahaya. Kemampuan ini hanya dimiliki oleh benda yang tidak bermasa, i.e. cahaya itu sendiri.


menurut teori relative, yang bergerak bisa juga si A thd B. jadi yang lebih tua itu si B.

teori time dilatation ini paradox, something wrong with the clock.

Smile
Back to top
View user's profile Send private message
gigikuning



Joined: 15 May 2016
Posts: 184

PostPosted: Wed, 06-12-2017 1:43 pm    Post subject: Reply with quote

[quote="TeSul"]
gigikuning wrote:
Namfes wrote:
April wrote:
Dan ... ( intermezzo ) Ketawa

1. kalau ada alien datang ke bumi, dengan memakai kendaraan atau terbang sendiri secepat cahaya, artinya mereka itu dapat hidup (berumur) jutaan bahkan miliaran tahun (umur manusia paling banter 100 tahun), soalnya jarak antar galaksi itu ratusan juta bahkan miliaran tahun cahaya, tahun cahaya.



Nope, not like that.

Perputaran waktu akan melambat apabila suatu materi bergerak mendekati kecepatan cahaya (disebut time dilatation). Misalnya si A diam dan si B bergerak mendekati kecepatan cahaya, maka waktu yang dirasakan si B akan jauh lebih lambat ketimbang si A. Ketika berjumpa kembali, si A sudah jauh lebih tua dari si B. Efek yang sama juga dapat dirasakan apaliba suatu materi terbang melintasi suatu objek yang memiliki gravitasi amat tinggi.

Apabila suatu materi bergerak dengan kecepatan cahaya, maka perputaran waktu bagi materi tersebut akan terhenti. Sayangnya, sejauh yang kita tahu, tidak ada satupun benda bermasa yang mampu bergerak dengan kecepatan cahaya. Kemampuan ini hanya dimiliki oleh benda yang tidak bermasa, i.e. cahaya itu sendiri.


menurut teori relative, yang bergerak bisa juga si A thd B. jadi yang lebih tua itu si B.

teori time dilatation ini paradox, something wrong with the clock.

Smile


You forgot to take "the absolute reference" into account..

Kita misalkan ada suatu absolute reference yang benar-benar diam secara absolute (sebutlah X). Bagi si absolute reference X, si A bergerak dengan kecepatan edar planet bumi, sedangkan si B bergerak mendekat kecepatan cahaya. Energy kinetik si A tetap lebih besar dari pada si B, dengan asumsi berat badan si A dan si B identik. Atau dengan kata lain, si A lah yang benar-benar bergerak dengan kecepatan cahaya, sedangkan si B hanya bergerak secara relatif.

However, Albert Einstein menyatakan bahwa kita tidak perlu mengetahui si absolute reference frame tersebut.

Anyway,validitas Teori Relatifitas Einstein sudah terbukti dari beberapa percobaan. Salah satu contohnya:

1. Penyesuaian jam di satelit. Jika waktu di Satelit tidak dinormalisasi, maka posisi GPS akan kacau balau. Hal ini disebabkan oleh laju peredaran satelit yang cukup cepat, sehingga waktu terdistorsi sebesar nol koma sekian sekian sekian detik. Jika terakumulasi selama bertahun-tahun, maka distorisinya menjadi semakin besar.

2. Partikel Muon memiliki waktu paruh sekitar 2 mikro detik. Artinya, partikel Muon akan kehilangan separuh massanya tiap 2 mikro detik. Katakanlah massa awal si Muon adalah 2 kg. Setelah 2 mikro detik, massanya akan meluruh setengahnya (tinggal 1 kg). Di alam, massa partikel Muon sangatlah kecil, sehingga tidak mungkin partikel Muon yang berasal dari ketinggian 10 Km dapat terdeteksi di Bumi (massanya akan meluruh sampai ke level yang tak dapat dideteksi lagi). Faktanya, Muon tetap bisa terdeteksi karena partikel tersebut bergerak mendekati kecepatan cahaya (0.99x kecepatan cahaya). Dengan kata lain, waktu yang dialami si Muon tersebut terdistorsi dan menjadi sangat-sangat lambat.

