FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Ahok=Yesus?    
Goto page: Previous

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka
View previous topic :: View next topic  
Author Message
gigikuning



Joined: 15 May 2016
Posts: 181

PostPosted: Tue, 23-05-2017 4:08 pm    Post subject: Reply with quote

maruko_lien wrote:


kurang offensif apa ini? Smile


Wakakakakak buni yani mirip mukanya sama barabas
Back to top
View user's profile Send private message
tedi



Joined: 08 Jul 2016
Posts: 86

PostPosted: Wed, 24-05-2017 11:49 am    Post subject: Reply with quote

wuih maseh lanjut neh.... gini aja gue dah bilang temen temen gue pendukung ahok gak berani bilang doi ada sale nya....berani gak nulis dosa dosa ahok disini utk buktiin doi gak sama sucinya ame Yesus? kalo gak berani, artinye bener ye judul topic ini dong?
Back to top
View user's profile Send private message
ardie_b



Joined: 04 Jul 2010
Posts: 141
Location: Jakarta

PostPosted: Wed, 24-05-2017 7:35 pm    Post subject: Reply with quote

Ini semua bukti nyata kalau injil berbicara tentang kebenaran Allah.
Sekarang manusia modern 90% tiap hari berhadapan dengan komputer & handphone, akhirnya yang diasah tiap hari adalah pikiran logika saja dan hati semakin lama semakin tumpul. Sejak kapan agama sekarang ini menjadi sumber perseteruan dan konflik, telah jelas saat ini bahwa agama yang seharusnya membawa manusia kepada kedamaian justru terbalik membawa manusia kepada kejahatan dan aksi teror meneror karena ada pihak2 yang tidak mau menerima perbedaan dan memanfaatkannya untuk kepentingan kelompok tertentu; inilah bukti nyata bahwa bait Allah/agama telah mereka jadikan sarang penyamun (sumber kejahatan dan perseteruan abadi).

Benar apa yang dikatakan injil ketulusan sudah lenyap dari diri manusia
Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Yeremia  7:28Sebab itu, katakanlah kepada mereka: Inilah bangsa yang tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Allah mereka, dan yang tidak mau menerima penghajaran! Ketulusan mereka sudah lenyap, sudah hapus dari mulut mereka."


karena orang yang mencoba berbuat baik kepada sesamanya dijebak kepada kejahatan, fitnah dan berita palsu; akhirnya lama kelamaan virus kekecewaan dan semua penyakit hati menular lewat gosip dan fitnah yang mereka sebarkan.
Akhirnya semua keadaan dunia ini mereka putar balikkan yang seharusnya korban dapat mereka jadikan pelaku, dan begitupun sebaliknya sehingga tujuan mereka untuk memecah belah manusia tercapai dan perekonomian dapat mereka kuasai sampai anak cucunya.
Seharusnya kita semakin sadar semua perseteruan antar agama ini pada akhirnya ada yang diuntungkan, anda bisa melihat keadaan global dunia saat ini bukan? Jumlah populasi manusia sudah memenuhi bumi dan semua masalah manusia yang timbul atas dasar persaingan pasar dan ekonomi, manusia sudah serupa dengan binatang dan saling berebut makanan seperti hewan liar sehingga mereka tidak peduli lagi akan dosa dan pengetahuan tentang kasih Allah, akhirnya mereka akan melakukan apapun untuk survive dan saling serobot.
Dan sebagai bahan yang paling mudah untuk mengalahkan lawannya adalah dengan menggunakan agama yang memang dari sejarah sudah tidak bisa saling memahami. Nasihat kepada mereka akan mereka anggap sebagai racun bagi jalan hidup mereka, karena mereka lebih memilih jalan kejahatan untuk merebut seluruh isi dunia ini karena ketamakan mereka dan jiwa mereka lebih mencintai uang dari pada Tuhan.
Harap diingat semakin maju manusia maka manusia akan semakin kehilangan jati diri kemanusiaannya.

Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Galatia  5:14Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!"
Galatia  5:15Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.

