100% tidak memberikan masukan atau ajaran teologis, titik! Kekosongan nilai teologis dari pihak Ibrani maupun Kristiani, nol besar, mungkin in memang yg ingin disajikan tetapi menurut Roma sendiri adalah kontradiktif dimana ia mengatakan misi film adalah untuk membawa dan mengajak penonton untuk lebih mendalami dan untuk mengenal Kitab Suci. Jadi apa maksudnya? Hidangan cerita dan konsepnya saja tidak dapat dikatakan atau membuktikan dari sudut historis. Bagi saya film ini hanya mengisahkan potongan kisah yg tidak dapat atau mampu mendukung kisah sebelumnya atau yg akan datang. Jadi kronologi untuk menceritakan dari sesi historispun amat lemah. Jadi apa maksud dan gunanya Kitab Suci hilang tanpa kesan, lebih lagi untuk apa Yesus datang dan mati sama sekali tidak diceritakan.
“Selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati”
Post kematian seseorang, lebih-lebih yang mati seorang tokoh yang berpengaruh dalam kehidupan bersama, pada umumnya mereka yang pernah mengenalnya ingat