Para pembaca bisa saja menemukan sanggahan-sanggahan terhadap fakta-fakta tersebut dengan sangat mudah di internet; sama seperti bantahan-bantahan bahwa bumi itu bulat atau dinosaurus adalah hoax, etc. Salah satu cara supaya tidak tertipu dengan artikel abal-abal adalah dengan belajar dari sumber yang kredible: misalnya dari publikasi ilmiah yang reputable.. Jangan dari blog spot atau semacamnya.... Apa lagi dari IRC (Institute for Creation Research)... Geeeeeeeeeek
Back to top
View user's profile Send private message
TeSul



Joined: 27 Apr 2016
Posts: 181

PostPosted: Fri, 08-12-2017 1:01 pm    Post subject: Reply with quote

[quote="gigikuning"][quote="TeSul"]
gigikuning wrote:
Namfes wrote:
April wrote:
Dan ... ( intermezzo ) Ketawa

1. kalau ada alien datang ke bumi, dengan memakai kendaraan atau terbang sendiri secepat cahaya, artinya mereka itu dapat hidup (berumur) jutaan bahkan miliaran tahun (umur manusia paling banter 100 tahun), soalnya jarak antar galaksi itu ratusan juta bahkan miliaran tahun cahaya, tahun cahaya.



Nope, not like that.

Perputaran waktu akan melambat apabila suatu materi bergerak mendekati kecepatan cahaya (disebut time dilatation). Misalnya si A diam dan si B bergerak mendekati kecepatan cahaya, maka waktu yang dirasakan si B akan jauh lebih lambat ketimbang si A. Ketika berjumpa kembali, si A sudah jauh lebih tua dari si B. Efek yang sama juga dapat dirasakan apaliba suatu materi terbang melintasi suatu objek yang memiliki gravitasi amat tinggi.

Apabila suatu materi bergerak dengan kecepatan cahaya, maka perputaran waktu bagi materi tersebut akan terhenti. Sayangnya, sejauh yang kita tahu, tidak ada satupun benda bermasa yang mampu bergerak dengan kecepatan cahaya. Kemampuan ini hanya dimiliki oleh benda yang tidak bermasa, i.e. cahaya itu sendiri.


menurut teori relative, yang bergerak bisa juga si A thd B. jadi yang lebih tua itu si B.

teori time dilatation ini paradox, something wrong with the clock.

Smile


Quote:
You forgot to take "the absolute reference" into account..

Kita misalkan ada suatu absolute reference yang benar-benar diam secara absolute (sebutlah X). Bagi si absolute reference X, si A bergerak dengan kecepatan edar planet bumi, sedangkan si B bergerak mendekat kecepatan cahaya. Energy kinetik si A tetap lebih besar dari pada si B, dengan asumsi berat badan si A dan si B identik. Atau dengan kata lain, si A lah yang benar-benar bergerak dengan kecepatan cahaya, sedangkan si B hanya bergerak secara relatif.

However, Albert Einstein menyatakan bahwa kita tidak perlu mengetahui si absolute reference frame tersebut.


teori special relativity einstein mengatakan tidak ada "the absolute reference" , as everything is always moving. inconsisten jika anda memasukannya.

secara biologis, apakah jantung si B tidak berdetak dan badannya tidak menua ? Penelitian thd astronot, jantung mereka tetap berdetak sama seperti ketika mereka berbaring dibumi. Kondisi fisik menurun, otot melemah, memerlukan latihan fisik, berbahaya jika terlalu lama, apalagi 20 tahun, anda sudah tewas ketika pulang. Alih-alih jadi lebih muda.

Quote:
Anyway,validitas Teori Relatifitas Einstein sudah terbukti dari beberapa percobaan. Salah satu contohnya:

1. Penyesuaian jam di satelit. Jika waktu di Satelit tidak dinormalisasi, maka posisi GPS akan kacau balau. Hal ini disebabkan oleh laju peredaran satelit yang cukup cepat, sehingga waktu terdistorsi sebesar nol koma sekian sekian sekian detik. Jika terakumulasi selama bertahun-tahun, maka distorisinya menjadi semakin besar.


penyebabnya banyak, terlalu cepat berkesimpulan time dilation.