Itulah kenapa perseteruan antara Islam - Kristen jangan saling membinasakan karena perang adalah sama juga manusia lebih memilih jalan yang ditawarkan iblis yaitu menjadi penyiksa dan pembunuh, karena dengan perang sama saja menolak jalan Tuhan yang adalah kedamaian, itulah yang akan menjadikan Tuhan murka dan tidak mau mengakui manusia.
Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Matius  7:23Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Back to top
View user's profile Send private message
karunia



Joined: 19 Jul 2011
Posts: 613
Location: Surabaya

PostPosted: Fri, 26-05-2017 4:08 pm    Post subject: Reply with quote

Mungkinkah seorang kristiani di luar Gereja Katolik dikanonisasi sebagai orang kudus ?
_________________
Selalu bersyukur
Back to top
View user's profile Send private message
tedi



Joined: 08 Jul 2016
Posts: 86

PostPosted: Mon, 05-06-2017 3:18 am    Post subject: Reply with quote

karunia wrote:
Mungkinkah seorang kristiani di luar Gereja Katolik dikanonisasi sebagai orang kudus ?


gue bilang gak lah..tahap tahapnya banyak ada 3: pelayan Allah, yg terhormat/venerebel, baru org kudus/saint. mesti disetujui oleh suatu komisi. diselidiki kehidupannya dan nilai nilai moral dan imannya. ini ada bacaannya tapi dlm bhs inggris:https://www.ewtn.com/johnpaul2/cause/process.asp
Back to top
View user's profile Send private message
stuzi



Joined: 27 May 2015
Posts: 121

PostPosted: Thu, 15-06-2017 10:48 pm    Post subject: Reply with quote

Menarik argumen2 yang ada disini

Itulah sebabnya aku sangat TIDAK SETUJU kalau agama dibawa dalam hubungan horizontal antar manusia, hasilnya cuma ricuh

Gunakan ajaran budaya yang turun temurun kita terima dalam hubungan horizontal dengan sesama manusia, bagi yang berlatar belakang hidupkan kembali 'kautamaning ngaurip', tanpa perlu membawa bawa ajaran agama (apapun agamanya), dst...tiap suku memiliki budaya luhur yang selayaknya dapat di implementasikan.

Agama adalah hubungan TIAP INDIVIDU dengan Tuhan sesuai iman masing masing, hubungan yang sangat private

Negara tidak perlu mencampuri urusan agama dan Agama harus dilarang dibawa ke politik

(Memangnya kalau kita mati dan masuk neraka negara bisa nolong ?)

Marilah kita budayakan ADALAH TABU MENANYAKAN APA AGAMAMU DAN TINGKATNYA SAMA TABU NYA DENGAN MENANYAKAN KAMU PAKAI CELANA DALAM WARNA APA HARI INI ?
Back to top
View user's profile Send private message
njegadul_asli



Joined: 20 Jan 2006
Posts: 318
Location: Jakarta

PostPosted: Tue, 20-06-2017 4:44 pm    Post subject: Reply with quote

Makanya, saya juga sangat tidak setuju kalau urusan ribut-ribut kemarin itu dibawa ke ranah agama. Seharusnya kita sebagai umat Katolik dapat menjadi teladan dalam menaati aturan hukum yang berlaku di negara kita, bukannya (mudah2an dugaan saya ini salah) ikut2an berdemo menuntut pembebasan Ahok, sementara kita tidak pernah tahu ada apa di balik kasus Ahok yang luar biasa hebohnya kemarin itu.

Saya mau cerita sedikit di sini. Ada satu contoh seniman Katolik (saya lupa namanya) yang berharap agar semua umat Katolik di Indonesia berani terjun ke politik, berani memprotes khotbah Romo yang bertele - tele, berani memprotes pelaksanaan Misa Paskah yang lama, dst, bahkan dia sangat berharap umat Katolik di Indonesia mau terjun ke dalam organisasi politik. Dia sangat mengkritik umat Katolik yang hanya bisa terjun dalam kegiatan bakti sosial. So, menurut saya, emang ada yang salah dengan umat Katolik di KAJ yang mau terjun dalam kegiatan kerja bakti sosial? Menurut saya pendapat seniman itu sangat kebablasan dan tidak sesuai dengan semangat Gerakan Suka Menolong yang malah seharusnya sudah menjadi kewajiban umat Katolik se - KAJ untuk mewujudkannya.