Quote:
2. Partikel Muon memiliki waktu paruh sekitar 2 mikro detik. Artinya, partikel Muon akan kehilangan separuh massanya tiap 2 mikro detik. Katakanlah massa awal si Muon adalah 2 kg. Setelah 2 mikro detik, massanya akan meluruh setengahnya (tinggal 1 kg). Di alam, massa partikel Muon sangatlah kecil, sehingga tidak mungkin partikel Muon yang berasal dari ketinggian 10 Km dapat terdeteksi di Bumi (massanya akan meluruh sampai ke level yang tak dapat dideteksi lagi). Faktanya, Muon tetap bisa terdeteksi karena partikel tersebut bergerak mendekati kecepatan cahaya (0.99x kecepatan cahaya). Dengan kata lain, waktu yang dialami si Muon tersebut terdistorsi dan menjadi sangat-sangat lambat.


darimana tahu paruh waktunya 2 mikro detik, experimen di lab ?
apakah partikel dan kondisinya sama dengan yang real ? margin error absosolut zero ?

Quote:
Para pembaca bisa saja menemukan sanggahan-sanggahan terhadap fakta-fakta tersebut dengan sangat mudah di internet; sama seperti bantahan-bantahan bahwa bumi itu bulat atau dinosaurus adalah hoax, etc. Salah satu cara supaya tidak tertipu dengan artikel abal-abal adalah dengan belajar dari sumber yang kredible: misalnya dari publikasi ilmiah yang reputable.. Jangan dari blog spot atau semacamnya.... Apa lagi dari IRC (Institute for Creation Research)... Geeeeeeeeeek


Teori time dilation itu tidak masuk logika, something wrong with the formula. Pembuktiannya akan sia2, menghabiskan biaya milyar dollar.
Kalo si B melebih kecepatan cahaya bagaimana ? waktu mundur, kaya film Time Machine Ketawa

Achilles and a tortoise

Achilles, a symbol of quickness must overtake a tortoise, symbol of slowness. Achilles runs ten times as quick as the tortoise and gives her ten metros odds.
Achilles runs ten meters, a tortoise runs one meter,
Achilles runs one meter, a tortoise runs one decimeter,
Achilles runs one decimeter, a tortoise runs one centimeter.
And so on until the infinity. As a result, Achilles can run everlastingly, but never will be able to run down a tortoise.
Back to top
View user's profile Send private message
gigikuning



Joined: 15 May 2016
Posts: 184

PostPosted: Fri, 08-12-2017 11:42 pm    Post subject: Reply with quote

Tesul wrote:
teori special relativity einstein mengatakan tidak ada "the absolute reference" , as everything is always moving. inconsisten jika anda memasukannya.


Sudah baca paper Einstein tentang special theory of relativity? Judulnya "The Electrodynamics of Moving Bodies".. Silahkan Tesul baca-baca jika tertarik..

Einstein mengatakan bahwa "absolute frame of reference" tidak perlu, bukan tidak ada.

"The introduction of a luminiferous ether will prove to be superfluous inasmuch as the view here to be developed will not require an "absolutely stationary space" provided with special properties, not assign a velocity-vector to a point of the empty space in which electromagnetic processes take place." - Albert Einstein, 1905

Note: Sekalipun reference ini memang ada, kita tidak akan mampu mengukurnya. But, suppose that the absolute frame does exist, we can employ it to solve the paradox. Sebenarnya ada berbagai versi jawaban untuk the twin paradox ini. Masing-masing ahli memiliki jawaban versinya sendiri. Nonetheless, paradox ini (dan paradox apapun juga) tidak akan meruntuhkan teori relativitas, karena teori tersebut sudah terbukti valid dari hasil observasi......Unless kamu bisa membuktikan bahwa hasil observasinya tidak valid.

Tesul wrote:
secara biologis, apakah jantung si B tidak berdetak dan badannya tidak menua ? Penelitian thd astronot, jantung mereka tetap berdetak sama seperti ketika mereka berbaring dibumi. Kondisi fisik menurun, otot melemah, memerlukan latihan fisik, berbahaya jika terlalu lama, apalagi 20 tahun, anda sudah tewas ketika pulang. Alih-alih jadi lebih muda.