Dan pendapat seniman tersebut dimuat dalam Lembaran Gembala Baik KAJ, tepatnya dalam kolom Amalkan Pancasila,Makin Adil Makin Beradab.

Ada kesan yang saya dapat simpulkan dari pendapat seniman tersebut (sekali lagi, mudah2an kesan saya ini salah), yaitu bahwa dia ingin menarik umat Katolik ke dalam arus politik negeri yang kita cintai ini, dan ini sangat berbahaya. Alih - alih berargumen seperti itu, harusnya seniman itu malah mengajak umat Katolik untuk lebih berkanjang dalam Doa. Titik, gak usah ngomong panjang lebar yang malah dapat menimbulkan multitafsir di kalangan pembaca Lembaran tersebut.
_________________
Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.
Konjuk ing Asma Dalem Allah Hyang Rama saha Hyang Putra tuwin Hyang Roh Suci. Amin.
In nomine Patris et Filii et Spiritus Sanctii. Amen.
Back to top
View user's profile Send private message Send e-mail Yahoo Messenger
TeSul



Joined: 27 Apr 2016
Posts: 178

PostPosted: Wed, 21-06-2017 7:58 am    Post subject: Reply with quote

njegadul_asli wrote:
Makanya, saya juga sangat tidak setuju kalau urusan ribut-ribut kemarin itu dibawa ke ranah agama. Seharusnya kita sebagai umat Katolik dapat menjadi teladan dalam menaati aturan hukum yang berlaku di negara kita, bukannya (mudah2an dugaan saya ini salah) ikut2an berdemo menuntut pembebasan Ahok, sementara kita tidak pernah tahu ada apa di balik kasus Ahok yang luar biasa hebohnya kemarin itu.


"Jika demikian, bergembiralah karena Ahok 2 tahun dipenjara, sebentar lagi di Cipinang kan. Sambutlah yang mulia Habib, seorang pemberani:, kata big bossnya.


Quote:
Saya mau cerita sedikit di sini. Ada satu contoh seniman Katolik (saya lupa namanya) yang berharap agar semua umat Katolik di Indonesia berani terjun ke politik, berani memprotes khotbah Romo yang bertele - tele, berani memprotes pelaksanaan Misa Paskah yang lama, dst, bahkan dia sangat berharap umat Katolik di Indonesia mau terjun ke dalam organisasi politik. Dia sangat mengkritik umat Katolik yang hanya bisa terjun dalam kegiatan bakti sosial. So, menurut saya, emang ada yang salah dengan umat Katolik di KAJ yang mau terjun dalam kegiatan kerja bakti sosial? Menurut saya pendapat seniman itu sangat kebablasan dan tidak sesuai dengan semangat Gerakan Suka Menolong yang malah seharusnya sudah menjadi kewajiban umat Katolik se - KAJ untuk mewujudkannya.

Dan pendapat seniman tersebut dimuat dalam Lembaran Gembala Baik KAJ, tepatnya dalam kolom Amalkan Pancasila,Makin Adil Makin Beradab.

Ada kesan yang saya dapat simpulkan dari pendapat seniman tersebut (sekali lagi, mudah2an kesan saya ini salah), yaitu bahwa dia ingin menarik umat Katolik ke dalam arus politik negeri yang kita cintai ini, dan ini sangat berbahaya. Alih - alih berargumen seperti itu, harusnya seniman itu malah mengajak umat Katolik untuk lebih berkanjang dalam Doa. Titik, gak usah ngomong panjang lebar yang malah dapat menimbulkan multitafsir di kalangan pembaca Lembaran tersebut.


Umat Katolik dianjurkan berpolitk tidak ada yang salah, tapi jangan bawa2 nama Gereja Katolik dan organisasinya. Jadilah politkus yang memperjuangkan martabat manusia sesuai dengan apa yang diajarkan Gereja sepeti St. Thomas More.


Last edited by TeSul on Wed, 21-06-2017 8:00 am; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Previous
Page 4 of 4

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17