Jantung si A dan si B tetap berdetak. Dari sudut pandang si B, jantungnya sendiri berdetak dengan normal. Dari sudut pandang si A, jantung si B berdetak lebih lambat. Bukan hanya jantungnya saja yang berdetak lebih lambat, namun segala sesuatu yang terjadi di sekitar B (yang juga ikut bergerak mendekati kecepatan cahaya) juga melambat, seolah-olah seperti di-slow down. Bayangkan saja saat kamu nonton DVD, lalu kamu tekan tombol slowing down. Kira-kira begitu....

Anyway, tidak ada perbedaan yang signifikan antara detak jantung astronot di luar angkasa dan di bumi. Mengapa? Karena time dilatation-nya sangat-sangat kecil. Kecepatan edar international space station sangat jauh dari kecepatan cahaya (ingat, semakin mendekati kecepatan cahaya, semakin besar time dilatation-nya). Sekalipun astronot tersebut benar-benar bergerak mendekati kecepatan cahaya, hal ini bukanlah masalah karena perlambatan detak jantung sang astronot hanya bersifat RELATIF terhadap pengamat di bumi. Bagi sang astronot itu sendiri, detak jantungnya normal-normal saja. Hal ini tidak bisa kamu samakan dengan jam di satelit. Dilatasi waktu yang sangat kecil sekalipun akan ter-buildup overtime, sehingga errornya menjadi besar ketika satelit tersebut mengirim umpan balik ke bumi.

Furthermore, pelemahan otot atau yang disebut dengan muscle atrophy disebabkan oleh kecilnya gaya gravitasi. Ketika gaya gravitasi terlalu kecil, maka otot-otot badan kamu bakal jarang terlatih, sehingga mengecil (tidak ada hubungannya dengan time dilatation). Hal ini tidak menjadi masalah jika sang alien bisa mensimulasi gravitasi. Toh kalau mereka bisa bergerak mendekati kecepatan cahaya, maka simulasi gravitasi bukanlah hal yang sulit.


Tesul wrote:
penyebabnya banyak, terlalu cepat berkesimpulan time dilation.


Contohnya apa? Cobalah sebutkan dan dukung dengan data-data

Justru Tesul sendirilah yang terlalu cepat menyimpulkan bahwa para peneliti tersebut "terlalu cepat menyimpulkan". Padahal penelitian mereka telah dilakukan berkali-kali, dan memperoleh hasil yang sama, plus kesimpulan yang sama. Apakah Tesul sudah membaca penelitian mereka? Jika sudah, menurut mu apa elemen-elemen apa saja yang keliru didalam penelitian tersebut?


Tesul wrote:
darimana tahu paruh waktunya 2 mikro detik, experimen di lab ?
apakah partikel dan kondisinya sama dengan yang real ? margin error absosolut zero ?


Tahunya dari mana? Ya tentu saja diukur. Kamu bisa mengukur waktu sampai ketelitian enol koma enol enol sekian detik menggunakan jam atom. Kamu bisa mengukur massa suatu benda, meskipun sangat kecil, dengan alat-alat canggih, etc.

Apakah kamu sudah coba baca-baca artikelnya? Coba baca dulu paper-papernya. Supaya diskusinya lebih produktif.

Tesul wrote:
Teori time dilation itu tidak masuk logika, something wrong with the formula. Pembuktiannya akan sia2, menghabiskan biaya milyar dollar.
Kalo si B melebih kecepatan cahaya bagaimana ? waktu mundur, kaya film Time Machine Ketawa


Sebaliknya, para ilmuwan tidak setuju dengan mu. Time dilatation sangat valid dan sudah diajarkan di SMA, termasuk di Indonesia.

Komentar Tesul bahwa "pembuktian ini sia-sia" sangatlah aneh. Usaha membuktikannya sudah berhasili kok. Apanya yang sia2?

Anyway, hierarki tertinggi di dalam sains bukanlah logika, melainkan bukti empiris atau observasi. Bahkan logika itu sendiri terbentuk karena adanya proses observasi (aku akan bahas ini di lain waktu). In addition, logika itu sendiri sifatnya relatif. Sesuatu yang tidak logis bagi Tesul, bisa saja masuk akal bagi Albert Einstein. Dan tentu saja, Ilmuwan-ilmuwan terbaik di dunia setuju dengan Einstein. Intinya, yang terpenting adalah apakah hipotesa kamu cocok sama observasi? Jika tidak, maka argumen mu tidak akan diterima--sekalipun kamu seorang Issac Newton (dan ini sudah terjadi). Cobalah kamu baca-baca quantum physics. Apakah quantum physics masuk logika? Banyak ilmuwan mengatakan tidak. Namun, orang-orang yang menyatakan bahwa mekanika kuantum tidak masuk logika sekalipun tetap menerima prinsip-prinsip mekanika kuantum dan terus mempelajarinya, karena teori tersebut sudah terbukti dari observasi.

Si B tidak akan bisa bergerak melebihi kecepatan cahaya. Tidak ada benda bermassa yang bisa bergerak melebihi kecepatan cahaya. Bahkan, kecepatan cahaya itu sendiri adalah batas kecepatan maksimal suatu materi. Maaf, tidak bermaksud merendahkan Tesul. Tapi saya ingin bertanya, apakah kamu benar-benar mau membahas relatifitas Einstein sedangkan fakta fundamental semacam ini saja kamu belum tau?

Sebelum kamu men-google "benda yang lebih cepat dari kecepatan cahaya di ruang hampa" dan hanya copy paste demi membantahku, sebaiknya kamu baca-baca dulu fakta-fakta mengenai kecepatan cahaya itu sendiri. Apa yang dimaksud dengan the speed of light, etc... Baru deh silahkan baca-baca artikel "faster than the speed of light"...
Back to top
View user's profile Send private message
TeSul



Joined: 27 Apr 2016
Posts: 181

PostPosted: Mon, 11-12-2017 9:21 am    Post subject: Reply with quote

gigikuning wrote:
Tesul wrote:
teori special relativity einstein mengatakan tidak ada "the absolute reference" , as everything is always moving. inconsisten jika anda memasukannya.


Sudah baca paper Einstein tentang special theory of relativity? Judulnya "The Electrodynamics of Moving Bodies".. Silahkan Tesul baca-baca jika tertarik..

Einstein mengatakan bahwa "absolute frame of reference" tidak perlu, bukan tidak ada.

"The introduction of a luminiferous ether will prove to be superfluous inasmuch as the view here to be developed will not require an "absolutely stationary space" provided with special properties, not assign a velocity-vector to a point of the empty space in which electromagnetic processes take place." - Albert Einstein, 1905

Note: Sekalipun reference ini memang ada, kita tidak akan mampu mengukurnya. But, suppose that the absolute frame does exist, we can employ it to solve the paradox. Sebenarnya ada berbagai versi jawaban untuk the twin paradox ini. Masing-masing ahli memiliki jawaban versinya sendiri. Nonetheless, paradox ini (dan paradox apapun juga) tidak akan meruntuhkan teori relativitas, karena teori tersebut sudah terbukti valid dari hasil observasi......Unless kamu bisa membuktikan bahwa hasil observasinya tidak valid.


"absolute frame of reference" seharusnya science membuktikan itu ada.
kamu percaya dengan Eisnstein itu juga faith. It is your choice, tapi scientist asli tidak akan menerima begitu saja omongan orang pinter tanpa bukti. Apalagi paradox time dilation.

saya heran jika teori relativitas itu mengatakan semua bergerak, tapi mengatakan ada absolut frame, suatu yang tidak bergerak.
Semua orang makan roti, tapi ada seseorang yang makan nasi. Menurut logika saya yang bodoh ini semua orang makan roti, premis salah.

Jadi, kalo kamu naik mobil yakinkanlah dirimu dgn kata-kata "suci" Einstien bahwa kamu lebih muda dari yang berjalan kaki atau yang sedang tidur. Kalo diakumulasi naik mobil terus menurus bisa lebih awet muda lagi. Percaya ? seharusnya.

Yang aneh lainnya adalah membatasi kecepatan materi tidak "boleh" melebihi kecepatan cahaya. Kalo saya bilang ada bagaimana ? minta bukti ? lagi diteliti, someday akan diketemukan.

tentang GPS error bisa kamu google penyebabnya apa saja.

soal muon, ikuti terus perkembangannya. jangan2 ada pertikel lain diketemukan.

Ketawa


Last edited by TeSul on Mon, 11-12-2017 9:25 am; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Previous
Page 5 of 5

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17